Apa Itu PPIC (Production Planning & Inventory Control)?

Kanya Anindita
Apa Itu PPIC? | Definisi & Manfaatnya

PPIC merupakan singkatan dari Production Planning and Inventory Control. Bila Anda bekerja dalam bidang manufaktur, Anda tentu sudah sangat familiar dengan istilah ini, sebab istilah ini sangat erat kaitannya dengan proses produksi. Dalam artikel ini, HashMicro mengajak Anda untuk memahami apa itu PPIC, apa saja manfaatnya, dan juga tips mengoptimalkannya.

Pengertian PPIC

PPIC adalah praktek mempersiapkan proses manufaktur dan mengontrol stok persediaan bahan baku yang akan diproduksi menjadi barang jadi. PPIC juga merupakan departemen atau divisi dalam perusahaan manufaktur yang bertugas merencanakan dan mengendalikan rangkaian proses produksi agar berjalan sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan.

ppic

Departemen PPIC harus bekerja secara berdampingan dengan beberapa departemen seperti penjualan, pembelian (procurement), dan keuangan. Tugas dari seorang manajer PPIC meliputi:

  1. Membuat jadwal induk produksi dan pesanan pabrikan serta memperkirakan kebutuhan inventaris
  2. Meninjau prakiraan penjualan, permintaan pelanggan, dan menjadwalkan batch produksi berdasarkan tingkat inventaris dan waktu produksi
  3. Menyusun rencana pengadaan barang berdasarkan demand forecasting yang sebelumnya telah dilakukan
  4. Memonitor persediaan selama proses produksi, stok barang  yang disimpan di gudang, serta stok barang yang masuk dan keluar
  5. Membuat jadwal proses produksi sesuai dengan waktu, routing, dan jumlah yang direncanakan, demi mempercepat waktu pengiriman produk ke konsumen
  6. Memastikan optimasi penggunaan mesin sehingga tidak ada mesin produksi yang rusak atau malah jarang digunakan
  7. Membantu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan proses produksi melalui komunikasi dengan bagian marketing
  8. Menganalisis kapasitas dan kebutuhan sumber daya serta mengoordinasikan penyesuaian yang diperlukan
  9. Bertanggung jawab memastikan tingkat persediaan bahan baku  dan persediaan barang jadi yang memadai
  10. Menyediakan data inventaris yang akurat terutama kepada departemen keuangan

Manfaat PPIC

PPIC sangat penting bagi kelancaran proses produksi, sebab tanpa perencanaan dan pengendalian yang layak, pengiriman produk ke konsumen dapat tertunda dan ini dapat menyebabkan ketidakpuasan pelanggan.

Robust Inventory Management Software for Manufacturers
Gain real-time operational visibility & improve your production planning!

Beberapa manfaat PPIC antara lain:

  1. Tingkat stok bahan baku yang diperlukan akan selalu memadai, tidak berlebihan dan tidak kurang
  2. Proses produksi berjalan sesuai jadwal dan permintaan konsumen dapat terpenuhi tepat waktu
  3. Mesin dan peralatan produksi dapat digunakan secara optimal
  4. Memudahkan pekerjaan departemen penjualan (atau pemasaran), procurement, dan keuangan melalui perencanaan produksi yang sistematis, tingkat persediaan yang sesuai permintaan, dan laporan inventaris yang akurat
  5. Mengoptimalkan manajemen persediaan serta mencegah dan mengurangi pemborosan akibat pembelian inventaris yang berlebihan

Meningkatkan PPIC dengan Sistem ERP

Di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat saat ini, sulit bagi pemilik perusahaan manufaktur untuk mengoptimalkan PPIC jika mereka masih mengelola bisnisnya secara manual. Human error dapat menyebabkan data menjadi tidak akurat dan proses yang lambat dapat menyebabkan ketidaklancaran dalam proses produksi.

Untungnya, saat ini produsen tidak perlu lagi menjalankan PPIC secara manual, karena mereka dapat melakukannya secara otomatis dengan bantuan sistem ERP. Dengan sistem ERP, produsen dapat mengelola berbagai proses dengan lebih cepat dan akurat. Seluruh proses diintegrasikan ke dalam sebuah sistem terpusat, sehingga produsen tidak perlu lagi menggunakan sistem yang berbeda untuk setiap proses.

Baca juga: Mengenal Sistem Manajemen Inventory & Manfaatnya bagi Bisnis Anda

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang ditawarkan oleh sistem ERP untuk PPIC yang lebih optimal:

  1. Penjadwalan produksi dapat dilakukan secara  otomatis
  2. Persiapan BoM (Bill of Materials) dan routing yang lebih efisien
  3. Peringatan dini terhadap tingkat persediaan stok yang rendah
  4. Penjadwalan pemeliharaan peralatan dan mesin secara otomatis
  5. Pemesanan barang ke pemasok secara otomatis
  6. Kemudahan dalam memonitor persediaan bahan baku, WIP (Work In Process), dan barang jadi
  7. Data inventaris yang akurat serta kemudahan dalam melakukan prediksi permintaan dan kebutuhan inventaris
  8. Kemudahan dalam menganalisis laporan terkait persediaan, proses produksi, dan biaya

Sistem ERP Manufaktur EQUIP dari HashMicro terdiri dari modul-modul yang mencakup seluruh proses dalam bisnis manufaktur, mulai dari manajemen SDM, manajemen pelanggan, manajemen produksi, manajemen inventaris, manajemen aset, hingga manajemen keuangan. Ini artinya, sistem ERP berbasis awan kami tidak hanya mampu mengoptimalkan perencanaan produksi dan manajemen inventaris, tetapi juga seluruh proses bisnis manufaktur Anda.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles