Cara Tepat Menentukan Besaran Gaji Pegawai

Dias Marendra
gaji pegawai

Gaji pegawai adalah sebuah hak yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada para pegawainya. Namun seperti yang kita tahu, jumlah gaji yang diberikan kepada pegawai memiliki perbedaan antara satu daerah dengan yang lainnya. Bahkan untuk jenis pekerjaan yang sama, jumlah gaji pegawai bisa berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Bukan tanpa alasan, perbedaan besaran gaji pegawai ini ditentukan berdasarkan sejumlah pertimbangan dari pihak Human Resources Department (HRD) perusahaan tempat ia bekerja. Sebagai HRD, anda dituntut untuk mengetahui hal ini sebelum menentukan gaji yang ingin diberikan untuk pegawai anda. Jika anda masih belum yakin dalam menentukan jumlah gaji pegawai, baca terus artikel ini untuk mengetahui caranya.

Lakukan riset

Cara paling mudah untuk menentukan besaran gaji untuk karyawan adalah dengan cari tahu besar gaji yang diberikan untuk posisi tersebut di perusahaan lain. Pastikan perusahaan yang jadi acuan anda lokasinya tidak terlalu jauh dari lokasi perusahaan anda.

Contohnya, jangan bandingkan posisi marketing di perusahaan yang terletak di Bandar Lampung dengan yang berada di Jakarta. Alasannya yakni UMR. Anda tentunya tak menginginkan memberikan gaji yang terlalu tinggi atau terlalu rendah karena tidak sesuai dengan UMR daerah anda bukan?

Alasan lainnya yakni kompetisi. Memberikan gaji yang terlalu rendah bisa mengakibatkan pegawai anda pindah ke perusahaan kompetitor yang mungkin saja mampu memberikan gaji yang lebih tinggi.

Jangan halangi pegawai melakukan negosiasi

Pada saat wawancara kerja, negosiasi gaji adalah hal yang lumrah dilakukan oleh tim HRD dan pegawai yang diwawancara. Namun, bisa dibilang sedikit sekali perusahaan yang mengijinkan pegawai untuk negosiasi gaji, padahal sudah bekerja selama bertahun-tahun.

Jangan tutup kesempatan pegawai setia anda untuk menegosiasikan gajinya. Hal ini terbukti bisa meningkatkan semangat kerja pegawai anda dan membuatnya merasa dihargai bekerja di perusahaan anda.

Tak terbatas sampai di situ saja, keterbukaan anda kepada pegawai mengenai hal ini bisa dijadikan bahan evaluasi karyawan tersebut. Adanya negosiasi gaji yang dilakukan karyawan anda membuka peluang untuk menilai baik atau buruknya kinerja pegawai tersebut.

Sesuaikan standar hidup

Seperti yang sudah kami bahas sedikit di atas, jangan sampai anda memberikan gaji yang terlalu tinggi atau terlalu rendah karena tak meriset besaran UMR di lokasi perusahaan anda berada. Hal ini akan memengaruhi kesesuaian standar hidup pegawai yang bekerja di perusahaan anda.

UMR yang terlalu kecil akan membuat posisi yang anda tawarkan tak akan menarik di kalangan pencari kerja, terlalu besar sudah pasti akan merugikan anda. Sesuaikan komponen gaji dengan biaya hidup standar di daerah anda, maka anda akan menjamin kesejahteraan pegawai anda.

Kesejahteraan tak hanya membuat pegawai merasa nyaman bekerja di perusahaan anda, namun akan turut meningkatkan produktifitas karyawan tersebut. Pada akhirnya, perusahaan andalah yang akan merasakan dampaknya.

Sesuaikan kemampuan perusahaan

Memiliki pegawai yang mampu melakukan multitasking adalah sebuah kelebihan tersendiri. Masalahnya, pegawai seperti ini kerap meminta gaji di atas rata-rata. Inilah pentingnya anda menyelaraskan kemampuan perusahaan anda dengan skill yang dimiliki pegawai tersebut.

Untuk mengatasi hal ini, anda bisa menetapkan batas atas dan batas bawah dari gaji yang diinginkan sang pegawai. Anda bisa menggunakan batasan ini sebagai patokan saat melakukan rekrutmen.

Meski anda menemukan pegawai multitalenta namun gaji yang diminta melampaui batas atas, jangan paksakan untuk merekrutnya. Begitu pula sebaliknya. Jangan beri pegawai gaji di bawah batas yang sudah anda tentukan sebelumnya.

Pantau kontribusinya

Kontribusi sebuah pegawai terhadap perusahaan akan sangat menentukan seberapa besar gaji yang diterima pegawai tersebut. Bisa jadi posisinya di perusahaan tidak secara langsung mendatangkan keuntungan buat perusahaan, namun punya andil besar dalam meningkatkan produktivitas pegawai lainnya. Hal ini sudah pasti harus jadi pertimbangan anda dalam menentukan gajinya.

Melihat kontribusi para pegawai di masa percobaan juga penting untuk dilakukan. Jika selama masa percobaan pegawai tersebut mengerjakan semua tugas dan tanggung jawabnya, atau memiliki kinerja di atas rata-rata, anda bisa pertimbangkan untuk menaikkan gajinya setelah ia lulus masa percobaan.

Kesimpulan

5 cara di atas hanyalah sebagian kecil dari banyak aspek lainnya yang harus diperhatikan dari perhitunganĀ upah pegawai. Namun, kelima cara di atas adalah hal-hal yang paling umum dilakukan oleh para staf HRD di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Untuk bacaan serta tips dan trik lainnya seputar upah dan gaji karyawan, anda bisa klik link berikut ini.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles