Bagaimana Software ERP Dapat Membantu Meningkatkan Industri Perdagangan?

Hashmicro
How does ERP guide the Trading Industry to Success

Kali ini HashMicro akan memberi tahu Anda mengenai bagaimana software ERP dapat membantu meningkatkan industry perdagangan. Industri perdagangan (trading) terdiri dari pengelolaan grosir, pergudangan, dan ritel yang juga mencakup pengelolaan inventori. Mengelola stok merupakan aspek yang sangat penting dalam perdagangan. Stok merupakan barang-barang yang akan diperdagangkan dan oleh sebab itu, persyaratan pertama bagi seorang pedangan adalah memisahkan stok barang antara yang paling laku dan stok barang paling yang jarang diminati.

Bila berbicara mengenai barang yang tidak tahan lama seperti makanan dan bunga, maka sangatlah penting bagi pedagang untuk menjaga stoknya agar selalu segar sehingga tidak mudah basi. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memiliki sistem manajemen inventaris ritel yang kompeten, terutama untuk barang-barang yang mudah rusak. Tanpa sistem manajemen persediaan yang andal, menjaga stok barang yang mudah rusak akan menjadi sangat sulit dan bisa mengakibatkan kerugian yang sangat besar, apalagi untuk industri grosir atau ritel yang menangani barang-barang yang mudah rusak (atau tidak mudah rusak) yang seluruh stoknya dapat tersebar di beberapa lokasi toko, gudang atau mungkin dalam perjalanan.

Tanpa adanya software manajemen inventori yang kuat, manajer toko tidak akan dapat menemukan item yang diperlukan dengan mudah. Hal ini tentunya dapat mengganggu hubungan bisnis dengan pelanggan. Jika ini terus dibiarkan, cepat atau lambat perusahaan ritel atau grosir yang telah dibangun akan kehilangan banyak kesempatan  bisnis.

Manajemen Inventori – Kunci kesuksesan manajemen grosir dan ritel

Bagaimana Software ERP Dapat Membantu Meningkatkan Industri Perdagangan?
Sumber: www.massoft.org

Pebisnis grosir dan ritel besar membutuhkan perangkat lunak inventori multi-warehouse yang kuat untuk mengelola jumlah persediaan mereka yang besar dan tersebar di beberapa gudang dan lokasi. Lokasi ini bisa saja berada di negara (atau bahkan benua) yang sama atau berbeda. Software ini bisa menjadi solusi bagi e-Commerce yang memiliki pelanggan dari seluruh dunia, karena mereka perlu memelihara gudang mereka yang tersebar di beberapa lokasi di seluruh dunia.

Sistem manajemen inventori akan memastikan bahwa pelanggan hanya akan mendapatkan apa yang tersedia di gudang mereka. Item yang out of stock ditandai dan ditampilkan hanya jika pelanggan secara khusus menanyakan ketersediaannya. Dalam kasus tersebut, bahkan jika pelanggan memesan atau mengajukan barang yang tidak tersedia di gudang terdekat namun tersedia  di gudang lainnya, maka pesanan masih tetap mungkin untuk dilakukan. Layanan Cloud dan ketersediaan data real-time dalam sistem perangkat lunak inventori yang kompeten adalah satu-satunya cara untuk mengatasi isu-isu yang biasa terjadi dalam industri perdagangan. Sistem manajemen inventori yang kompeten yang terintegrasi dengan modul pembelian, akuntansi, dan penjualan dapat memastikan  bahwa tingkat persediaan selalu terisi ulang secara otomatis dan produk yang memiliki permintaan tinggi akan selalu tersedia.

Fitur-Fitur  Sistem Inventori yang Sempurna untuk Industri Perdagangan

Industri perdagangan tidak dapat mengambil risiko dalam soal menjaga persediaan untuk bisnis grosir dan ritel. Fitur-fitur berikut ini sangat dibutuhkan oleh sistem manajemen inventaris yang kuat dalam industri perdagangan:

  1. Manajemen Stok

Fitur ini pada dasarnya memudahkan untuk memeriksa  stok yang ada saat ini di berbagai lokasi dan ketika dalam perjalanan. Nilai dan kuantitas saham dijaga dalam sistem dan verifikasi fisik secara berkala dilakukan untuk memeriksa pencurian, kerusakan, atau pemborosan. Fitur ini dapat memberi tahu tingkat persediaan secara real-time dari semua barang yang diperdagangkan oleh perusahaan dan mengingatkan manajemen saat stok produk yang paling laku hampir abis atau membutuhkan pengisian ulang.

  1. Manajemen Supplier

Fitur ini menyimpan catatan supplier termasuk jenis persediaan yang mereka suplai, batas kredit yang diizinkan, dan durasi yang dibutuhkan untuk mengisi kembali persediaan. Setiap kali diperlukan penambahan stok, sistem secara otomatis menyiapkan purchase order untuk dikirim ke supplier yang sesuai setelah mempertimbangkan tingkat kredit dan durasi untuk penambahan stok. Sistem akan memberi tanda pada manajer pembelian saat batas waktu pembayaran hampir berakhir.

  1. Manajemen pelanggan

Fitur ini melacak pelanggan, frekuensi pesanan mereka, barang yang sering dipesan, memberikan batas kredit, membuat catatan kredit, dan masih banyak lagi. Manajemen pelanggan sangat penting dalam sistem inventori ritel, karena pengecer menangani lebih banyak pelanggan secara langsung daripada pedagang grosir. Pedagang grosir juga menganggap manajemen pelanggan penting karena pelanggan mereka berurusan dengan jumlah stok yang besar.

  1. Manajemen Permintaan / Manajemen Pesanan

Fitur ini menerima pertanyaan dari pelanggan dalam bisnis grosir maupun ritel dan memeriksa ketersediaan stok yang sesuai di sistem. Sistem akan mengingatkan supervisor atau manajer penjualan mengenai permintaan dan memberikan informasi tentang tingkat persediaan saat ini dan di mana persediaan tersebut tersedia.

  1. Penambahan Stok Otomatis

Fitur ini membutuhkan nilai stok optimal yang akan ditetapkan dalam sistem inventori. Validasi bisnis yang diperlukan juga harus ditetapkan berdasarkan sistem yang melacak stok yang paling laku dan mengotomatisaskan penambahan stok tersebut berdasarkan nilai yang ditetapkan oleh manajemen. Kapan pun jumlah item semakin berkurang, sistem akan memperingatkan manajer pembelian untuk mengisi kembali persediaan atau mengirim purchase order secara otomatis ke supplier.

  1. Penganggaran Kebutuhan Stok

Fitur ini memperkirakan kebutuhan stok untuk bulan atau tahun yang akan datang berdasarkan data penjualan dan pembelian terakhir dan terkini. Penganggaran atau prediksi stok sangat penting dalam bisnis grosir, karena setiap pesanan akan menangani jumlah persediaan yang besar. Sistem inventori grosir melacak stok yang dibeli dari masing-masing supplier, termasuk waktu yang dibutuhkan untuk pengisian ulang dan frekuensi pemesanan ulang. Dengan menggunakan data ini, sistem memperkirakan pola pembelian yang akan diikuti untuk menjaga tingkat persediaan optimal. Ini adalah fitur penting yang dapat selalu mempengaruhi keputusan manajemen dan mendukung bisnis ritel dan grosir.

Selain fitur-fitur di atas, integrasi real-time dengan modul akuntansi, pergudangan, dan penjualan juga sama pentingnya untuk menjaga agar sistem tetap berjalan tanpa kekurangan. Dengan sistem yang terintegrasi, manajemen bisa mendapatkan laporan mengenai biaya pembelian, biaya penjualan, tingkat persediaan saat ini dan tingkat persediaan optimal yang dibutuhkan untuk mempertahankan konsistensi perdagangan dan juga untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

Leave a Comment

Your email address will not be published.