10 Manfaat Sistem ERP untuk Industri Tekstil dan Garmen

Syifa Fadiyah
Sistem ERP untuk Industri Tekstil dan Garmen

Industri tekstil dan garmen tidak hanya terbatas pada proses produksi dan distribusi saja. Ada manajemen penjualan, pergudangan, dan pengendalian kualitas yang turut berperan penting dalam perusahaan. Dalam hal ini, Sistem ERP untuk industri tekstil dan garmen dapat berperan penting untuk menjamin keefektifan operasi bisnis. Lantas, apa saja manfaat dan kegunaannya?

Baca lebih lanjut: Apa Itu ERP Software dan Apa Kegunaannya bagi Bisnis Anda?

1. Memperlancar manajemen supply chain

Software ERP cocok untuk memperlancar, memonitor, dan mengelola supply chain industri tekstil, terutama jika pasar yang dilayani berskala internasional. Dengan otomatisasi, kendala di bagian manajemen produksi, distribusi, dan koordinasi antardepartemen dapat diminimalisir.

Sistem ERP Manufaktur seperti EQUIP memudahkan perusahaan untuk memprediksi kebutuhan pasar dan mencegah keterlambatan pengiriman. Selain itu integrasi penuh di seluruh operasi bisnis dapat meningkatkan efisiensi baik dari segi waktu dan biaya. 

2. Mempermudah kolaborasi dan komunikasi

Tentu saja sebisa mungkin manajemen ingin semua departemen di pabrik dapat bekerja sama dengan baik. Sistem ERP untuk industri tekstil memungkinkan adanya komunikasi yang terpusat. Hal ini dapat terwujud karena Sistem ERP juga berperan sebagai platform di mana karyawan dapat berbagi data dan informasi secara real-time

Dengan demikian, kooperasi antarkaryawan yang lancar dapat terfasilitasi.

3. Membuat laporan keuangan yang real-time dan akurat

Untuk membantu perusahaan tekstil dan garmen dalam informasi keuangan, Sistem ERP dapat menghasilkan laporan akuntansi secara otomatis, akurat, dan real-time. Laporan tersebut dapat berupa laporan pemasukan, pengeluaran, hutang, piutang, biaya penjualan produk, laba rugi, neraca, dll. 

4. Mengurangi downtime mesin

Sistem ERP mampu mengoptimalkan kinerja mesin dan mengurangi masa downtimenya. Melalui software ini, Anda dapat mendapatkan informasi mengenai aset Anda dan mengetahui kondisinya. Lalu, ERP juga dapat menyimpan data seberapa lama mesin Anda beroperasi. Informasi ini berguna untuk melihat apakah mesin ini sudah over capacity atau sebaliknya. 

Sistem ERP juga dapat menjadwalkan perawatan mesin secara tepat waktu. Dengan demikian, Anda dapat menggunakan masa guna mesin secara optimal. 

5. Meningkatkan penjualan

Pembelian dari pelanggan lama biasanya mendominasi penjualan industri tekstil. Oleh karena itu, hal yang mempengaruhi penjualan adalah harga, jumlah pesanan, dan distribusi. Sistem ERP dapat meminimalisir risiko yang mungkin muncul dari tiga faktor tersebut melalui prediksi dan pemantauan penjualan yang optimal. Dengan demikian, manajemen dapat mengatur strategi yang tepat untuk meningkatkan penjualan. 

6. Mengelola pelanggan dengan mudah

Manajemen dapat mengakses informasi mengenai klien di manapun secara otomatis. Selain itu, preferensi dan tahapan penjualan masing-masing pelanggan juga dapat dilihat sehingga memungkinkan Anda untuk melakukan pemasaran dan tindakan follow-up yang tepat sasaran. 

7. Mengoptimalkan produksi

Di industri yang bergerak cepat seperti tekstil, proses produksi yang terkelola dengan baik sangat dibutuhkan. Manajemen harus menyelesaikan hambatan yang ada sambil proaktif dalam memastikan kelancarannya.  

Sistem ERP Manufaktur tidak hanya memberikan perusahaan fitur-fitur untuk menanggulangi masalah, tapi juga untuk berinovasi dan mengoptimalkan produksi. Fitur-fitur tersebut dapat memastikan ketersediaan bahan baku, mengelola SDM yang dibutuhkan, dan menjaga kualitas produk. Sistem ERP untuk industri tekstil dapat membuat perusahaan menghasilkan lebih dengan upaya yang minimal. 

8. Mengotomatiskan pembuatan faktur dan pengelolaan pembayaran

Dengan bantuan Sistem ERP, perusahaan tidak lagi perlu melakukan tugas administratif berulang seperti membuat faktur secara manual. Anda dapat mencetak atau mengirim faktur secara otomatis langsung melalui sistem. 

Selain itu, sistem juga dapat menampilkan tagihan mana saja yang sudah dibayar maupun yang belum. Staff juga bisa mendapatkan notifikasi untuk melakukan follow-up ke pelanggan yang belum melakukan pembayaran.

9. Mempermudah manajemen pembelian dan vendor

Departemen purchasing dapat mengelola vendor mulai dari informasi kontak, daftar harga, dan RFQ melalui sistem. Pengajuan pembelian di bagian internal juga lebih mudah karena sistem mengatur alur persetujuan dan membuat serta mengkonversikan purchase order ke purchase request secara otomatis. 

Selain itu, sistem juga mencegah pembelian barang di luar anggaran yang telah disetujui. Dengan demikian, manajemen dapat mencegah kecurangan karyawan yang mungkin saja melakukan mark-up pada item-item yang dibeli. 

10. Memberikan kemudahan akses data

Sistem ERP merupakan sistem yang berbasis cloud. Jadi, sistem ini dapat diakses melalui perangkat manapun mulai dari PC, laptop, tablet, hingga ponsel. Akses data yang real-time juga memungkinkan manajer untuk mengakses sistem kapanpun dan di manapun untuk memantau operasi bisnis. Dengan fleksibilitas semacam ini, manajer dapat bertindak cepat dan tepat jika ada sesuatu yang tidak beres. 

Kesimpulan

Software ERP memainkan peran penting dalam industri tekstil dan garmen. Sistem ini menawarkan berbagai macam manfaat untuk bisa tetap bersaing. Sistem ERP yang ideal harus bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis perusahaan dan menghasilkan ROI yang cepat. 

EQUIP merupakan salah satu Sistem ERP untuk industri tekstil dengan fitur terlengkap tanpa batasan pengguna. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut. 

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles