Hindari 5 Kesalahan ini Dalam Perencanaan Proses Manufaktur

Syifa Fadiyah

Di saat dunia manufaktur semakin dinamis dan kompleks, tuntutan untuk perencanaan dan penjadwalan produksi yang efektif semakin tinggi pula. Proses ini meliputi akuisisi dan alokasi sumber daya yang dibutuhkan suatu proses manufaktur agar dapat memenuhi permintaan pelanggan dalam jangka waktu tertentu.

Sayangnya, banyak perusahaan manufaktur mengabaikan hal ini. Hal yang terpenting bagi mereka hanyalah bagaimana mereka bisa memproduksi barang untuk pelanggan. Tetapi, mereka mengesampingkan koordinasi antara pekerja dan berbagai komponen lainnya dalam sebuah proses manufaktur.

Sebetulnya, banyak faktor yang mempengaruhi cacatnya dalam proses manufaktur. Tapi, ada 5 faktor pemicu kesalahan yang umum terjadi dalam perencanaan proses manufaktur. Faktor tersebut meliputi:

Tidak Menetapkan Kapasitas dan Prioritas Produksi

Ketika Anda hendak memulai produksi, perlu diingat bahwa menentukan kapasitas menjadi jantung dari proses manufaktur. Karenanya, jika Anda melewatkan tahapan ini, bisa dijamin proses manufaktur Anda akan mengalami kendala.

Masalah Anda akan tambah parah jika ternyata proses tersebut yang tidak terencana itu terhambat pula dengan mesin yang rusak atau pekerja yang sakit, sehingga harus dilakukan di waktu lembur.

Semua kemungkinan yang mempengaruhi proses manufaktur harus dipertimbangkan baik-baik untuk menetapkan kapasitas produksi. Selain itu, prioritas tugas dan siapa yang melakukan apa juga wajib dipertimbangkan.

Routing yang Tidak Tepat

Routing adalah aktivitas menentukan prosedur atau runtutan produksi manufaktur mulai dari masuknya bahan mentah, peralatan, mesin produksi yang digunakan, hingga menjadi barang jadi.

Proses manufaktur sangat bergantung kepada routing karena routing-lah yang akan menentukan waktu produksi. Jika routing tidak direncanakan dan dilakukan dengan benar, maka proses manufaktur menjadi tidak efisien dan akan mempengaruhi hasil produksi.

Tidak Memperbaharui Perangkat Produksi

Salah satu faktor lainnya yang juga mempengaruhi proses manufaktur adalah tidak memperbaharui peralatan-peralatan yang digunakan. Inilah penyebab mengapa masalah prioritas dan kapasitas tidak dapat ditentukan secara akurat.

Produksi yang kompleks dipaksa untuk direncanakan dengan perangkat yang tidak mempuni. Proses perencanaan dan penjadwalan dilakukan dengan, misalnya saja, Excel. Meskipun perangkat tersebut bagus untuk membuat laporan dan menganalisis data, Excel bukan pilihan tepat untuk perencanaan proses manufaktur.

Lantai Produksi yang Tidak Terhubung

Ketika bisnis Anda mulai berkembang, pasti Anda merasa semakin sulit memantau proses produksi secara langsung. Hal tersebut akan terjadi pula ketika proses perencanaan dan penjadwalan harus dilakukan. Ada situasi di mana Anda tidak tahu bagaimana kondisi lantai produksi, tapi pesanan dari pelanggan yang kompleks sudah terlanjur dikonfirmasi.

Bagaimana Anda akan menyikapi persoalan ini jika ternyata mesin produksi sedang tidak berfungsi dengan baik? Ini akan menjadi satu masalah besar bagi perusahaan Anda. Dengan demikian, peninjauan yang menyeluruh terhadap tiap lantai perusahaan menjadi satu hal yang harus diperhatikan.

Mengabaikan Pemeliharaan Perangkat Produksi

Perangkat proses manufaktur yang telah sering digunakan untuk menangani proses yang kompleks pasti akan berkurang performanya. Perlu dilakukan pemeliharaan dan fine-tuning.

Masalahnya, seringkali hal ini diabaikan. Akibatnya, saat proses produksi menjadi tidak optimal dan lambat, produksi harus terus diulang, hasil produksi yang buruk, dan para pekerja harus terus-menerus menangani mesin yang tidak bisa diandalkan.

Semua masalah di atas mempertaruhkan nama baik dan reputasi perusahaan Anda.

Solusi

Dari beberapa poin di atas dapat disimpulkan masalah tersebut berakar pada ketidakmampuan para staff dalam menganalisis apa yang dibutuhkan dalam proses manufaktur dan tidak adanya peninjauan yang mumpuni terhadap seluruh keadaan lantai produksi.

Solusi yang tepat adalah mengaplikasikan sistem ERP untuk memantau keseluruhan bisnis Anda termasuk proses manufaktur. Sistem ERP dapat memberikan perencanaan dan penjadwalan yang akurat.

Baca juga: Apa Itu Software Manufaktur?

Sistem ERP dari HashMicro memudahkan Anda karena Anda tidak lagi harus merencanakan proses produksi secara manualSistem ini menggunakan satu database tersentralisasi sehingga Anda bisa mendapatkan gambaran produksi berdasarkan data histori proses produksi sebelumnya.

Dengan sistem yang berbasis cloud, Anda juga dapat memperoleh informasi dari seluruh lantai produksi secara real-time untuk kemudian dijadikan sebagai pertimbangan dalam strategi produksi Anda.

Jika Anda telah merencanakan proses produksi dengan baik, Anda akan dapat mengatur produksi dengan baik dan kualitas hasil produksi pun terjamin.

Dapatkan Free ERP
Hosting Server &
Maintenance
Selama 1 tahun,
GRATIS!    Learn More »

You may like

Dapatkan Update Gratis dari Kami

×