5 Tips Mengoptimalkan Penjualan Manufaktur

Syifa Fadiyah

Industri manufaktur menghadapi tantangan baru tiap tahunnya. Tapi, perubahan permintaan pasar, kompetisi, merekrut pekerja yang terampil, dan menekan pengeluaran merupakan tantangan yang tidak ada habisnya. Operasi penjualan manufaktur harus bisa mengahadapi tantangan ini sambil mengatur proses dan data penjualan.

Sebetulnya yang menjadi tantangan sales dalam industri manufaktur ada dua.  Pertama, bagaimana memaksimalkan kinerja staff penjualan.

Yang kedua adalah bagaimana meningkatkan kompetisi internasional. Dengan semakin “menyempitnya” dunia, tim penjualan harus menghadapi persaingan kualitas dan harga yang kaku dari pesaing lainnya di seluruh dunia.

Lalu, bagaimana industri manufaktur bisa mengatasi tantangan ini? Jawabannya adalah dengan menjadi lebih efisien dan mendalami pengetahuan mengenai industri manufaktur dan koneksi lokal. Untuk lebih lanjut, di bawah ini adalah 5 tips bagaimana industri manufaktur dapat meningkatkan penjualan.

Artikel terkait: 5 Tips Memangkas Biaya Produksi Perusahaan Manufaktur

Selaraskan Pemasaran dan Penjualan

Menyelaraskan pemasaran dan penjualan manufaktur dilakukan agar komunikasi antara dua tim ini berjalan dengan baik sehingga mereka bisa menentukan target yang harus dicapai bersama.

Karena target dan hasil dalam bentuk kuantitatif, meningkatkan sales semakin mudah dengan cara mengevaluasi kinerja dan menentukan jumlah lead yang dibutuhkan untuk mencapai target di kemudian hari.

Mengatur Komisi Penjualan

Komisi bagi staff penjualan menjadi hal penting yang dapat diutamakan untuk meningkatkan penjualan manufaktur. Dengan cara ini, mereka termotivasi untuk menjual produk dengan cara yang lebih baik dan cepat.

Komisi dapat dilakukan secara otomatis dapat dilakukan di sistem penjualan manufaktur yang juga dapat menganalisis data dan melihat kinerja staff penjualan.

Mengatur Distribusi Lingkup Pemasaran 

Jika manajer penjualan memiliki akses terhadap wawasan dan data terkini maupun historis yang relevan, tim penjualan akan mendapatkan strategi yang lebih baik dan terbantu dalam menyusun rencana komisi.

Manajemen komisi  penjualan yang terencana dengan baik akan terjadi apabila distribusi lingkup pemesaran yang lebih efisien dan menguntungkan. Sama halnya, dengan kuota. Dengan mempelajari kinerja di masa lampau, manajer dapat menentukan kuota per staff penjualan.

Fokus pada Pelanggan yang Sudah Ada

Retensi pelanggan merupakan kapasistas perusahaan untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Hal tersebut merupakan cara yang ramah biaya untuk meningkatkan pendapatan.

Menargetkan pelanggan yang sudah ada memiliki tingkat turnover yang lebih tinggi karena mereka biasanya membeli produk manufaktur lebih banyak dari pada pelanggan baru. Selain itu, karena perusahaan telah menjalin komunikasi yang baik dengan mereka, biaya pemasaran penawaran baru menjadi lebih murah.

Tim penjualan dapat menelepon prospek mereka dan bertanya apakah mereka ada kebutuhan yang bisa perusahaan sediakan. Berdasarkan informasi tersebut, penawaran yang kustom dapat dibuat. Meskipun kelihatannya akan menghabiskan banyak waktu, hal ini lebih efektif ketimbang penawaran umum yang dikirim ke semua pasar.

Agar lebih mudah dalam manajemen pelanggan, perusahaan manufaktur dapat menggunakan sistem CRM.

Pelihara dan Buat Pelanggan Menggemari Produk Anda

Seperti poin sebelumnya, pelanggan yang sudah pernah melakukan transaksi menjadi pasar yang menguntungkan. Dengan demikian, perusahaan harus menjaga mereka agar tetap menggunakan produk Anda.

Cara yang paling mudah adalah dengan menghasilkan strategi konten pemasaran yang baik. Memelihara pelanggan dapat dilakukan dengan memberikan konten yang bersifat edukasional seperti blog, panduan, dan tutorial mengenai hal-hal yang berkaitan dengan produk yang Anda jual.

Dengan sistem marketing otomatis, Anda tidak perlu repot mengirim konten tersebut secara manual kepada semua pelanggan Anda. Data penerima telah terekap di dalam sistem sehingga Anda hanya perlu membuat konten dan mengirimnya lewat sistem.

Pada akhirnya, pelanggan akan terus berinteraksi dengan perusahaan Anda dan peluang mereka akan kembali kepada Anda akan jauh lebih besar.

Kesimpulan

Baik buruknya Anda dalam mereapkan strategi penjuaa ini akan menentukan berapa pendapatan yang akan Anda dapatkan. Tetap ingat, Anda tetap harus menargetkan pelanggan baru dan pelanggan lama secara berimbang. Bagaimanapun, mereka memiliki potensi untuk membeli produk Anda.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles