7 Tips Memulai Bisnis Franchise yang Sukses

Kanya Anindita
7 Tips Memulai Bisnis Franchise yang Sukses

Apa Itu Bisnis Franchise?

Dalam bisnis franchise, suatu bisnis (disebut sebagai franchisee atau penerima waralaba) membayar bisnis lain (disebut sebagai franchisor atau pemilik waralaba) untuk menggunakan model bisnis dan merek dagang pemilik waralaba. Pada umumnya, pemilik waralaba menawarkan berbagai macam bantuan kepada penerima waralaba seperti pelatihan, layanan dukungan, dan periklanan.

Menjadi penerima waralaba, memungkinkan Anda bekerja untuk diri sendiri, tetapi tidak sendirian. Anda adalah bos dalam sebuah bisnis franchise, tetapi pemilik waralaba biasanya memberi template yang bisa Anda ikuti. Template ini akan membantu menyederhanakan proses memulai dan mengembangkan bisnis Anda.

Jenis-Jenis Bisnis Franchise

Ketika Anda membayangkan bisnis franchise, Anda mungkin berpikir tentang industri makanan dan minuman, seperti McDonald’s atau Burger King. Padahal, ada banyak bisnis waralaba di hampir setiap industri, misalnya:

  • Penyedia layanan bisnis: Snapy, JNE Express
  • Agen Perjalanan: Panorama World 
  • Toserba: Indomaret, Alfamart, Circle K
  • Pendidikan: ILP
  • Kesehatan dan kebugaran: ReFIT Indonesia
  • Hiburan: Happy Puppy
  • Real Estate: Century 21
  • Retailer spesifik: Ace Hardware

Bisnis waralaba dibedakan tidak hanya berdasarkan industri, tetapi juga framework yang mereka sediakan untuk bisnis baru. Masing-masing menawarkan pandangan unik tentang cara memulai dan membangun bisnis yang sukses. Jadi, Anda memiliki opsi saat memutuskan memulai bisnis franchise.

Dengan latar belakang ini, mari kita mulai mempelajari cara membuka bisnis waralaba yang sukses. 

Tips Sukses Memulai Bisnis Franchise

1. Pertimbangkan Starter Kit Bisnis Waralaba

Ketika memulai bisnis waralaba untuk pertama kali, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan, seperti:

Rekam jejak waralaba

Pastikan Anda memilih model bisnis waralaba yang rekam jejaknya sudah terbukti. Mencoba bisnis waralaba baru juga boleh, namun ada lebih banyak tantangan yang harus Anda hadapi.

Stabilitas keuangan

Sebelum memutuskan untuk terjun ke bisnis waralaba, pastikan keuangan Anda cukup stabil. Modal yang diperlukan di awal bisa sangat banyak, tergantung pada jenis bisnis yang Anda pilih. 

Aspek-aspek penunjang bisnis

Jangan lupa mempersiapkan aspek-aspek yang menunjang bisnis waralaba Anda, mulai dari pelatihan, hingga software manajemen bisnis.

2. Pilih Franchise yang Sesuai Tujuan Bisnis Anda

Memilih jenis franchise yang tidak sesuai passion, tujuan, dan kemampuan Anda akan sangat menyusahkan Anda. Jadi, sebelum mengambil keputusan, kenali beberapa hal ini pada diri Anda terlebih dahulu:

  • Kekuatan dan kelemahan Anda sebagai pengusaha
  • Alasan mengapa Anda memilih jenis bisnis yang akan Anda tekuni
  • Tujuan bisnis Anda dan ekspektasi Anda dari bisnis waralaba Anda
Baca juga artikel terkait: 7 Kiat Sukses Memulai Bisnis Kuliner

3. Riset Kondisi Pasar

Selanjutnya, pahami kondisi pasar di area Anda. Anda mungkin sudah mengetahui jenis bisnis apa yang bisa sukses di area tersebut. Namun, hasil riset yang baik akan membantu melengkapi naluri kewirausahaan Anda.

4. Pahami Risiko yang Akan Anda Hadapi

Memilih bisnis waralaba tidak menjauhkan Anda dari risiko atau potensi kerugian. Meskipun tidak ada cara mitigasi risiko yang bisa menjamin bisnis Anda, Anda perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang terjadi untuk menghindari kerugian. Penting untuk memikirkan baik-baik mengenai kewajiban yang harus dipenuhi, peluang yang bisa didapatkan, dan bagaimana Anda akan menangani krisis.

5. Perbanyak koneksi untuk memudahkan peluang investasi

Pemilik waralaba biasanya selalu membantu penerima waralabanya dengan senang hati. Akan tetap, bergantung pada mereka saja tidak cukup. Sebagai penerima waralaba, Anda perlu memperluas jaringan bisnis Anda untuk mendapatkan bantuan dana dari investor. Luangkan waktu Anda untuk menghadiri berbagai event bisnis atau mengadakan seminar bisnis supaya Anda dapat menemukan calon investor dengan lebih mudah. 

6. Gunakan teknologi untuk mengintegrasikan proses bisnis

Pemilik waralaba akan sangat mungkin menyarankan Anda untuk menggunakan teknologi yang dapat mengintegrasikan berbagai proses bisnis seperti keuangan, pembelian, inventaris, penjualan, dan rantai pasokan. Teknologi tersebut dikenal sebagai sistem ERP. Sistem ini juga diperlukan agar pemilik dan penerima waralaba dapat sama-sama memantau seluruh operasi bisnisnya secara real time dari satu platform.

7. Perhatikan Persyaratan Kepatuhan Bisnis

Persyaratan bisnis yang harus Anda patuhi biasanya mencakup izin usaha umum, pendaftaran pajak, izin kesehatan, dan izin kerja. Ketidakpatuhan terhadap persyaratan ini dapat mengakibatkan denda atau penghentian usaha. 

Dengan mengikuti beberapa tips di atas secara tekun, Anda akan menemukan lebih banyak kemudahan dalam memulai bisnis franchise Anda.

 

Referensi:

How to Start a Franchise in 10 Steps

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles