01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaProductsManufacturingPengertian Produksi, Faktor, serta Jenis-jenisnya

Pengertian Produksi, Faktor, serta Jenis-jenisnya

Sebagai makhluk ekonomi, manusia terus melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhannya. Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang atau jasa yang berkualitas dan menjadi pembuka dalam kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi juga meliputi distribusi dan konsumsi. Ketiga kegiatan ekonomi tersebut saling berhubungan antara satu dengan yang lain. Dalam praktiknya, perusahaan harus dapat memanfaatkan teknologi guna mempermudah proses produksi. Salah satunya dengan menggunakan software manufaktur untuk mengelola seluruh aktivitas produksi dengan lebih efisien. Setiap prosesnya membutuhkan waktu operasional yang berbeda-beda. Proses yang memakan waktu lama dapat menurunkan produktivitas suatu perusahaan. Software manufaktur hadir untuk membantu Anda dalam rangkaian proses yang panjang.

Kegiatan ini tentu memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Hal ini sehubungan dengan pemenuhan kebutuhan manusia. Melalui produksi, manusia akan dengan mudah mendapat apa yang mereka butuhkan. Untuk meningkatkan produktivitas perusahaan, software manufaktur akan membantu Anda dalam melaksanakan kegiatan operasional. Biaya yang akan keluar dalam memulai sebuah kegiatan ekonomi tidaklah sedikit. Proses produksi dapat diotomatiskan sehingga Anda akan menghemat biaya operasional. Anda dapat melihat skema perhitungan harga untuk mendapatkan gambaran harga software ERP tersebut.

Pada artikel ini, kami akan membahas mengenai produksi serta faktor dan jenis-jenisnya.

produksi adalah

Apa Itu Produksi?

Produksi berasal dari bahasa Inggris, to produce, yang artinya menghasilkan. Artinya, produksi adalah suatu kegiatan untuk menghasilkan atau menambah nilai guna sebuah barang atau jasa. Seseorang atau badan yang melakukan kegiatan ini disebut dengan produsen. Sedangkan yang mengkonsumsi hasilnya adalah konsumen.

Utamanya, kegiatan produksi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Kegiatan tersebut bukan semata menghasilkan barang namun juga memiliki tujuan lain. Misalnya memperoleh keuntungan hingga menjadi pemicu munculnya usaha lain yang dapat mengurangi angka pengangguran. Anda dapat memanfaatkan sistem manufaktur berkualitas untuk mengelola kegiatan operasional Anda. 

Baca juga: Tingkatkan Proses Produksi dengan Software Manufaktur Terbaik

Apa Itu Faktor Produksi?

Kegiatan produksi juga memerlukan faktor penunjang yang disebut faktor produksi yang digunakan untuk mendukung dan melancarkan proses tersebut. Artinya, kegiatan menghasilkan barang atau jasa tidak akan berjalan lancar tanpa adanya faktor-faktor tersebut. Ketersediaan dan kelengkapan faktor juga memiliki pengaruh yang penting terhadap seluruh prosesnya. Seluruh faktor ini harus ada dalam suatu prosesnya.

Jenis – jenis Faktor Produksi

Faktor produksi memiliki beberapa jenis. Faktor-faktor ini harus selalu tersedia agar prosesnya dapat berjalan dengan lancar.

1. Faktor sumber daya alam

Faktor yang pertama adalah faktor sumber daya alam. Sumber daya alam yang mengacu kepada hal-hal yang ada di alam dan dapat dimanfaatkan oleh manusia. Produsen memerlukan bahan mentah untuk melakukan produksi. Produsen mendapatkan bahan-bahan mentah dari alam. Contoh dari sumber daya alam adalah tanah, minyak, air, barang tambang, dan lain sebagainya. Tentunya penggunaan sumber daya alam tersebut harus mengikuti regulasi dari pemerintah.

2. Faktor sumber daya manusia

Faktor berikutnya yakni faktor sumber daya manusia atau faktor tenaga kerja. Produsen membutuhkan tenaga kerja untuk membantu proses penyajian barang atau jasa. Mereka juga memiliki kemampuan yang memadai untuk mengolah bahan-bahan menjadi barang atau jasa. Produsen yang baik tentunya harus mengolah tenaga kerjanya dengan baik. Hubungan timbal balik yang baik perlu tercipta antara produsen dengan tenaga kerja. Dengan begitu, para tenaga kerja dapat memberikan hasil yang maksimal. 

3. Faktor modal

Selanjutnya adalah faktor modal. Faktor modal ini sifatnya sangat krusial. Pasalnya, tanpa modal, kegiatan produksi tidak akan bisa dimulai. Modal sendiri tidak harus berbentuk uang. Selain uang, modal dapat berbentuk konkret seperti gedung, mesin, atau peralatan lain. Apabila belum memiliki modal yang cukup, Anda dapat melakukan beberapa cara. Misalnya mencari investor atau mengajukan pinjaman pada lembaga keuangan. 

4. Faktor kewirausahaan 

Berhasil atau gagalnya suatu kegiatan produksi sangat dipengaruhi oleh keahlian pelaku usaha dalam mengelola usahanya. Para pelaku usaha harus dapat mengelola faktor-faktor tersebut dengan efektif sehingga menghasilkan barang atau jasa yang berkualitas. Seorang wirausahawan pastinya selalu mendapat tuntutan untuk mengambil keputusan bisnis dengan cepat dan bijak. Mereka juga harus memiliki strategi yang bagus guna mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. 

5. Faktor teknologi informasi

Faktor teknologi informasi ini juga memiliki pengaruh yang besar dalam. Bidang teknologi informasi dapat membantu perusahaan dalam mengelola bisnisnya. Perusahaan dapat memanfaatkan software manufaktur agar seluruh aktivitas produksi dapat terlaksana dengan lebih efisien sehingga dapat meningkatkan produktivitas. Faktor ini juga masih berhubungan dengan keperluan data atau informasi yang berkaitan dengan informasi perusahaan, pesaing, informasi ekonomi, bahkan data-data tenaga kerja. 

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Tujuan Pengelolaan Faktor Produksi

Setelah Anda memahami faktor-faktor produksi di atas, Anda juga harus memahami tujuan dari pengelolaan faktor-faktor tersebut. 

1. Mendapatkan keuntungan

Ketersediaan dan pengelolaan faktor produksi yang baik akan mempengaruhi keuntungan yang nantinya perusahaan dapatkan. Pengelolaan faktor dengan maksimal akan menghasilkan barang atau jasa yang maksimal pula. Dengan begitu, perusahaan akan memperoleh keuntungan. Keuntungan tersebut dapat perusahaan gunakan kembali untuk mengembangkan usaha atau mengembangkan faktor berikutnya.

2. Melancarkan proses produksi

Dengan adanya faktor-faktor yang dikelola dengan baik, segala prosesnya tentu akan berjalan dengan lancar. Tiap-tiap faktor juga harus tersedia dengan lengkap untuk memaksimalkan kelancaran proses tersebut. Untuk semakin mempermudah proses produksi, HashMicro menyediakan software manufaktur terbaik yang dapat Anda manfaatkan bagi perusahaan Anda.

3. Mencukupi kebutuhan konsumen

Sebagai seorang produsen, Anda mendapat tuntutan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Faktor yang baik menjadi pondasi utama agar barang atau jasa yang dihasilkan dapat mencapai ekspektasi dan tuntutan konsumen. Perusahaan harus dapat menyajikan barang atau jasa yang memiliki kualitas tinggi. Hal ini agar para konsumen bersedia untuk selalu membeli barang atau jasa yang Anda sediakan.

Baca juga: Klasifikasi Sistem Manufaktur untuk Bisnis Anda

Macam-macam Proses Produksi

Ada empat jenis proses produksi berdasarkan waktu yang perusahaan perlukan untuk menghasilkan produk. Hal ini umumnya bergantung pada jenis industri yang berjalan. Tahapan yang cenderung panjang dapat menjadi optimal dengan penggunaan software manufaktur yang tepat.

Penggunaan software dalam kegiatan produksi

1. Proses berkelanjutan

Proses ini hakikatnya mengolah bahan secara berurutan melalui beberapa tahapan. Tahapan tersebut tidak akan berubah sepanjang kegiatan berlangsung. Umumnya, proses berkelanjutan ini berjalan menggunakan mesin. Contohnya adalah pembuatan kertas, gula, dan lain sebagainya.

2. Proses terputus-putus

Produksi terputus tidak memiliki tahapan khusus melainkan menggabungkan beberapa bahan menjadi suatu produk utuh. Bahan-bahan tersebut biasa dikelompokkan sesuai fungsi agar mempermudah pengerjaan. Misalnya, pembuatan kendaraan bermotor.

3. Proses jangka panjang

Seperti namanya, proses jangka panjang ini memerlukan waktu yang lama. Dalam proses produksi ini juga hanya terdapat input variabel. Contohnya adalah pembangunan properti seperti rumah atau gedung.

4. Proses jangka pendek

Waktu yang dibutuhkan dalam proses ini terbilang singkat. Konsumen juga dapat lebih cepat mengonsumsi barang atau jasa yang tersedia. Umumnya, industri makanan menerapkan proses ini. Misalnya, pembuatan roti, mie, dan lainnya.

Kesimpulan 

Ketika ingin memulai suatu bisnis atau usaha, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu faktor-faktor yang dapat melancarkan bisnis Anda. Setelah mengetahui dan memahami apa itu produksi, faktor produksi beserta jenis, tujuan, dan macam-macam prosesnya, Anda dapat segera memulai bisnis atau usaha Anda. Barang atau jasa yang Anda hasilkan akan menjadi maksimal apabila Anda mengelola faktor-faktor tersebut dengan baik. 

produksi adalah

Salah satu faktor yang menjadi kunci keberhasilan adalah faktor kewirausahaan. Seorang wirausahawan harus memiliki keahlian dalam mengelola usahanya. Hal tersebut juga dapat diikuti dengan faktor lain yakni faktor teknologi informasi. Para wirausahawan dapat memanfaatkan software manufaktur agar pengelolaan operasional pabrik dapat dilakukan secara digital dan menambah efisiensi perusahaan. Dengan software manufaktur yang tepat, segala aktivitas produksi dapat dioptimalkan sehingga barang atau jasa yang dihasilkan menjadi berkualitas.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Stella Andrea Fan
Stella Andrea Fan
Writing articles on technology and the digital world is one of my duties as an intern Content Writer.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
×
Dapatkan Demo Gratis!