Tips Membangun Restoran dengan Konsep “Go Green”

Dini Teja
restoran berkonsep Go Green Sumber: Pexels

Tidak dipungkiri, saat ini masih banyak restoran yang tidak ramah lingkungan. Contoh kecilnya, mereka menggunakan bahan-bahan yang tidak bisa didaur ulang. Sedotan plastik dan tissue, misalnya. Meski demikian banyak pula pemilik restoran yang paham betul apa dampak buruk dari pemanasan global. Salah satu cara mereka untuk menanggulangi permasalahan besar ini adalah menerapkan konsep Go Green di restorannya. Simak tips mengembangkan konsep Go Green pada usaha restoran dibawah ini.

Mulai dari hal yang kecil

Sedotan plastik dan tissue adalah dua benda yang paling sering ditemukan di restoran. Cobalah untuk tidak memberi pelanggan kedua benda tersebut. Jika pelanggan memang benar-benar membutuhkan sedotan, cobalah untuk menyediakan sedotan yang dapat dicuci dan dipakai kembali. Misalnya, sedotan berbahan keramik atau alumunium.

Untuk tissue Anda dapat menggantinya dengan lap yang dapat dicuci setelahnya. Hal ini juga berlaku diterapkan di toilet. Gantilah tissue dengan lap. Cek secara berkala dan pastikan pelanggan mendapatkan lap bersih. Hal ini sudah banyak diterapkan di berbagai restoran berkonsep Go Green yang peduli dengan lingkungan.

Pasang alat khusus di kran air

Air adalah salah satu sumber kehidupan. Maka dari itu, gunakanlah air sebijak mungkin. Salah satu cara menggunakan air secara bijak adalah dengan membatasi jumlah air yang digunakan. Di restoran misalnya, pasanglah alat pembatasan penggunaan air di wastafel maupun di mesin cuci piring. Dikutip dari The Balances MB, B.R. Guest Restaurant di kota New York, Amerika Serikat, berhasil menghemat lima juta galon air dengan cara memasang alat pembatas penggunaan air.

Beli bahan makanan lokal

Salah satu cara mengusung restoran berkonsep go green adalah dengan cara membeli bahan makanan lokal. Dengan membeli bahan makanan lokal, artinya Anda sudah ikut serta menurunkan emisi karbon. Sebab, bahan baku makanan berada di wilayah restoran Anda sendiri. Cara lain yang bisa Anda pertimbangkan adalah dengan membuat perkebunan Anda sendiri. Jika restoran tidak memiliki cukup ruang untuk membuat kebun, cobalah untuk berkebun di rooftop restoran. Anda dapat memanfaatkan makanan-makanan sisa di restoran untuk menjadikannya pupuk kompos agar kebun Anda semakin subur. Atau, pelajari lebih lanjut cara mengurangi food waste di restoran Anda.

Berikan staf pelatihan khusus yang mendalam

Menurut Executive Corporate Chef di B. R. Guest Restaurant, Chris Giarraputo, kunci dari proses daur ulang dalam bisnis restoran adalah dengan menyediakan beberapa tempat khusus di beberapa area seperti dapur, bar, ruang tunggu, bahkan di kantor. Hal penting lainnya yang harus dilakukan adalah melatih para staf agar memiliki pengetahuan yang mendalam. Luangkan waktu Anda untuk menjelaskan mengapa hal ini begitu penting. Anda juga mungkin akan membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk menjelaskannya, tetapi hal ini akan menjadi hal yang berharga di masa yang akan datang.

Menggunakan Software untuk menerapkan restoran berkonsep Go Green

Dalam usaha restoran, ada banyak hal yang membutuhkan sumber daya sekali pakai. Misalnya, penggunaan kertas pada struk harga ataupun pada menu. Untuk mengurangi bahkan menghilangkan penggunaan kertas, Anda bisa menggunakan POS. Penggunaan kertas pada menu-menu juga dapat dihilangkan dengan beralih ke E-Menu. Tak hanya ramah lingkungan, software  juga membantu Anda memproses segala kegiatan operasional sehari-hari. Software Akuntansi dapat membantu staf keuangan untuk membuat jurnal, invoice, mengatur pajak, hingga membuat laporan keuangan mendalam.