01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaIndustryHash Construction Suite5 Strategi Asset Management bagi Industri Konstruksi

5 Strategi Asset Management bagi Industri Konstruksi

Saat ini banyak perusahaan maju yang sedang gencar menerapkan prinsip Asset management dalam implementasi manajemen perusahaannya. Asset management merupakan aspek krusial dalam bisnis konstruksi, karena bisnis ini melibatkan berbagai aset seperti truk, peralatan berat, mesin, dan lainnya untuk membangun infrastruktur atau gedung. Penanganan aset yang buruk dapat menyebabkan kerugian yang besar bagi bisnis pada manajemen proyek konstruksi, sehingga diperlukan metode-metode khusus untuk menjadikannya optimal.

Meski demikian, masih banyak perusahaan yang belum mampu mengimplementasikan strategi manajemen aset ini secara optimal dalam lingkup manajemennya. Padahal metode pengelolaan aset perusahaan sangat penting, hal ini karena perusahaan memiliki sumber daya yang terbatas. Maka dari itu, peran software asset management terlengkap dari HashMicro penting guna mengoptimalkan kegunaan aset perusahaan agar terpakai dengan baik sesuai kemampuannya. Berikut ini adalah lima strategi manajemen aset yang dapat Anda implementasikan pada bisnis konstruksi Anda.

Tujuan Asset Management

Secara umum, tujuan dari menerapkan asset management yang beberapa ahli kemukakan antara lain sebagai berikut:

  • Berguna dalam memastikan status kepemilikan suatu aset di perusahaan.
  • Memudahkan inventarisasi kekayaan dan masa pakai aset.
  • Fungsi kontrol untuk menjaga agar nilai aset tetap tinggi dan memiliki usia hidup yang panjang.
  • Meminimalisasi biaya, selama umur suatu aset masih berlaku.
  • Sarana untuk memastikan suatu aset dapat menghasilkan keuntungan yang maksimum.
  • Memandu agar penggunaan dan pemanfaatan aset berjalan secara optimal.
  • Untuk keperluan pengamanan aset.
  • Sebagai acuan untuk menyusun neraca dalam sistem akuntansi bagi tim inventarisasi.

Baca juga: Apa Itu Aplikasi Manajemen Aset dan Manfaatnya Untuk Perusahaan

1. Pilih Tim Aset Manajemen yang Andal & Profesional

Sebagai pengusaha konstruksi, tentu sangat sulit bagi Anda untuk memonitor dan mengelola setiap aspek bisnis Anda seorang diri. Anda tentunya memerlukan bantuan tim di setiap departemen, terutama departemen aset yang memerlukan penanganan khusus. Jadi, Anda perlu mencari orang-orang yang andal dan profesional yang sangat paham mengenai pengelolaan aset.

Perusahaan kontruksi berskala besar biasanya memerlukan tim aset manajemen untuk mengelola mesin, peralatan, dan kendaraan untuk operasional proyek yang dikerjakan. Baik bisnis yang beskala besar maupun pengerjaan proyek infrastruktur, pemilihan tim aset manajemen yang andal dan profesional dapat meningkatkan produktivitas pekerjaan. Pastikan bahwa karyawan Anda familiar dengan sistem manajemen aset yang perusahaan Anda gunakan.

2. Ketahui Masa Hidup Setiap Aset Anda

Dengan memahami masa hidup aset Anda dengan baik, maka Anda akan dapat memperkirakan kapan Anda harus mengganti aset lama Anda dengan yang baru. Anda tidak perlu menunggu hingga mesin, peralatan, atau kendaraan Anda rusak, karena Anda dapat mengetahui sampai mana masa penggunaanya.

Mengetahui masa hidup aset juga dapat membantu Anda melakukan pembelian dengan lebih bijak. Misalnya, ketika Anda akan membeli peralatan berat, maka Anda dapat memilih peralatan berat yang lebih awet supaya penggunaannya dapat lebih lama.

Penting juga untuk menghitung depresiasi atau penyusutan aset Anda secara berkala. Ketahui nilai aset tetap Anda secara pasti agar Anda dapat memahami nilai total keseluruhan bisnis Anda, membayar pajak dengan tepat, dan menghindari penggunaan aset terlalu lama.

3. Ketahui Profitabilitas dari Setiap Aset Anda

Anda juga perlu mengetahui tingkat profitabilitas yang Anda hasilkan dari penggunaan aset Anda. Ini akan membantu Anda mengetahui aset mana yang menghasilkan laba dan aset mana yang justru tidak terlalu menguntungkan bagi bisnis Anda.

Misalnya, Anda ternyata mengeluarkan modal dan biaya perawatan yang besar untuk sebuah truk, akan tetapi truk tersebut tidak beroperasi dengan baik. Ini artinya truk Anda tidak memberikan profitabilitas bagi bisnis Anda, sehingga Anda mungkin dapat menjualnya dan menggantinya dengan truk yang dapat bekerja dengan lebih baik. Profitabilitas dapat dengan mudah diukur dengan menggunakan asset management software.

Baca juga : 5 Manfaat Penggunaan Drone untuk Konstruksi

4. Evaluasi Kondisi Aset Anda Tiga Bulan Sekali

Pastikan tim manajemen aset Anda melakukan evaluasi kondisi aset setidaknya setiap tiga bulan sekali. Ini akan membantu tim Anda mengidentifikasi isu-isu yang ada pada aset Anda lebih dini dan menghindari berbagai kerusakan dengan melakukan pemeliharaan berkala.

Dengan asset management software, pengecekan, perawatan, dan perbaikan dapat dijadwalkan secara otomatis sehingga berbagai masalah dapat terdeteksi dan kerusakan dapat dicegah lebih awal. Ini tentunya akan membantu memperpanjang masa hidup aset Anda.

Baca juga: Aktiva Tetap: Definisi & Cara Menghitung Penyusutannya

5. Gunakan Asset Management Software yang Tepat

Hampir setiap perusahaan konstruksi sukses saat ini telah menggunakan software untuk mengelola aset mereka. Akan tetapi, memilih asset management software secara asal-asalan tanpa menganalisis kebutuhan bisnis Anda adalah tindakan yang gegabah. Jadi, pastikan bahwa Anda benar-benar memahami apa yang bisnis Anda butuhkan terlebih dahulu.

Anda dapat menggunakan software asset management terbaik dari HashMicro. Software ini akan mempermudah Anda dalam manajemen asset secara menyeluruh termasuk kalkulasi ROI, manajemen perawatan, dan penurunan nilai aset.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Kesimpulan

Setelah merangkum kebutuhan bisnis Anda, pastikan bahwa sistem manajemen aset yang Anda pilih dapat memenuhi kebutuhan unik Anda tersebut. Asset Management Software merupakan perangkat lunak yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap bisnis, termasuk bisnis konstruksi. Sistem ini membantu mengotomatiskan penghitungan depresiasi, analisis profitabilitas, dan penjadwalan pengecekan, perawatan, dan perbaikan aset. Aset konstruksi

Dengan Asset Management Software HashMicro, Anda bahkan dapat mencatat penggunaan bahan bakar dan jarak tempuh kendaraan perusahaan Anda. Ini akan memudahkan Anda memahami kondisi kendaraan sekaligus mengetahui rasio profitabilitasnya. Sistem ini juga dapat diintegrasikan dengan sistem akuntansi untuk pembukuan yang lebih akurat.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Jonathan Kurniawan
Jonathan Kurniawanhttps://www.hashmicro.com
Seorang penulis konten yang memiliki passion yang dalam dalam menulis dan teknologi. Berkomitmen untuk menulis konten yang informatif, menarik, dan bermakna bagi pembaca, Jonathan terus menciptakan konten yang membuat pembaca merasa terhubung dan terinspirasi.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
Dapatkan Demo Gratis!