BerandaIndustryManufacturingManufaktur dan Produksi: Pengertian, Persamaan dan Perbedaannya

Manufaktur dan Produksi: Pengertian, Persamaan dan Perbedaannya

Manufaktur dan produksi merupakan kedua istilah yang merujuk pada proses produksi produk yang berkaitan dengan usaha bisnis. Umumnya penggunaan kedua istilah ini sering kali bersamaan atau bergantian. Sehingga cukup banyak individu yang menganggap bahwa tidak terdapat perbedaan antar keduanya. Padahal proses manufaktur dengan proses produksi merupakan dua hal yang berbeda. Untuk mengetahui lebih jelas tentang istilah manufaktur dan produksi. Berikut ini terdapat penjelasan mengenai pengertian, persamaan dan perbedaan manufaktur dan produksi. 

Pengertian Manufaktur

Manufaktur terbentuk dari dua kata yang berasal dari bahasa Latin yaitu manus (tangan) dan factus (membuat). Oleh sebab itu, penggabungan keduanya memiliki arti dibuat dengan tangan. Maksud dari arti kata tersebut yaitu dahulu sebelum revolusi industri proses manufaktur hanya menggunakan alat-alat sederhana yang pengendaliannya dengan menggunakan tangan. Namun, selepas revolusi industri yang terjadi pada abad ke-18 proses manufaktur bergeser menggunakan tenaga mesin yang bisa memberikan tingkat produksi lebih tinggi dan hasil produk yang lebih baik. Revolusi industri juga menjadi awal dari era baru manufaktur.

Menurut KBBI, manufaktur adalah suatu proses mengubah bahan mentah menjadi barang jadi untuk dapat konsumen atau manusia manfaatkan. Industri manufaktur melakukan pengelolaan barang mentah menjadi barang jadi dengan tujuan agar suatu barang tersebut memiliki nilai jual dan nilai tambah yang nantinya dapat konsumen beli untuk memenuhi kebutuhannya. Istilah manufakturing mengacu pada produksi skala besar dalam mengubah barang baku atau mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi. Pada era saat ini, proses manufaktur telah menggunakan peralatan dan mesin yang canggih dalam mengolah bahan baku, suku cadang, dan komponen lain untuk diproduksi menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual. 

Di Indonesia, istilah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur lebih populer dengan sebutan pabrik. Yang mana, di tempat tersebut seluruh barang mentah akan melewati proses pengelolaan menggunakan  mesin, robot, komputer, dan tenaga manusia untuk menghasilkan barang atau jasa dan perakitan, untuk menghasilkan suatu produk. Pabrik merupakan suatu istilah penyebutan untuk proses manufacturing atau pabrikasi. Terdapat wilayah-wilayah khusus di Indonesia yang ditetapkan sebagai wilayah industri, misalnya: Cilegon (Banten), Cikarang (Bekasi), Pulogadung (Jakarta), Sentul (Bogor) dan masih banyak lainnya

Pengertian Produksi

Manufaktur dan produksi

Produksi dalam dunia industri memiliki arti membuat sesuatu yang baru dalam wujud (produk) atau tidak berwujud (jasa). Menurut Wikipedia, produksi adalah suatu kegiatan menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa seperti jasa konseling, jasa les pelajaran, jasa konsultan keuangan, dan sebagainya. Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang. Contoh produksi barang adalah sebagai berikut membangun rumah, membuat sepatu, memasak nasi, dan lain-lainnya.

Dengan demikian, produksi mempunyai dua nilai pokok. Yang pertama untuk menciptakan nilai guna barang atau jasa. Kedua, menambah nilai guna barang atau jasa. Barang atau jasa hasil produksi ada yang penggunaannya secara langsung maupun tidak langsung. Biasanya hasil produksi yang penggunaannya secara tidak langsung akan mengalami proses pengolahan lagi untuk menjadi produk lain yang memiliki nilai lebih tinggi. Pada hakikatnya, produksi adalah proses penciptaan, penambahan nilai guna dari barang atau jasa baik itu penambahan manfaat, bentuk, waktu, tempat atas faktor-faktor produksi sehingga dari produksi tersebut memiliki kemampuan lebih tinggi dalam memenuhi kebutuhan pemakainya.

Persamaan Manufaktur dan Produksi

Manufaktur dan produksi

Sebagaimana pembahasan sebelumnya istilah manufaktur dan produksi penggunaan keduanya sering secara bergantian atau juga banyak yang menganggap bahwa kedua istilah ini menjadi dua hal yang sama dan tidak terdapat hal yang berbeda. Memang, pada dasarnya, kedua proses ini memiliki persamaan yang membuat banyak orang cenderung sulit untuk membedakannya. Salah satu persamaan dari proses manufaktur dan proses produksi adalah kedua proses tersebut penggunaanya untuk melakukan pengolahan pada barang mentah menjadi barang jadi. Setelahnya, barang yang sudah jadi tersebut melewati proses pemasaran untuk mendapatkan keuntungan dari proses transaksi yang akan perusahaan atau tim lakukan. 

Perbedaan Manufaktur dan Produksi

Setelah mengetahui persamaan dari manufaktur dan produksi, berikut ini terdapat beberapa hal yang membedakan manufaktur dan produksi yaitu: 

  1. Proses manufaktur hanya berfokus secara eksklusif pada konversi bahan baku berupa barang berwujud menjadi produk jadi. Sementara proses produksi mencakup konversi pada barang berwujud dan juga tidak berwujud.
  2. Sumber bahan baku atau bahan mentah pada proses manufaktur berasal dari luar perusahaan atau produsen. Sementara pada proses produksi, bahan baku tidak harus dari luar, bahan baku juga bisa saja berasal dari internal perusahaan.
  3. Proses manufaktur dapat menggunakan tenaga kerja, peralatan dan mesin untuk memproduksi. Sementara proses produksi tidak selalu menggunakan mesin.
  4. Keluaran dari hasil manufaktur adalah produk jadi berupa barang. Sementara keluaran dari hasil produksi adalah produk jadi berupa barang atau jasa.
  5. Manufaktur adalah istilah dengan cakupan lebih sempit (khusus) sementara produksi merupakan istilah dengan cakupan lebih luas (umum).

Maka dari itu perbedaan manufaktur dan produksi dapat juga dilihat dari segi penggunaan istilahnya. Bisa dikatakan bahwa semua manufaktur termasuk ke dalam produksi, tetapi tidak semua produksi dapat disebut sebagai manufaktur.

Kesimpulan 

Manufaktur dan produksi merupakan istilah yang sering digunakan pada proses bisnis. Kedua istilah ini sering dipertukarkan penggunaannya. Padahal keduanya memiliki pengertian yang berbeda. Manufaktur merupakan istilah sempit yang sering dipakai pada proses bisnis yang merujuk pada konversi bahan baku berupa barang berwujud menjadi produk jadi. Sedangkan istilah produksi pemakaiannya lebih luas karena bukan hanya merujuk pada konversi bahan baku berupa barang berwujud tetapi juga berupa barang tak berwujud misalnya jasa. 

Tingkatkan efisiensi operasional bisnis manufaktur Anda dengan process manufacturing yang flexible dan cost-efficient dengan manufacturing software terbaik. Dengan software ini Anda dapat mengoptimalisasikan bisnis Anda dengan kinerja yang maksimal, efisien dan efektif. Anda dapat mengendalikan proses produksi dengan aman dan terpantau sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal. 

 

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Sherly Indriani
A Junior Content Writer at Hashmicro. "Read before writing and write for others to read. I did both to improve my knowledge and writing skills related to business ERP and other topics. I hope this article can be useful for readers".

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA