BerandaIndustryManufacturingFunneling Marketing: Pengertian, Tahapan, dan Strategi Menerapkannya

Funneling Marketing: Pengertian, Tahapan, dan Strategi Menerapkannya

Funneling marketing adalah bentuk lain dari visibilitas dalam setiap tahap yang berhubungan dengan pelanggan atau customer journey. Marketing funnel dan sama-sama menjelaskan proses seseorang dari tidak mengenal brand, mengenal, menimbang-nimbang, melakukan pembelian, menilai produk, hingga menjadi pelanggan setia. Atau bahkan Anda perlu menerapkan sistem automation marketing terbaik untuk mengoptimalkan penjualan Anda.

funneling marketing

Marketing funnel dianggap penting karena dapat memberitahu Anda sejauh mana prospek atau leads di dalam customer journey dan membantu Anda. Otomatiskan sistem marketing Anda juga bisa jadi pilihan. Pertama, marketing funnel bisa menjelaskan aspek kuantitas atau jumlah target pasar. Kedua, marketing funnel juga sekaligus menjelaskan customer journey secara deskriptif.  Untuk mengetahui pembahasan funneling marketing atau corong pemasaran secara lebih mendalam, simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini!

Pengertian Funneling Marketing

Dalam memahami apa itu marketing funnel secara sederhana prinsipnya sama seperti corong. Corong ini menunjukkan jumlah orang yang terlibat dalam setiap tahapan marketing. Corong memiliki bagian atas yang lebar dan akan semakin menyempit di bagian bawahnya. Nah, hal ini sangat tepat untuk menggambarkan funneling marketing ini. 

Pada saat proses awal di mana Anda akan memperkenalkan produk Anda, mungkin awalnya akan muncul banyak orang yang tertarik. Kemudian, Anda akan menargetkan siapapun orang yang sekiranya akan tertarik terhadap produk yang Anda tawarkan. Namun, semakin Anda menjelaskan produk secara detail, maka akan semakin terlihat mana saja orang yang pergi dan tidak tertarik dengan produk milik Anda. Dengan bantuan sistem otomasi marketing dapat Membangun hubungan yang lebih baik dengan klien.

Itulah alasan mengapa strategi yang satu ini sangat pas digambarkan seperti layaknya corong. Semakin dalam Anda menjelaskan terkait produk, maka akan semakin sedikit orang yang tertarik. Namun, meskipun sedikit, orang-orang tersebut benar-benar tertarik dan berpeluang besar untuk menjadi konsumen bisnis Anda nantinya. 

Apa Perbedaan antara Saluran Pemasaran dan Penjualan?

Penjualan dan pemasaran mungkin terdengar sama, namun nyatanya memiliki makna dan akan memberi hasil yang sangat berbeda. Singkatnya, penjualan adalah kegiatan untuk mempertahankan dan mengembangkan rencana-rencana strategis agar dapat memberikan kepuasan kebutuhan serta keinginan konsumen, yang berfungsi untuk mendapatkan penjualan yang menghasilkan laba atau keuntungan. Sedangkan, pemasaran merupakan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan dengan cara menukarkan produk dan menyalurkan barang produk dan jasa dari produsen ke konsumen. Anda dapat memanfaatkan Software Otomasi Pemasaran agar prospek pemasaran sesuai target.

Mengapa Saya Membutuhkan Funneling Marketing?

Setelah Anda memahami pengertian dari salah satu strategi penjualan funneling marketing. Maka, pertanyaan yang akan muncul setelah itu adalah terkait seberapa penting strategi semacam ini untuk Anda terapkan pada bisnis saat ini. Jika berbicara mengenai sebuah bisnis, maka bisnis itu tidak akan bisa berjalan tanpa adanya konsumen. Konsumen tidak akan bisa Anda dapatkan tanpa adanya strategi penjualan yang tepat. Dari sini, sudah bisa Anda sadari bahwa strategi penjualan seperti funneling marketing atau sales funneling ini sangatlah penting.

Tanpa adanya strategi, sebuah bisnis tidak akan bisa berjalan dengan baik karena akan kesulitan dalam mendapatkan konsumen. Saat sebuah bisnis kesulitan mendapatkan konsumen, bisnis tersebut akan mengalami penurunan penjualan setiap harinya.

Tahapan Funneling Marketing.

Awareness

Tahapan yang pertama ini lebih berfokus pada bagaimana Anda memperkenalkan produk mu kepada orang-orang, lalu perkenalan produk ini bisa melalui online maupun offline. Awareness atau kesadaran adalah funnel paling atas dalam funneling marketing. Awareness ini berarti akan berfokus pada kesadaran orang-orang terkait produk yang Anda tawarkan 

Interest

Kemudian tahapan selanjutnya adalah interest atau ketertarikan. Seperti namanya, ketertarikan atau interest ini adalah tahapan funneling marketing yang lebih berfokus terkait bagaimana ketertarikan calon konsumen terhadap produk tersebut. Hal yang harus Anda perhatikan dalam tahap ini adalah terkait seberapa besar manfaat dari produk yang Anda tawarkan terhadap calon konsumen. Semakin besar manfaatnya, maka konsumen akan semakin tertarik.

Consideration 

Consideration adalah tahap konsumen mencari info lebih banyak soal produk yang mereka inginkan. Dalam tahap ini adalah membanding-bandingkan satu merek dengan merek lainnya. Untuk itu, Anda harus bisa sebaik mungkin membuat orang-orang yang hanya tertarik yang berada pada tahapan sebelumnya, menjadi berkeinginan untuk membeli produk yang Anda tawarkan.

Conversion

Conversion adalah proses dimana konsumen memutuskan untuk membeli produk terbaik. Konsumen sudah percaya kepada produk yang Anda tawarkan dan yakin bahwa produk tersebut merupakan solusi terbaik untuk masalah mereka saat ini. Dalam tahapan terakhir ini, Anda juga bisa memberikan program tambahan seperti membership program maupun loyalty rewards kepada mereka yang berlangganan pada bisnis Anda.

Manfaat Funneling Marketing

Funneling marketing menyederhanakan perjalanan pelanggan dan memudahkan perusahaan untuk mengikutinya. Solusi ini memetakan setiap tahap proses keputusan pelanggan atau calon pembeli dan merencanakan langkah-langkah yang ingin mereka ambil pada proses bisnis. Manfaat terbesar dari funnel marketing adalah elemen yang terukur, menyediakan akses ke data, dan memungkinkan Anda melihat dan mengevaluasi strategi yang lebih baik di masa depan.

Funneling marketing
Sumber : Freepik

Tips dalam Membuat Strategi Funneling Marketing

Menggunakan strategi marketing funneling merupakan manajemen penjualan dengan sistem yang cukup potensial. Dimana Anda dapat mengidentifikasi konsumen hingga prospek lebih tepat. Proses selangkah demi selangkah yang mengoptimalkan saluran terbilang mudah diikuti. Tips berikut akan bermanfaat jika menerapkanya pada marketing funneling.

  • Berorientasi pada pelanggan 

Tips pertama adalah berorientasi pada pelanggan. Saat menerapkan strategi funneling marketing ini, usahakan untuk memahami dan juga terus terhubung dengan pelanggan Anda. Anda harus mengetahui terlebih dahulu informasi yang tepat terkait pelanggan. Dengan begitu, Anda bisa memahami apa yang mereka inginkan dan apa yang mereka harapkan dari produk yang akan Anda tawarkan.

Selain itu, Anda perlu memahami perilaku dari pelanggan dengan menggunakan data pelanggan seperti nilai umur dan lain sebagainya. selanjutnya, Anda dapat mengidentifikasi peluang seperti apa yang bisa Anda ciptakan agar pelanggan merasa lebih nyaman.Hal ini akan membuat pelanggan merasa bahwa Anda benar-benar peduli terhadap mereka. Dengan begitu, kedekatan antara pelanggan dengan bisnis yang Anda miliki bisa terbangun sehingga Anda dapat menerapkan strategi funneling marketing dengan mudah.

  • Dengarkan pendapat pelanggan

Selanjutnya, yang juga tidak kalah penting untuk Anda perhatikan adalah selalu mendengarkan apa yang  pelanggan katakan. Pendapat dari setiap pelanggan merupakan hal yang paling tepat untuk Anda jadikan patokan dalam menerapkan funneling marketing ini.

Anda bisa langsung menanyakan kepada mereka terkait apa yang mereka pikirkan saat ini. Untuk melakukannya, Anda bisa langsung menanyakan kepada orangnya atau bisa juga melalui email, survey online, website dan lain sebagainya yang sekiranya dapat menjangkau orang banyak dan memperoleh hasil yang akurat.

  • Pertimbangkan pengalaman merek dan pelanggan

Pengalaman merek merupakan bagaimana kesan dari pelanggan, saat mereka melihat merek dari bisnis milik Anda ini. Agar strategi ini berjalan maksimal, Anda bisa meningkatkan pengalaman merek ini dengan melakukan beberapa cara. Salah satunya adalah dengan membuat bisnis Anda ini tersedia di berbagai media sosial. Contohnya seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain sebagainya.

Agar pengalaman merek bisa Anda bangun, Anda harus bisa konsisten dalam membangun media sosial tersebut. Misalnya seperti penggunaan warna dominan agar feed sosial media lebih menarik. Kemudian penggunaan kata-kata yang unik juga bisa menjadi ciri khas yang bisa meningkatkan pengalaman merek.

Ketika Anda menjaga konsisten dalam mengurus akun media sosial bisnis Anda, pelanggan akan lebih mudah dalam mengingat bisnis milik Anda ini. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah dalam menerapkan strategi funneling marketing untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan lagi.

  • Lakukan pemetaan perjalanan pelanggan

Melakukan perjalanan pelanggan saat berinteraksi dengan brand Anda. Dapat mulai dari saat konsumen pertama kali mengenal brand Anda, melihat-lihat produk yang dijual, melakukan pembelian, hingga apa yang ia lakukan setelah transaksi selesai.

 Jadi, bisa dikatakan bahwa memahami perjalanan pelanggan itu berarti juga memahami pola pikir konsumen, motivasinya, serta apa langkah-langkah yang mereka ambil untuk mencapai tujuannya. 

Atau jika konsumen tidak mencapai tujuannya, pemetaan perjalanan pelanggan bisa membantu mereka mencapainya. Ingat, konsumen itu nomor satu. Semua hal yang Anda lakukan haruslah berkaitan dengan membantu konsumen untuk mencapai tujuannya dengan bisnis Anda.

  • Menggunakan konten sebagai funneling

Tips selanjutnya dalam penerapan strategi funneling adalah dengan memanfaatkan konten sebagai funneling marketing. Penggunaan konten sebagai media marketing ini juga disebut juga dengan istilah content marketing.

Dengan membuat konten, target pasar memiliki lebih banyak informasi dan bisa mengedukasi dirinya sendiri.Selain tahu lebih dalam soal produk yang ditawarkan, target pasar mendapatkan nilai tambah dari konten Anda. Mereka jadi betul-betul memahami apa yang mereka butuhkan. Lalu, mereka juga mendapatkan tips dan pertimbangan sebelum membeli kebutuhan itu.

  • Strategi pengoptimalan mesin telusur (SEO)

Walaupun Anda sudah menulis konten dengan sangat baik, hal itu akan sia-sia jika tidak ada seorang pun yang membaca konten tersebut. Lalu, apa yang perlu Anda lakukan agar konten itu ramai pembaca sehingga bisa menjangkau banyak orang?

Anda bisa mengoptimalkan konten milik Anda dengan menggunakan beberapa tools SEO. Dengan menggunakan SEO, Anda bisa meningkatkan peringkat dari konten yang Anda hasilkan itu saat dimunculkan di mesin pencarian nantinya. Semakin baik pengoptimalan SEO yang dilakukan, maka akan semakin tinggi juga peringkat konten tersebut.

Saat konten tersebut berada di urutan teratas, maka orang-orang bisa dengan mudah menemukan konten tersebut. Apalagi, orang-orang biasanya akan langsung memilih konten yang berada di urutan paling atas karena mereka menganggap bahwa itulah konten yang paling relevan dengan apa yang mereka inginkan.

  • Manajemen hubungan pelanggan

Tips terakhir yang harus Anda perhatikan selanjutnya adalah terkait sistem manajemen hubungan dengan pelanggan yang bagus. Anda harus bisa memperoleh, mempertahankan, dan juga memelihara hubungan antara bisnis dengan pelanggan secara konsisten. 

Hal yang bisa Anda lakukan contohnya seperti memberikan pengalaman yang baik pada saat momen penting ketika pelanggan sedang berinteraksi dengan bisnis yang Anda miliki itu. Pada saat hubungan sudah terbangun, Anda harus bisa mempertahankan dan memeliharanya. Kunci utama agar hal itu bisa Anda capai adalah dengan memperhatikan komunikasi yang baik secara dua arah. 

Jangan pernah mengabaikan dan tidak membalas pesan yang pelanggan kirimkan kepada Anda. Hal ini karena dapat membuat pelanggan merasa bahwa pelanggan kesulitan dalam menghubungimu sehingga pelanggan akan menyimpulkan bahwa hubungan mereka denganmu tidaklah dekat.

Baca Juga: Strategi Partnership untuk Bisnis yang Tepat

Kesimpulan

Strategi funneling marketing sangat menarik, banyak manfaatnya, dan caranya menerapkannya pun tidak terlalu sulit. Strategi penjualan sangat cocok apabila digambarkan sebagai sebuah corong. Maka, strategi ini mampu memisahkan mana saja orang yang benar-benar tertarik dengan produk Anda.

Dengan melihat orang-orang yang berada pada bagian paling bawah pada corong, maka Anda akan melihat orang-orang itulah yang berpotensi tinggi untuk menjadi konsumen dari produk Anda ini. Saat Anda sudah bisa menyaring orang mana saja yang berpotensi menjadi konsumen, Anda bisa segera memfokuskan komunikasi terhadap orang-orang tersebut dengan tepat.

funneling marketing

Mulai sekarang Anda coba pelajari platform apa saja yang biasa digunakan dalam digital marketing, melakukan persiapan strategi funneling, apa tujuan funneling yang diinginkan, dan bagaimana cara mengukurnya nanti, serta bagaimana memperhitungkan skema harga sistem pemasaran dengan tepat. Saat ini, Anda tidak perlu bingung untuk memperbanyak prospek yang sesuai target, membangun hubungan yang lebih baik dengan klien, dan mengoptimalkan upaya pemasaran Anda hanya dengan menggunakan Sistem Marketing Automation No.1 di Indonesia.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA