Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
6281222846776
×

Nadia

Active Now

Nadia

Active Now

Lihat Artikel Lainnya

Daftar Isi:

    Chapter Berikutnya:

      Panduan Lengkap Pergudangan Untuk Optimalkan Manajemen Stok

      Mengelola barang di gudang seringkali dihadapkan berbagai tantangan yang sulit diatasi, dan dalam beberapa kasus, masalah-masalah tersebut bisa berpotensi berdampak fatal.

      Masalah umum yang terjadi seperti kesalahan pencatatan yang dapat menyebabkan kehilangan barang, penyimpanan yang tidak efisien yang dapat merusak barang, dan masalah logistik yang menyebabkan persediaan berlebihan atau kekurangan.

      Sudah saatnya untuk mengambil tindakan serius untuk mengatasi permasalahan yang Terjadi. Karena managemen gudang yang lebih baik adalah langkah penting menuju efisiensi dan profitabilitas yang lebih besar.

      Teruskanlah membaca artikel ini hingga akhir untuk mendapatkan informasi yang lengkap, karena Anda sudah berada di tempat yang tepat, dan kami akan memberikan solusi cerdas atas permasalahan yang mungkin Anda alami.

      Daftar Isi:

        Key Takeaways

        • Tata letak gudang adalah cara untuk mengatur penempatan barang dengan metode tertentu untuk mendukung aktivitas pergudangan agar menjadi efektif dan efisien.
        • Menggunakan Sistem Manajemen Gudang adalah langkah untuk memudahkan dalam mengatur tata letak gudang salah satunya dalam menerapkan sistem gridding.
        • Ada tiga aspek yang penting ketika berbicara tentang pemenuhan pesanan: pengambilan, pengemasan atau pengepakan, dan pengiriman barang.
        • Solusi Warehouse Management dari HashMicro merupakan pilihan terbaik yang bisa Anda percayakan dalam menghilangkan masalah pergudangan Anda. Klik di Sini untuk Demo Gratisnya!
        DemoGratis

        Apa itu Sistem Manajemen Pergudangan?

        Warehouse management system (WMS) atau lebih dikenal sebagai sistem manajemen pergudangan adalah sebuah sistem yang fungsinya memantau dan mengontrol seluruh proses operasional yang ada di dalam gudang.

        WMS adalah kunci utama untuk menjaga kelancaran seluruh aktivitas yang ada di dalam gudang, seperti pengiriman barang, penyimpanan, dan penerimaan. Sistem manajemen gudang memastikan seluruh proses tersebut berjalan sesuai dengan rencana.

        Setelah mengetahui pengertiannya, berikutnya kita akan membahas mengenai panduan lengkap bagaimana caranya mengoptimalkan manajemen stok pergudangan.

        Mengatur Tata Letak Gudang

        Pergudangan

        Tata letak gudang atau warehouse layout adalah cara untuk mengatur penempatan barang dengan metode tertentu untuk mendukung aktivitas pergudangan agar menjadi efektif dan efisien. Menentukan jenis metode mengatur tata letak gudang merupakan keputusan yang penting untuk mendukung aktivitas management pergudangan.

        1. Apa saja yang perlu dipertimbangkan

        Anda harus fokus pada dua hal, yakni memastikan ruang yang cukup untuk seluruh persediaan Anda dan memastikan area yang cukup untuk memudahkan staf Anda bekerja dan berlalu lalang. Mengatur tata letak gudang bisa menjadi sangat sulit apabila Anda memiliki keterbatasan area. Jadi, penting untuk membuat sketsa sebelum Anda mengatur atau mengubah tata letak gudang Anda saat ini.

        Sistem gridding dapat memudahkan pengaturan tata letak gudang Anda. Ini seperti membuat papan catur. Satu grid biasanya berukuran 3m x 3m. Area yang memudahkan untuk berjalan cepat dan mengambil barang adalah hal utama yang perlu diingat. Pengambil barang harus bisa berjalan mondar-mandir di lorong tanpa saling menghalangi. 

        Menggunakan Sistem Manajemen Gudang adalah langkah untuk memudahkan Anda dalam mengatur tata letak gudang salah satunya dalam menerapkan sistem gridding. Penggunaan sistem pergudangan juga dapat mengkategorikan rak berdasarkan jenis dan fungsinya.

        Selain itu juga dapat melaporkan kapasitas penyimpanan untuk memeriksa kapasitas penyimpanan untuk mengetahui efisiensi manajemen inventaris Anda. Fitur ini memberikan informasi tentang berapa banyak ruang penyimpanan yang telah digunakan dan seberapa banyak yang masih tersedia.

        Bahkan juga terdapat fitur 3D warehouse memudahkan pengelolaan gudang dengan visualisasi yang lebih baik, pemetaan optimal, pemantauan inventaris efisien, perencanaan yang tepat, dan identifikasi masalah dengan cepat. Ini membantu meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional gudang.

        2. Menentukan nama lokasi di gudang

        Sistem Manajemen gudang yang baik tidak dapat tercipta tanpa menentukan nama lokasi untuk stok yang telah terlabel dengan jelas. Staf gudang Anda harus bisa mengetahui persis di mana produk-produk Anda berada.

        Kepraktisan adalah yang utama di sini. Menggunakan kombinasi alfanumerik sederhana akan memudahkan pengambil barang. Misalnya, Anda dapat memulai dengan menyertakan label untuk baris rak, rak, dan wadah penyimpanan:

        Panduan Lengkap Pergudangan untuk Optimalkan Manajemen Stok

        Sebagai contoh, Anda dapat menyimpan baju wanita berwarna hitam berukuran medium di baris A, rak A, dan wadah penyimpanan 2. Baju pria berwarna hitam di baris B, rak B, dan wadah penyimpanan 1, dan seterusnya.

        Gudang yang lebih besar membutuhkan nama lokasi yang lebih detail. Penentuan nama lokasi sangat tergantung pada ukuran fasilitas, kompleksitas operasional gudang Anda, dan faktor-faktor lainnya. Tetapi intinya, semakin besar fasilitas gudang Anda, semakin detail Anda harus melabeli setiap lokasi di gudang Anda.

        Memilih Sistem Manajemen Pergudangan yang Tepat

        Memilih Sistem Manajemen Pergudangan yang Tepat

        Untuk memudahkan perjalanan Anda mendapatkan sistem gudang WMS yang cocok, maka Anda harus mempertimbangkan beberapa fitur dalam pengelolaan gudang. Mari kita bahas lebih dalam:

        Kemampuan mengorganisir gudang

        Ini tidak hanya mencakup penataan gudang yang baik secara fisik, tetapi juga membantu dalam pengelolaan proses gudang secara keseluruhan. Dari penomoran, pelabelan, penyimpanan, hingga pengiriman, semuanya menjadi lebih teratur dan cepat.

        Integrasi dengan barcode scanner

        Dengan memanfaatkan teknologi pemindai barcode, Anda dapat menghilangkan banyak tugas manual, seperti pencatatan dengan pena atau pengisian formulir. Ini membantu mengurangi kebutuhan kertas dan meningkatkan akurasi pengambilan dan pengepakan barang.

        Kemudahan dalam pengelolaan multi-warehouse

        Jika bisnis Anda memiliki beberapa cabang atau gudang di berbagai lokasi, fitur ini adalah penyelamat. Anda dapat dengan mudah mengelola persediaan dan operasi gudang dari berbagai tempat, menjadikannya lebih efisien dan terkoordinasi.

        Kemudahan penggunaan

        Penggunaan platform ini dirancang agar mudah dipelajari dan digunakan oleh siapa saja, bahkan oleh pengguna yang tidak memiliki pengalaman teknis yang mendalam. Ini memastikan bahwa pengelolaan gudang menjadi lebih inklusif.

        Integrasi dengan sistem otomatis lain

        Konektivitas dengan sistem lain yang Anda gunakan, seperti sistem manajemen inventaris atau akuntansi, membantu mengoptimalkan kinerja gudang secara keseluruhan. Data dapat mengalir dengan lancar antara sistem-sistem ini, menghasilkan hasil yang lebih baik.

        Pelaporan real-time

        Dengan kemampuan pelaporan real-time, semua orang dapat melihat apa yang terjadi di gudang secara langsung. Ini mencakup masuk dan keluarnya barang, tingkat persediaan, dan banyak informasi penting lainnya. Hal ini memungkinkan respons yang cepat terhadap perubahan dalam operasi gudang dan memastikan transparansi dalam prosesnya, juga memudahkan menghitung variable cost.

        Penggunaan software yang tepat untuk pengelolaan stok di gudang merupakan hal terpenting dalam perkembangan bisnis. Sebagai contoh Banban mempercayai HashMicro warehouse management, untuk mendapatkan insight menyeluruh pada stok gudang mereka. Simak selengkapnya pada video berikut!

        Mengoptimalkan Manajemen Stok di Gudang

        Mengoptimalkan Manajemen Stok di Gudang

        Nah, pada tahap ini Anda sudah mengatur tata letak gudang Anda dengan strategis. Kemudian akan timbul pertanyaan, bagaimana sebaiknya saya menaruh produk-produk saya? Jawabannya sederhana: taruh barang-barang yang paling laku di lokasi yang paling dekat dengan area pengemasan barang!

        1. Praktikan analisis ABC

        Jadi, cari tahu produk yang paling laris di antara seluruh produk jualan Anda dan taruh sedekat mungkin dengan meja pengemasan barang untuk mengurangi waktu berjalan. Strategi ini adalah analisis ABC. Bagi produk Anda ke dalam tiga kategori atau kelas:

        1. Kategori A: Produk-produk yang frekuensi penjualannya paling tinggi, 20% dari produk-produk ini berkontribusi pada 70-80% penjualan tahunan.
        2. Kelas/kategori B: Produk-produk yang frekuensi penjualannya sedang, 30% dari produk-produk ini berkontribusi pada 15-25% penjualan tahunan.
        3. Kategori C: Produk-produk yang frekuensi penjualannya paling rendah, 50% dari produk-produk ini hanya berkontribusi pada 5% penjualan tahunan.

        Jadi, Anda dapat menaruh produk-produk dalam kategori A paling dekat dengan meja pengemasan, sementara produk-produk dalam kategori C dapat terletak pada posisi paling jauh dari meja pengemasan.

        Anda bahkan bisa menaruh barang-barang yang berukuran kecil, namun banyak dibeli bersamaan dengan produk-produk yang paling laku, di samping meja pengemasan untuk menghemat waktu pengambilan barang.

        Saran: Jangan takut untuk mengubah penyimpanan produk Anda. Produk-produk dalam kategori A tidak akan selalu sama. Bisa jadi produk-produk yang paling banyak terjual di pertengahan tahun malah menjadi tidak laku di akhir tahun. Jadi, sebaiknya Anda mengganti tata letak produk berdasarkan musim, tren, dan faktor-faktor lain juga.

        2. Tips menerima stok baru di gudang

        Untuk manajemen pergudangan yang optimal, Anda harus dapat memastikan bahwa staf dapat menerima, membongkar, menyimpan, dan memesan stok baru seefisien mungkin. Semakin cepat ini terjadi, semakin cepat stok tersedia untuk dijual.

        Kesalahan atau inefisiensi dalam proses ini akan memengaruhi seluruh rantai pasokan. Jadi, sebaiknya Anda menggunakan solusi yang mendukung efisiensi. Penggunaan sistem management gudang menyediakan fitur mobile scanner.

        Dengan sistem manajemen gudang yang terintegrasi, penanganan barang yang masuk ke gudang akan menjadi jauh lebih cepat dan akurat. Daripada harus duduk di depan komputer dan secara manual mencari dan memperbarui setiap produk, Anda cukup memindai produk, memperbarui jumlah stok, dan memasukkannya dalam lokasi tertentu di gudang melalui smartphone.

        Anda bisa mendapatkan penawaran harga untuk pembelian sistem manajemen gudang dengan meng-klik skema harga di bawah ini!

        download skema harga software erp
        download skema harga software erp

        Baca Juga: Sistem Manajemen Inventory & Manfaatnya bagi Bisnis Anda

        Mempercepat Proses Pemenuhan Pesanan (Order Fulfillment)

        Mempercepat Proses Pemenuhan Pesanan (Order Fulfillment

        Mampu memenuhi pesanan dengan cepat dan akurat adalah salah satu tanda dari manajemen pergudangan yang baik. Lagi pula, untuk alasan inilah manajemen pergudangan ada. Ada tiga aspek yang penting ketika berbicara tentang pemenuhan pesanan: pengambilan, pengemasan atau pengepakan, dan pengiriman barang.

        1. Pengambilan barang

        Pengambilan barang memang tampak mudah, tetapi ini akan berbeda ketika Anda memiliki ratusan atau bahkan ribuan barang dengan jenis yang berbeda di gudang Anda. Faktanya, sebagian besar waktu pemenuhan order terbuang hanya untuk mencari barang. Jadi, penting bagi Anda untuk menerapkan strategi pengambilan barang yang tepat. Berikut ini adalah empat metode pengambilan barang yang paling umum:

        Single order

        Metode single order merupakan metode pengambilan yang paling dasar, biasanya digunakan oleh retailer atau wholesaler yang baru memulai bisnisnya. Sederhananya, pengambil barang akan memilih satu pesanan pada satu waktu secara keseluruhan sebelum pindah ke yang berikutnya. Sebaiknya hindari metode ini jika Anda mengirim lebih dari 20 pesanan pelanggan sehari.

        Batch picking

        Pengambil barang diberikan batch yang berisi daftar pesanan, lalu ia mengambil semuanya sekaligus, dan kemudian kembali ke meja pengepakan. Ia kemudian akan diberikan batch baru untuk mengambil barang-barang lain. Jumlah pesanan yang dialokasikan untuk setiap batch biasanya antara 10 dan 30, tergantung pada ukuran fisik produk Anda dan jumlah pesanan rata-rata.

        Gunakan metode ini jika Anda memiliki jumlah pesanan tinggi dengan jumlah produk satuan atau sedikit per pesanan. Tetapi, jika Anda memiliki banyak produk per pesanan, maka Anda kurang cocok mengimplementasikan metode ini.

        Baca juga: 5 Tips Mempercepat Pengambilan Barang untuk Meningkatkan Produktivitas di Gudang

        Zone picking

        Dalam metode ini, pengambil barang ditugaskan untuk mengambil produk yang disimpan di dalam zona tertentu dalam satu waktu. Ia harus melalui semua area yang berisi barang-barang yang dipesan, mengambilnya dan menaruhnya ke wadah, kemudian kembali ke meja pengepakan.

        Metode ini sangat bagus untuk mencegah para pengambil barang menghalangi satu sama lain dan pengecer cocok untuk menggunakannya karena biasanya memiliki banyak pesanan dengan beberapa jenis produk. Hindari metode ini jika Anda hanya mengirim pesanan tunggal atau hanya memiliki sedikit staf pengambil barang.

        Wave picking

        Mirip dengan zone picking, tetapi pengambil barang ditugaskan untuk mengambil barang dari beberapa zona sekaligus dalam satu waktu. Kemudian, pengemas barang harus menggabungkan seluruh barang yang terpisah untuk setiap pesanan.

        Metode ini lebih cepat dari zone picking, tetapi waktu pengemasan menjadi agak lama, karena pengemas perlu menghabiskan lebih banyak waktu menggabungkan pesanan sebelum dikirim.

        Pengecer yang biasa mengirimkan banyak pesanan dengan banyak jenis barang dan membutuhkan proses pengambilan yang super cepat cocok untuk menggunakan metode ini.

        Catatan: Dengan Sistem Inventory otomatis, proses wave picking bahkan dibuat lebih cepat lagi, karena pengambilan dijadwalkan secara otomatis. Penugasan dibagi dalam beberapa sesi (wave) berdasarkan tanggal, SKU, metode pengiriman, dan lain-lain. Sistem ini mengurangi human error dengan membantu pengambil barang menargetkan barang mana yang akan diambil berikutnya.

        2. Mengemas pesanan secara efisien

        Mengemas pesanan bukan hanya tentang memasukkan barang ke kardus atau membungkus secara cepat. Ini adalah momen untuk memastikan bahwa Anda mengirim produk yang tepat, kepada pelanggan yang tepat, dengan cara yang paling efisien. Dua hal yang harus Anda perhatikan di sini adalah ukuran kemasan dan bahan kemasan.

        Ukuran kotak Anda dapat berpengaruh besar pada biaya operasional. Semakin besar ukuran kotak Anda, semakin banyak juga biaya yang keluar untuk membayar kurir. Memiliki terlalu banyak pilihan ukuran kotak juga akan membingungkan staf pengepakan, jadi sebaiknya pilih beberapa ukuran saja berdasarkan ukuran barang yang sering terjual.

        Selanjutnya, perhatikan juga bahan kemasan yang Anda gunakan. Pastikan bahan-bahan yang digunakan benar-benar melindungi barang Anda ketika diantar dan pada saat transit, tetapi juga tidak terlalu menambah berat produk dan menyebabkan tingginya biaya pembelian serta pengirimannya.

        Penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh pada hal ini sehingga Anda akan dapat mengeliminasi yang tidak perlu dan mengganti kemasan produk Anda dengan bahan-bahan yang lebih efisien.

        Baca juga: 5 Manfaat Utama Aplikasi Gudang untuk Perusahaan Dagang

        3. Kirim pesanan secara cepat dan akurat!

        Beberapa langkah yang harus Anda lalui dalam proses pengiriman pesanan adalah:

        1. Menimbang paket
        2. Mencetak label pengiriman yang relevan (dan faktur, jika belum melakukannya)*
        3. Tandai status pesanan sebagai ‘Dikirimkan’ pada sistem
        4. Kirim email ‘konfirmasi pengiriman’ ke pelanggan (Sistem manajemen inventaris yang terintegrasi dengan sistem manajemen penjualan dapat melakukan ini untuk Anda secara otomatis) 

        Mengevaluasi dan Mengukur Performa Manajemen Pergudangan

        Evaluasi sangat penting untuk mewujudkan manajemen pergudangan yang optimal. Berikut ini adalah beberapa indikator yang harus Anda cek ketika mengukur kesuksesan pengelolaan gudang Anda:

        1. Proses penerimaan

        Cek berapa lama waktu yang biasanya habis untuk menerima barang, termasuk bagaimana staf Anda mencatat barang yang masuk dan bagaimana mereka menaruh barang-barang yang baru datang. Cara manual biasanya menyebabkan proses pencatatan dan pembaruan inventaris menjadi sangat lama. Oleh karena itu, penting untuk mengadopsi sistem manajemen gudang otomatis.

        2. Pengembalian pesanan

        Ketahui alasan-alasan mengapa pesanan pelanggan kembali ke gudang Anda. Ini bisa saja karena kesalahan produk, kesalahan alamat, keterlambatan pengiriman, kerusakan pada saat transit, dan lain-lain. Menganalisis masalah ini akan membantu meningkatkan kinerja pergudangan Anda secara signifikan.

        3. Proses pengambilan

        Mengukur ketepatan proses pengambilan dapat memberikan wawasan pada Anda mengenai kinerja pengambilan barang di gudang Anda. Berikut ini adalah formula untuk mengukurnya:

        Panduan Lengkap Pergudangan untuk Optimalkan Manajemen Stok 4. Lead time

        Lead time adalah waktu yang dibutuhkan pelanggan untuk menerima pesanan, disebut juga sebagai waktu tunggu pesanan. Semakin singkat waktu tunggu pesanan, semakin senang pelanggan Anda menerima produk Anda. Pastikan bahwa pengiriman yang cepat tetap tidak mengurangi kondisi produk Anda sedikit pun.

        Kesimpulan

        Pergudangan adalah tugas yang sangat kompleks, khususnya pada perusahaan besar. Meski begitu strategi dan implementasi solusi otomatis yang tepat dapat membuat kegiatan ini menjadi jauh lebih sederhana. Menggunakan Warehouse Management Software berbasis cloud dapat mengoptimalkan efisiensi multi-gudang sekaligus memaksimalkan penggunaan ruang. 

        Penempatan dan pendataan barang yang sistematis membuat pengambilan barang menjadi lebih cepat & efisien. Selain itu juga menghemat biaya penyimpanan akibat pemborosan pemakaian rak. Sistem Manajemen Warehouse dari HashMicro penuh dengan modul manajemen pembelian, manajemen inventaris, dan sistem akuntansi untuk menunjang bisnis Anda. Bicarakan kebutuhan bisnis Anda dengan Kami dan jadwalkan demo gratis sekarang juga!

        WarehouseManagement

        Pertanyaan Seputar Sistem Gudang

        • Mengapa Manajemen Gudang Menjadi Faktor Penting Dalam Operasional Perusahaan?

          Manajemen pergudangan adalah salah satu aspek krusial dalam menjalankan operasional suatu perusahaan. Gudang berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan, oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara efektif untuk mendukung kelancaran operasional perusahaan.

        • Apa Yang Dilakukan Untuk Meningkatkan Sistem Manajemen Gudang Perusahaan Agar Berjalan Dengan Baik?

          Dalam meningkatkan sistem manajemen gudang perusahaan agar berjalan lebih efisien, berikut adalah 5 tips yang dapat dijalankan:
          1. Menghasilkan data yang akurat.
          2. Merencanakan forecast persediaan.
          3. Melakukan pengecekan secara berkala.
          4. Memisahkan stok barang lama dan baru.
          5. Membuat jadwal persediaan barang.

          Baca selengkapnya di sini!

        • Apa Itu Manajemen Stok?

          Manajemen stok merupakan bagian dari keseluruhan sistem manajemen gudang atau warehouse management system. Pada dasarnya, proses ini terjadi di gudang dan melibatkan pengaruh tingkat stok oleh faktor eksternal (seperti pesanan pembelian) dan faktor internal (seperti pasokan barang).

        • Apa Yang Dimaksud Dengan Stock Opname?

          Stock opname adalah kegiatan menghitung persediaan barang di gudang sebelum dipasarkan atau dijual. Kegiatan ini perlu dilakukan secara akurat dan teliti agar terhindar dari kesalahan dalam pencatatan dan penghitungan, serta untuk menghindari terlewatnya barang tertentu.

        • Siapa Yang Bertanggung Jawab Atas Stock Opname?

          Proses stock opname dilakukan oleh petugas audit yang bertanggung jawab atas manajemen, bukan oleh karyawan biasa atau personal pencatat persediaan internal dalam perusahaan. Baca selengkapnya di sini!


        Apakah artikel Ini bermanfaat?
        YaTidak
        Fun Fact