BerandaProductsERPPerbedaan Data dan Informasi dan Kegunaannya dalam Bisnis

Perbedaan Data dan Informasi dan Kegunaannya dalam Bisnis

Salah satu faktor yang menyebabkan bisnis tidak mampu berkembang adalah karena perusahaan tidak mampu membuat keputusan bisnis yang strategis secara mandiri. Mengapa? Pada dasarnya, semua strategi bisnis, tujuan, kebijakan, dan hal lainnya menyangkut manajemen organisasi yang harus berlandaskan oleh sumber-sumber yang bisa Anda jadikan acuan. Maka, penting untuk mengunakan sistem yang bisa otomatis membantu perusahaan untuk membuat keputusan. Akan tetapi, sebelum itu penting untuk perusahaan memahami perbedaan data dan informasi karena keduanya termasuk dalam sumber strategi. Untuk mengumpulkan data dan informasi, Anda dapat menggunakan sistem manajemen dokumen yang tepat.

Download Skema Perhitungan Harga Software ERP HashMicro

Sumber inilah yang seringkali tidak menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan. Beberapa manajemen mungkin mengklaim mereka tidak memiliki akses sumber strategi dengan mudah. Atau bahkan dalam kasus terburuk, ada manajer yang tidak mengetahui perbedaan data dan informasi. Untuk itu penting untuk perusahaan mempertimbangkan skema perhitungan harga Software ERP HashMicro.

Jangan khawatir Anda di sini karena belum mengetahui apa itu perbedaan data dan informasi dalam konteks bisnis, karena sudah ada sistem manajemen dokumen yang dapat Anda andalkan. Kalaupun Anda ingin mempelajarinya sekarang lebih baik telat daripada tidak sama sekali, bukan? Setelah itu, artikel ini juga akan membahas bagaimana cara terbaik mendapatkan data dan informasi. 

Baca juga: Apa itu ERP Software dan Apa Kegunaannya bagi Bisnis Anda?

perbedaan data dan informasi

Perbedaan Data dan Informasi

Untuk memahai perbedaan di antara keduanya, Anda perlu mengetahui pengertian dari masing-masing data dan informasi. Apa itu data? Lalu apa definisi informasi? Berikut adalah penjelasannya.

Apa itu data?

Singkatnya, data adalah angka, gambar, pernyataan, atau lainnya yang belum melalui tahap pemrosesan. Data tersebut bisa berupa nama, alamat email, alamat rumah, data penjualan, atau hal serupa lainnya. Jika Anda mengumpulkan seluruh tagihan dari supplier dalam periode tertentu, lalu Anda totalkan, maka Anda sudah memiliki data. 

Semua bisnis menghasilkan data, baik itu melalui sistem POS yang terintegrasi, daftar email vendor atau pelanggan, kartu membership, hasil meeting, atau percakapan biasa dengan prospek bisnis.

Perlu juga Anda ingat bahwa data tidak selalu berupa angka. Ada data terstruktur. Data ini adalah data yang bisa Anda formatkan. Misalnya, data inventaris berupa angka-angka yang ada di spreadsheet.

Lalu, ada pula data yang tidak terstruktur seperti gambar, audio, video, tulisan, atau percakapan. Perbedaan ini kurang lebih sama dengan pembagian antara tipe data kuantitatif dan kualitatif.

Data mentah atau data yang belum melalui tahap pemrosesan tidak memiliki manfaat secara praktikal. Misalnya, pada hari ini Anda menerima permintaan pembelian dari 30 orang. Data tersebut hanya memberitahu Anda jumlah orang yang memesan dan hanya itu saja. 

Tetapi, ketika Anda memiliki beberapa set data lain yang bisa menjawab pertanyaan siapa, kapan, di mana, mengapa, dan apa, Anda bisa memiliki sesuatu yang bisa bermanfaat untuk strategi bisnis perusahaan. 

Apa itu informasi?

Perbedaan Data dan Informasi

Informasi adalah data yang sudah melalui tahap pemrosesan. Berbeda dari data, informasi memiliki makna dan konteks. Selain itu, dari sekumpulan data yang sudah dipadankan inilah yang membentuk informasi dan menjadi dasar Anda dalam mengambil keputusan. 

Misalnya dari 30 orang yang melakukan pemesanan ke perusahaan Anda tadi. Ketika data pesanan tadi ditelaah lebih lanjut, Anda bisa melihat produk mana yang paling banyak terjual, dari mana lokasi pelanggan Anda berasal, atau kapan waktu pemesanan terbaik ada. 

Ketika data tersebut Anda kelompokkan, gabungkan, kelola, dan analisis, Anda akan mendapatkan informasi. Melalui informasi, Anda bisa melihat tren, hubungan, atau pengetahuan baru mengenai bagaimana performa bisnis Anda. Lebih jauh lagi, informasi tersebut bisa membantu Anda membentuk sebuah strategi dan business intelligence

Cara terbaik untuk mengumpulkan data dan menghasilkan informasi

Perusahaan Anda akan selalu bergantung pada kedua hal ini untuk bisa bertahan. Situasi yang beragam pasti membutuhkan data yang berbeda pula. Anda mungkin perlu memangkas biaya, membuka cabang baru, atau mencoba strategi pemasaran baru. 

Apapun itu, data yang Anda kumpulkan harus valid dan akurat, terutama data mengenai performa bisnis Anda. Data tersebut penting karena keputusan apapun yang Anda ambil pasti harus bertolak pada kondisi bisnis terkini. Dengan demikian, keputusan yang nantinya Anda ambil tidak malah membuat perusahaan melangkah mundur. 

Cara terbaik untuk mendapatkan data dengan mudah dan cepat adalah dengan mengimplementasikan sistem yang mengotomatiskan operasi bisnis Anda. Dengan mengotomatiskan operasi bisnis, sistem akan mencatat seluruh data yang Anda input. 

Artikel terkait: Apa Itu ERP Software dan Apa Kegunaannya bagi Bisnis Anda?

Ketika sistem sudah memiliki cukup data dan Anda memerlukan insight mengenai bisnis Anda, Anda tinggal perlu mengkonversikan data menjadi laporan. Jika Anda membutuhkan waktu hingga berjam-jam untuk membuat sebuah laporan secara manual, Anda bisa mengandalkan sistem yang dapat membantu penyelesaian laporan.

Sistem yang baik juga memiliki fitur pivot dalam pelaporan. Jadi, Anda bisa menyaring berbagai data sekaligus di satu laporan dalam waktu beberapa detik saja. Data yang dihasilkan pasti akurat karena sesuai dengan data yang Anda input.

Hanya dengan data yang “bagus”, Anda bisa mendapatkan informasi yang “bagus” pula – aspek terpenting untuk strategi bisnis yang efektif. 

Kesimpulan

perbedaan data dan informasi

Itulah uraian mengenai perbedaan data dan informasi. Data membentuk informasi dan informasi membentuk strategi bisnis yang bagus. Tanpa yang pertama, Anda tidak bisa mendapatkan yang kedua ataupun yang ketiga. Maka, penting bagi Anda untuk mengelola data dan informasi tersebut dengan baik. Jika tidak, tentu Anda tidak bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Unduh Skema Perhitungan Harga Software ERP HashMicro

Data yang melalui tahap pemrosesan haruslah akurat. Cara termudah untuk mendapatkannya adalah dengan menggunakan sistem yang selalu merekam data yang Anda input.

Sebagai penyedia layanan ERP terbaik, sistem manajemen dokumen yang baik adalah solusi yang tepat untuk mengotomatiskan proses operasional. Dengan demikian, Anda dapat memperoleh hasil yang akurat. Sistem yang didukung oleh teknologi AI ini memiliki fitur-fitur terbaik, meliputi Manajemen Inventaris, Sales & Marketing, dan Akuntansi & Keuangan. Jadwalkan demo sekarang juga!

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Syifa Fadiyah
Syifa Fadiyah
Syifa is a full-time writer at BusinessTech who focuses on business management improvement and solution.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA