10 Alasan Mengapa Modul Manajemen Proyek Sangat Penting bagi ERP Konstruksi

Adelia Anjani
10 Alasan Mengapa Modul Manajemen Proyek Sangat Penting bagi ERP Konstruksi

Dari semua industri yang ada di luar sana, industri konstruksi melibatkan lebih banyak operasional dan proses daripada industri lainnya. Meskipun saat ini semakin banyak kemajuan teknologi yang sedang terjadi, permintaan akan kebutuhan perumahan dan pembangunan konstruksi terus meningkat, dan semakin banyak tersedianya tenaga kerja terampil yang membuat industri konstruksi menjadi lebih terorganisir, namun masih ada satu bagian yang masih sering bermasalah, yaitu segmen manajemen proyek dalam industri konstruksi. Segmen ini adalah salah satu segmen terpenting dalam industri konstruksi, karena manajemen proyek melakukan sinkronisasi dengan manajemen lainnya untuk mengatur berbagai aktivitas. Berikut adalah 10 alasan mengapa modul manajemen proyek sangat penting bagi ERP manajemen konstruksi.

  1. Salah satu dari banyak alasan mengapa manajemen proyek penting bagi industri konstruksi yakni karena industri konstruksi memerlukan banyak perencanaan, pengorganisasian, dan penjadwalan untuk memastikan alur kerja agar tetap berjalan. Tanpa perencanaan atau penjadwalan tugas yang tepat, engineer tidak akan dapat menyelesaikan tugas mereka secara tepat waktu atau sesuai anggaran yang ditetapkan. Dengan demikian interface modern dari modul manajemen proyek membantu dalam mengatur semua itu.
  2. Bukan hanya mesin, material, atau tenaga kerja yang berhubungan langsung dengan industri konstruksi, tetapi sebenarnya ada yang lebih dibutuhkan dari semua itu. Entah itu konseptualisasi sebuah proyek hingga realisasinya atau pengelolaan sumber daya hingga perencanaan kegiatan yang efektif, kedua hal ini juga masuk dalam kategori manajemen proyek.
  3. Masalah utama yang dihadapi oleh industri konstruksi saat ini adalah manajemen waktu. Dengan bantuan modul manajemen proyek yang tergabung dalam software manajemen konstruksi perusahaan, pengelolaan waktu dan pengelolaan biaya akan menjadi jauh lebih mudah. Biaya berhubungan langsung dengan waktu yang dihabiskan untuk setiap aktivitas selama proyek konstruksi. Kelebihan biaya dapat dihindari dengan bantuan software manajemen proyek konstruksi.
  4. Proyek konstruksi membutuhkan banyak perencanaan sebelum benar-benar dapat dijalankan. Proyek konstruksi harus diselesaikan berdasarkan anggaran tertentu, perlu untuk mempertahankan kualitas pengerjaan, memerlukan pengambilan keputusan, dan menuntut kerja sama tim untuk hasil yang sempurna. Semua itu menjadi mungkin hanya dengan bantuan software manajemen proyek yang berkualitas.
  5. Penjadwalan dan perencanaan tidak hanya menjadi bagian penting dari tugas harian manajemen, tetapi keduanya juga berperan penting dalam mengelola kemajuan industry konstruksi. Modul manajemen proyek menjadi sangat penting dalam ERP konstruksi ketika harus mendelegasikan tugas secara sistematis kepada orang yang tepat agar tugas diselesaikan pada waktu yang tepat. Modul manajemen proyek konstruksi menawarkan batas WIP (Work in Progress), perkiraan, dan grafik untuk mengelola tugas harian dengan sangat mudah.
  6. Memberi arahan merupakan bagian yang sangat penting dari proyek konstruksi. Modul manajemen proyek dapat membantu mengarahkan sub ordinat untuk melakukan tugas dan membantu Anda dalam mengawasi atau membimbing mereka.
  7. Sangat penting untuk meninjau kembali pekerjaan dalam proyek konstruksi, apalagi yang sering mengharuskan Anda untuk mengambil tindakan korektif. Koordinasi dan pengendalian merupakan bagian penting dari perusahaan konstruksi dan keduanya dapat dikelola oleh modul manajemen proyek.
  8. Perencanaan proyek, perencanaan sumber daya, dan perencanaan keuangan merupakan tahap awal dari sebuah proyek konstruksi, kemudian diikuti oleh pengelolaan sumber daya dan keuangan yang sesuai untuk melaksanakan rencana-rencana tersebut. Pemantauan dan pengendalian sumber daya konstruksi seperti material, karyawan, dan tenaga kerja dibuat lebih sederhana dengan bantuan software manajemen proyek. Anda bisa mendapatkan akses langsung ke data proyek yang membuatnya transparan untuk memantau proses secara efisien.
  9. Manajemen pengadaan adalah proses lain yang memerlukan pengadaan dan pemesanan material serta beberapa layanan lainnya. Pengaturan jangka waktu hanya dapat dikelola dengan baik dengan bantuan software manajemen proyek dalam software ERP konstruksi.
  10. Akhirnya, setelah menyelesaikan proyek konstruksi, mulai dari mengidentifikasi setiap item, masalah, atau risiko terkini, hingga mengomunikasikan keseluruhan penutupan proyek kepada semua pihak dapat diatur dengan baik dengan bantuan software manajemen proyek.
10 Alasan Mengapa Modul Manajemen Proyek Sangat Penting bagi ERP Konstruksi
Sumber: sourceable.net

Manajemen proyek yang berkaitan dengan industri konstruksi harus mematuhi persyaratan lingkungan, persyaratan hukum, kontinuitas, dan juga asuransi. Namun kini, pekerjaan manual telah semakin berkurang dan dengan adanya evolusi perangkat lunak ERP untuk manajemen konstruksi dan proyek, pengelolaan dan pemantauan proyek di sektor konstruksi pun menjadi jauh lebih sederhana.

Dapatkan Free ERP
Hosting Server &
Maintenance
Selama 1 tahun,
GRATIS!    Learn More »

You may like