CNBC Awards

Apa itu Material Handling System (MHS)? Manfaat & Cara Kerjanya

Diterbitkan:

Banyak orang menganggap tantangan utama operasional industri terletak pada produksi atau teknologi mesin. Namun, ada satu aspek krusial yang sering terabaikan, yaitu bagaimana material ditangani dan dikelola dalam operasional.

Kebutuhan akan sistem pengelolaan material terlihat dari pertumbuhan pasar peralatan penanganan material di Indonesia. Menurut 6Wresearch, pasar ini diperkirakan mencapai sekitar USD 2 miliar pada 2025 dengan proyeksi pertumbuhan tahunan sekitar 3,1% hingga 2031.

Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak sektor seperti manufaktur, logistik, dan konstruksi yang mulai bergantung pada sistem penanganan material yang lebih terencana.

Dalam konteks inilah Material Handling System (MHS) menjadi semakin penting dalam operasional. Selanjutnya, artikel ini akan membahas sistem penanganan material tersebut secara lebih mendalam.

Key Takeaways

  • Material Handling System adalah proses yang mengatur pergerakan, perlindungan, penyimpanan, dan pengendalian barang di rantai pasok.
  • Sistem Material Handling bermanfaat untuk mengefisiensikan waktu, ruang gudang, dan logistik.
  • Bagi manufaktur, MHS menciptakan operasional yang lebih terstruktur dan terkendali sehingga dapat mengurangi hambatan operasional.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Apa itu Material Handling System (MHS)?

      Material Handling System (MHS) adalah sistem yang mencakup metode, peralatan, dan proses untuk memindahkan, menangani, menyimpan, serta mengendalikan barang secara efisien dan teratur di dalam suatu fasilitas maupun sepanjang rantai pasok.

      Meskipun istilah ini sering terdengar, perannya belum tentu dipahami sepenuhnya. Padahal, MHS sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam distribusi barang di toko-toko.

      Sebagian besar produk yang kita gunakan telah melalui supply chain yang terintegrasi dengan MHS. Supply chain mencakup perjalanan produk mulai dari tahap produksi hingga sampai ke tangan konsumen.

      Dalam setiap tahapan tersebut, MHS berperan dalam mengatur perlindungan, pengendalian, penyimpanan, dan pergerakan material, sehingga seluruh aktivitas pemindahan dan pengelolaan barang dapat berjalan lebih terstruktur.

      Dalam material handling system, terdapat empat dimensi utama yang memengaruhi efektivitas aliran produk melalui gudang, yaitu:

      • Movement: memindahkan produk dari area penerimaan ke area pengeluaran.
      • Time: berapa lama produk bertahan dalam penyimpanan sebelum dikirim.
      • Quantity: berapa banyak produk yang dapat tersimpan dalam suatu ruang.
      • Space: berapa banyak ruang yang tersedia atau teralokasikan.

      Cara Kerja Material Handling System Dalam Operasional

      Material Handling System mencakup berbagai tugas yang mendukung aktivitas supply chain, mulai dari manufaktur, penyimpanan, distribusi, hingga pemenuhan pesanan.

      Seiring perkembangan teknologi, peralatan MHS juga terus berkembang agar operasional menjadi lebih efektif dan efisien. Berikut adalah penjelasan mengenai cara kerja material handling system.

      1. Automation

      Otomatisasi gudang memiliki keuntungan utama dalam meningkatkan efisiensi operasional. Dengan otomatisasi, sumber daya manusia dapat difokuskan pada tugas yang lebih strategis dibanding pekerjaan yang berulang.

      Otomatisasi mencakup berbagai tingkat teknologi, mulai dari transportasi sederhana hingga penyortiran berkecepatan tinggi. Untuk memilih tingkat otomatisasi yang tepat, perusahaan perlu memahami kendala operasional yang dihadapi.

      Sebagai contoh, di sebuah gudang A, barang yang datang dapat langsung bergerak di atas conveyor menuju area penyortiran tanpa perlu diangkat manual oleh pekerja.

      Selanjutnya, sistem otomatis memindai barcode barang dan mengarahkan paket ke jalur pengiriman yang sesuai, sehingga proses menjadi lebih cepat dan risiko kesalahan penyortiran dapat diminimalkan.

      2. Assisted Working Equipment

      Kekuatan manusia mampu menyelesaikan banyak pekerjaan, tetapi bantuan teknologi membuatnya jauh lebih efisien. Berbagai peralatan material handling system dirancang untuk mendukung aktivitas operasional sehari-hari.

      Alat seperti forklift, pallet, rak penyimpanan, dan alat bantu angkat membantu pekerja memindahkan barang dengan lebih mudah dan aman, sekaligus mengurangi risiko kelelahan dan kecelakaan kerja.

      3. Software

      Software dalam material handling system umumnya berupa Warehouse Management System (WMS), Manufacturing Execution System (MES), atau sistem pelacakan berbasis barcode/RFID yang digunakan untuk memantau dan mengelola pergerakan barang di gudang.

      Melalui sistem ini, perusahaan bisa mengetahui lokasi, status, dan jumlah produk secara cepat, akurat, dan real time, sehingga operasional lebih terkontrol.

      Selain itu, software MHS mengintegrasikan data stok, lokasi barang, dan status pesanan dalam satu sistem. Integrasi ini membantu mempercepat proses pemesanan dan pengiriman serta mempermudah perusahaan dalam mengoptimalkan kinerja gudang.

      4. Sustainable Green Solutions

      MHS tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan Sustainable Green Solutions (SGS) agar prosesnya lebih ramah lingkungan serta dapar menghemat pengeluaran.

      Metode seperti load consolidation (menggabungkan pengiriman) dan route planning (perencanaan rute) membantu mengatur distribusi barang dengan lebih efisien.

      Dengan metode ini, konsumsi bahan bakar berkurang, emisi menurun, serta sumber daya perusahaan dapat digunakan dengan lebih efektif.

      download skema harga software erp
      download skema harga software erp

      Manual vs Automated Handling System: Mana yang Lebih Tepat?

      Material Handling System terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu manual dan otomatis. Sistem manual bergantung pada tenaga manusia dan lebih rentan terhadap human error, sedangkan sistem otomatis bekerja secara terprogram sehingga lebih cepat dan akurat.

      1. Keuntungan Handling System Manual

      Manual material handling tidak membutuhkan investasi besar dalam teknologi. Biaya yang lebih rendah memungkinkan perusahaan lebih cepat memperoleh keuntungan.

      Selain itu, sistem manual lebih mudah dipahami oleh karyawan sehingga tidak memerlukan pelatihan yang intensif. Sistem ini juga tidak membutuhkan alat berat yang memakan banyak ruang.

      2. Keuntungan Handling System Otomatis

      Automated System lebih fleksibel karena dapat diprogram untuk menangani berbagai proses secara bersamaan. Dengan perencanaan yang baik, sistem ini bisa menyesuaikan diri secara real time, artinya dapat merespons kondisi yang terjadi saat itu juga.

      Misalnya, jika tiba-tiba ada lonjakan pesanan, sistem bisa langsung mengatur ulang prioritas pengambilan barang atau mengubah alur pergerakan material tanpa harus menunggu pengaturan manual dari operator.

      Sistem otomatis juga meningkatkan keselamatan kerja karena mengurangi kebutuhan karyawan mengangkat beban berat. Selain itu, sistem ini meminimalkan kesalahan dan mempercepat proses pengiriman.

      Manfaat Material Handling System Untuk Bisnis Anda

      material handling system

      Perawatan dan efisiensi material yang terdapat pada gudang adalah faktor penting pada sebuah bisnis. Hal tersebut, memiliki dampak terhadap seberapa besar perusahaan dapat memenuhi kebutuhan pelanggannya.

      Penanganan dan penyimpanan bahan yang tepat berhubungan langsung dengan keuntungan bisnis yang lebih besar.

      Sedangkan produk yang tidak terorganisir dengan baik, persediaan dengan jumlah tidak pasti, dan penanganan yang berlebihan dapat mengurangi keuntungan. Berikut adalah penjelasan manfaat material handling system untuk bisnis Anda.

      1. Efisiensi Waktu

      Penggunaan teknologi dalam MHS mempermudah pekerjaan dan meningkatkan akurasi inventaris. Hal ini membantu perusahaan mempertahankan ketersediaan stok yang sehat.

      Dengan MHS, proses operasional menjadi lebih singkat sehingga waktu dapat dimanfaatkan secara lebih efektif.

      2. Gudang yang Terstruktur

      Semakin terorganisir gudang, semakin efisien operasional yang dapat dijalankan. Material handling pada gudang memang membutuhkan waktu dan perencanaan, tetapi setelah diterapkan dengan baik, manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

      3. Pengiriman dan Logistik yang Tepat Sasaran

      Dengan teknologi GPS, perusahaan dapat merencanakan pengiriman secara lebih tepat untuk menghemat waktu dan biaya distribusi. GPS juga berguna untuk melacak lokasi pesanan secara real time.

      Sebagai contoh, ketika konsumen menanyakan posisi produknya, perusahaan dapat mengecek sistem pelacakan, melihat titik lokasi kurir atau kendaraan pengiriman, lalu memberikan informasi yang akurat mengenai estimasi waktu tiba barang tersebut.

      Peran Material Handling System (MHS) dalam Menjaga Kelancaran Operasional Manufaktur

      Setelah melihat penjelasan di atas, material handling system sangat membantu kegiatan proses bisnis terutama di bidang manufaktur. Kompleksitasnya pun mulai dari tahap gudang hingga pendistribusian ke konsumen melalui proses yang panjang.

      Setiap tahapan memiliki potensi kendala tersendiri, mulai dari pengelolaan stok, pergerakan material, hingga distribusi. Jika kendala-kendala ini tidak dikelola dengan baik, operasional dapat terganggu dan berdampak pada kinerja bisnis.

      Dalam konteks ini, MHS berfungsi sebagai sistem yang membantu mengelola pergerakan material dari gudang hingga ke pelanggan. Sistem ini menghubungkan berbagai tahapan operasional sehingga setiap proses dapat berjalan lebih terkoordinasi.

      Dengan MHS, perusahaan dapat memiliki kontrol yang lebih baik atas operasionalnya serta memanfaatkan waktu dan sumber daya secara lebih efektif. Proses yang terintegrasi ini membuat alur kerja menjadi lebih terkontrol dan efisien.

      Kesimpulan

      Material Handling System berperan penting dalam membantu bisnis, khususnya di sektor manufaktur, untuk menjalankan operasional secara lebih teratur dan terkendali. Sistem ini juga mendukung kelancaran aktivitas harian di dalam perusahaan.

      Dengan sistem ini, perusahaan dapat mengelola pergerakan dan penyimpanan barang dengan lebih baik, sehingga mengurangi hambatan kerja serta meminimalkan risiko kesalahan dalam proses operasional.

      Selain itu, penerapan MHS memungkinkan perusahaan menggunakan waktu, ruang, dan sumber daya secara lebih optimal. Secara keseluruhan, MHS mendukung kelancaran proses bisnis sekaligus berkontribusi pada peningkatan kinerja perusahaan dan kepuasan pelanggan.

      FAQ

      <

      Apa saja jenis peralatan material handling?

      Peralatan material handling membantu mengangkat, memindahkan, menyimpan, dan menata material. Contohnya termasuk crane, forklift, conveyor belt, rak/pallet, hand truck, dan automated guided vehicle (AGV).

      Berapa batas manual handling?

      Batas maksimal beban manual tergantung usia, jenis kelamin, dan frekuensi pengangkatan. Usia 15–18 tahun aman mengangkat 15–20 kg, sedangkan usia 19–45 tahun, perempuan maksimal 15 kg dan laki-laki hingga 30 kg. Frekuensi pengangkatan dan postur tubuh juga penting diperhatikan, karena pengangkatan berulang atau posisi yang salah dapat meningkatkan risiko cedera. Selalu pastikan beban sesuai kemampuan agar tetap aman.

      Hendra Gunawan

      Hendra Gunawan - Senior Content Writer - ERP Specialist

      Hendra adalah ERP Specialist senior dengan pengalaman lebih dari 6 tahun dalam implementasi dan optimasi sistem ERP di berbagai industri. Ia berspesialisasi dalam menulis artikel seputar implementasi dan integrasi modul bisnis, sistem ERP untuk manajemen operasional, dan otomatisasi proses bisnis.

      Anandia adalah seorang praktisi dengan gelar Master of Business Administration dari Universitas Bina Nusantara, serta memiliki kemampuan kuat dalam strategi bisnis dan manajemen pemasaran. Pengalaman lebih dari lima tahun di bidang marketing telah membentuk keahliannya dalam pengembangan strategi pemasaran, analisis pasar, dan pengelolaan tim lintas wilayah. Perjalanan karirnya di industri teknologi dan software enterprise memperkuat kemampuannya dalam memahami kebutuhan pelanggan B2B, mengelola kampanye pemasaran digital, serta mengoptimalkan performa tim untuk mencapai target pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya