Lihat Artikel Lainnya

BerandaIndustryERPApa itu Market Follower? Pengertian, Konsep, hingga Strateginya

Apa itu Market Follower? Pengertian, Konsep, hingga Strateginya

Dalam dunia bisnis yang penuh persaingan, penting bagi perusahaan untuk memahami konsep market follower dan mengapa strategi ini dapat menjadi pilihan bijak. Sebagai market follower, perusahaan dapat mengurangi risiko dan meminimalkan kerugian, sambil tetap bersaing dengan bisnis yang lebih besar. Artikel ini akan membahas mengapa perusahaan memilih untuk menerapkan hal ini dan bagaimana strategi tersebut dapat membantu dalam persaingan pasar.

DemoGratis

Daftar Isi

Definisi Market Follower

Market follower adalah strategi bisnis di mana perusahaan memilih untuk mengikuti langkah-langkah pemimpin pasar atau pesaing yang lebih besar dalam industri tertentu. Sebagai pengikut strategi ini, perusahaan mencoba untuk meniru produk, harga, promosi, dan distribusi pesaing mereka.

Tujuan utama dari strategi market follower adalah untuk memanfaatkan keuntungan yang didapat dari pengeluaran rendah dan meminimalkan risiko dengan menghindari pengeluaran besar pada penelitian dan pengembangan produk baru atau pengembangan pasar baru. Meskipun tidak memimpin pasar, perusahaan masih dapat mempertahankan pangsa pasar yang sehat dan menghasilkan keuntungan yang baik.

Konsep Strategi Market Follower

market follower

Konsep strategi market follower ada berdasarkan prinsip dasar untuk mengikuti langkah-langkah pemimpin pasar atau pesaing yang lebih besar dalam industri tertentu. Strategi ini memungkinkan perusahaan untuk menghindari risiko pengeluaran besar pada penelitian dan pengembangan produk baru atau pengembangan pasar baru. Fokus perusahaan pada efisiensi biaya dapat membantu mereka mempertahankan keuntungan mereka dalam jangka panjang.

Sebagai market follower, perusahaan juga dapat menunggu pemimpin pasar untuk memperkenalkan produk baru dan kemudian mengikuti dengan produk serupa. Dengan cara ini, perusahaan dapat mengambil keuntungan dari riset dan pengembangan oleh pemimpin pasar, sambil menghindari risiko pengembangan produk baru yang mahal. Meskipun perusahaan dengan strategi ini tidak memimpin pasar, strategi ini tetap dapat membantu perusahaan mempertahankan pangsa pasar yang sehat.

Keuntungan dan Kerugian Strategi Market Follower

Keuntungan dari strategi market follower adalah kemampuan untuk belajar dari kegagalan dan kesalahan yang dilakukan oleh pemimpin pasar. Dalam kasus ini, perusahaan dapat mempelajari strategi dan taktik yang digunakan oleh pesaing, melihat kelemahan dan kekurangan dalam pendekatan tersebut, dan kemudian menghindari kesalahan yang sama. Dengan cara ini, perusahaan dapat meningkatkan peluang kesuksesan mereka.

Namun, kerugian utama dari strategi market follower adalah persaingan yang lebih sulit dengan pesaing yang lebih besar dan lebih kuat. Karena perusahaan mengikuti langkah-langkah pesaing, mereka seringkali berada di bawah tekanan untuk menurunkan harga dan meningkatkan efisiensi produksi mereka untuk bersaing.

Selain itu, perusahaan market follower cenderung memiliki brand awareness yang lebih rendah daripada pemimpin pasar, yang membuat sulit bagi mereka untuk memperluas pangsa pasar mereka. Oleh karena itu, perusahaan yang mengadopsi strategi tersebut harus mempertimbangkan baik-baik kelebihan dan kekurangan dari pendekatan ini sebelum mengambil keputusan.

Baca juga: Apa itu Sistem ERP dan Kegunaannya untuk Perusahaan Anda

4 Strategi Market Follower

market follower

Untuk bersaing dalam pasar yang kompetitif, perusahaan dapat memilih untuk menjadi market follower, yaitu mengikuti tren dan strategi pesaing yang telah terbukti berhasil. Dalam menjalankannya, ada berbagai strategi yang dapat prusahaan adopsi untuk mencapai tujuan mereka. Berikut merupakan empat strategi market follower beserta penjelasan bagaimana perusahaan dapat memilih strategi yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka:

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Adapter

Strategi adapter adalah salah satu strategi yang melibatkan perusahaan dalam meniru beberapa aspek produk pesaing mereka, tetapi juga mempertahankan beberapa fitur yang unik dari produk mereka sendiri. Dalam hal ini, perusahaan dapat mempertahankan keunikan produknya dan meningkatkan efisiensi biaya dengan mengadopsi beberapa strategi pesaing yang telah terbukti berhasil.

Dalam menggunakan strategi adapter, perusahaan harus memilih aspek produk atau strategi pesaing yang ingin mereka tiru dan mempertahankan fitur unik dari produk mereka sendiri. Selain itu, perusahaan juga harus memastikan bahwa mereka mampu mengadopsi strategi pesaing secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan mereka. Strategi ini memungkinkan perusahaan untuk mengikuti tren pasar dan strategi pesaing tanpa mengorbankan keunikan produk mereka sendiri.

Imitation

Imitation, seperti namanya, adalah strategi market follower yang melibatkan perusahaan dalam meniru produk atau strategi pesaing mereka dengan sangat dekat. Perusahaan akan meniru produk pesaing secara menyeluruh, termasuk fitur, desain, dan pengemasan produk. Dalam hal ini, perusahaan tidak mempertahankan keunikan produk mereka sendiri dan bertujuan untuk meniru produk pesaing seakurat mungkin.聽

Dalam menggunakan strategi imitation, perusahaan harus memastikan bahwa mereka dapat meniru produk atau strategi pesaing dengan sangat baik dan menawarkan produk yang serupa dengan harga yang lebih rendah. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk bersaing dengan pesaing yang lebih besar dan memenangkan pangsa pasar dari mereka.

Namun, strategi ini juga memiliki risiko, seperti melanggar hak cipta atau merugikan reputasi perusahaan jika produk mereka tidak sebaik produk pesaing yang ditiru. Oleh karena itu, perusahaan harus berhati-hati dalam menggunakan imitation dan mempertimbangkan risiko dan manfaatnya sebelum mengadopsinya.

Cloner

Cloner adalah salah satu strategi market follower yang melibatkan perusahaan dalam meniru produk atau strategi pesaing secara identik. Perusahaan akan meniru dari segi fitur, desain, kualitas, dan pengemasan produk dengan tujuan untuk menawarkan produk yang sama persis. Dalam menggunakan strategi tersebut, perusahaan harus memastikan bahwa mereka dapat meniru produk pesaing secara identik dan menawarkan produk yang sama persis dengan harga yang lebih rendah.

Dalam beberapa kasus, strategi cloner dapat menjadi risiko yang tinggi, seperti melanggar hak cipta atau merugikan reputasi perusahaan jika produk mereka tidak sebaik produk pesaing. Namun, jika perusahaan mampu meniru produk dengan baik, strategi tersebut dapat membantu memenangkan pangsa pasar. Oleh karena itu, perusahaan harus berhati-hati menggunakan strategi ini dan mempertimbangkan risiko dan manfaatnya.

Counterfeiter

Terakhir, strategi yang melibatkan perusahaan dalam meniru produk pesaing dan dengan sengaja menciptakan produk palsu yang mirip. Dalam hal ini, perusahaan membuat produk yang terlihat dan terdengar seperti produk pesaing dengan tujuan membingungkan pelanggan dan mengambil pangsa pasar. Dalam menggunakan strategi counterfeiter, perusahaan harus mempertimbangkan risiko hukum, karena melanggar hak cipta dan merek dagang pesaing.

Jika tertangkap melakukan tindakan yang melanggar hak cipta atau merek dagang, mereka dapat menghadapi tuntutan hukum dan merugikan reputasi perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus berhati-hati dalam menggunakan strategi counterfeiter dan mempertimbangkan risiko dan manfaatnya sebelum mengadopsinya.

Kesimpulan

Dalam bisnis, menjadi market follower dapat menjadi strategi yang cerdas bagi perusahaan untuk menghadapi persaingan yang ketat. Namun, perusahaan harus memilih strategi yang tepat dan mempertimbangkan risiko serta manfaatnya sebelum mengadopsinya. Keempat strategi market follower, yaitu Adapter, Imitation, Cloner, dan Counterfeiter, masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan yang perlu Anda pertimbangkan.

Dalam mengadopsi strategi ini, penting bagi perusahaan memahami pasar dan pesaingnya, serta berinovasi dengan cerdas dan kreatif. Dalam melakukan bisnis, penggunaan ERP (Enterprise Resource Planning) dapat menjadi solusi yang membantu untuk lebih efisien dalam mengelola operasional bisnis. Hash Core ERP adalah salah satu solusi ERP yang dapat membantu mengatur sumber daya, mengelola inventaris, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Dengan menggunakan ERP dari HashMicro, perusahaan dapat menghemat waktu dan sumber daya untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis mereka. Oleh karena itu, Hashmicro ERP dapat menjadi alat yang sangat berguna bagi perusahaan dalam menjalankan bisnis mereka. Dapatkan demo gratis software ERP HashMicro untuk ketahui lebih lanjut bagaimana solusi kami bisa membantu bisnis Anda.

ERP

Apakah artikel Ini bermanfaat?
YaTidak

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Jonathan Kurniawan
Jonathan Kurniawanhttps://www.hashmicro.com/id/
Dengan pengetahuan mendalam dan pengalaman bertahun-tahun dalam manajemen pengadaan, artikel-artikel Jonathan mencakup berbagai aspek pengadaan, termasuk strategi pengadaan efisien, evaluasi vendor, teknologi terkini dalam pengadaan, serta aspek hukum dan kepatuhan. Jonathan selalu berkomitmen untuk menjaga kualitas kontennya dan selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia pengadaan.

Highlight

Artikel Populer

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
6281222846776
Hubungi Tim Sales