BerandaIndustryLima Strategi dalam Menyusun Rencana Pemasaran

Lima Strategi dalam Menyusun Rencana Pemasaran

Rencana pemasaran adalah strategi promosi dan periklanan bisnis untuk periode mendatang. Salah satu cara untuk menjalankan bisnis adalah dengan mengembangkan rencana pemasaran yang baik dan didukung dengan fakta dan penelitian. Dokumen ini akan menjadi acuan  bagaimana Anda akan menarik pelanggan ke produk atau layanan dan membuat mereka untuk membeli.

Elemen rencana pemasaran

Rencana pemasaran biasanya akan mencakup elemen-elemen berikut: 

Tujuan pemasaran bisnis: Tujuan harus dapat dicapai dan diukur – dua tujuan yang terkait dengan SMART, yang merupakan singkatan dari Specific (Spesifik), Measurable (Terukur), Achievable (Dapat Dicapai), Relevant (Relevan), Time-Bound (Terikat Waktu).

  • Penentuan posisi pemasaran bisnis saat ini: Analisis keadaan organisasi saat ini mengenai posisi pemasarannya
  • Riset pasaran: Riset mendetail tentang tren pasar saat ini, kebutuhan pelanggan, volume penjualan industri, dan arah yang diharapkan
  • Garis besar pasar sasaran bisnis: Demografi pasar sasaran bisnis
  • Aktivitas pemasaran: Daftar tindakan apapun mengenai sasaran pemasaran yang dijadwalkan untuk periode dan garis waktu yang ditunjukkan
  • Key Performance Indicator (KPI) untuk menjadi standar ukuran dalam memperhitungkan keberhasilan
  • Mix marketing: Kombinasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pelanggan untuk membeli produk. Ini harus sesuai untuk organisasi dan sebagian besar akan berpusat pada 4P pemasaran – yaitu, produk, harga, promosi, dan tempat.
  • Persaingan: Identifikasi kompetitor perusahaan serta strategi mereka, bersama dengan cara untuk membuat perusahaan lebih unggul di pasaran
  • Strategi: Pengembangan strategi pemasaran yang akan digunakan, mencakup strategi promosi, periklanan, dan tools lainnya yang dapat digunakan
  • Anggaran pemasaran: Garis besar rinci alokasi sumber daya keuangan organisasi untuk kegiatan pemasaran. Kegiatan perlu dilakukan dalam anggaran pemasaran.
  • Monitor kinerja: Melakukan identifikasi apakah strategi dan tools yang digunakan membuahkan hasil atau perlu direvisi berdasarkan keadaan organisasi, industri, dan lingkungan bisnis secara keseluruhan

Berikut adalah beberapa strategi dalam menentukan strategi pemasaran

1. Analisis situasi pasaran dan kompetitor

Sebelum memulai penyusunan rencana pemasaran, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman terhadap situasi bisnis saat ini. Selain itu, Anda juga harus memiliki pemahaman tentang keadaan pasar serta pesaing.  Pikirkan tentang faktor yang membedakan dan membuat bisnis menjadi unik. 

Memiliki pandangan yang jelas tentang keahlian terbaik, bidang apa yang perlu Anda tingkatkan, menemukan faktor eksternal yang mewakili motivasi bisnis Anda untuk eksis atau, di sisi lain, faktor yang berpotensi menempatkan bisnis Anda di risiko, akan membekali Anda dengan alat yang tepat untuk membangun strategi pemasaran yang terinformasi dengan baik.

Selalu update terkait informasi apa yang terjadi di industri sangat penting dalam membantu Anda mengidentifikasi kesenjangan di pasar, kebutuhan yang tidak terpenuhi, tantangan yang umumnya dihadapi, atau tren dan ide-ide inovatif.

2. Tentukan target

Apakah bisnis Anda telah memiliki gambaran tentang konsumen yang sesuai dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan? Jika belum memiliki lakukan riset pasar untuk menentukannya. Kumpulkan informasi demografis terkait konsumen seperti usia, jenis kelamin, dan pendapatan. Tujuan menentukan hasil terukur yang akan dicapai dalam jangka waktu tertentu dan membantu individu mengevaluasi keberhasilan dan efektivitas strategi pemasaran tertentu. 

Pendekatan yang paling umum adalah dengan menggunakan metrik pemasaran. Misalnya, tujuan pasar Anda dapat mencakup:

  • total pangsa pasar dan segmen
  • jumlah total pelanggan dan tingkat retensi
  • proporsi pasar potensial Anda yang melakukan pembelian (tingkat penetrasi)
  • ukuran rata-rata atau volume pembelian

3. Tetapkan metode pemasaran Anda

Bergantung pada audiens target Anda, Anda harus memilih metode pemasaran terbaik untuk menjelaskan, mengajar, dan mengkomunikasikan pesan merek Anda. Cari tahu di saluran mana audiens umumnya berada (media sosial, blog, situs, forum). Gunakan informasi itu untuk keuntungan Anda untuk menjangkau mereka.

Metode pemasaran Anda dapat diatur oleh profil target pasar, strategi yang berbeda menjangkau audiens yang berbeda. Jangan selalu berasumsi bahwa Anda harus mengeluarkan uang untuk iklan yang mahal. Jika Anda memiliki audiens khusus, misalnya, Anda dapat memanfaatkan strategi pemasaran berbiaya rendah seperti email. Pilihan yang paling mahal biasanya adalah iklan, promosi penjualan, dan kampanye. Pemasaran digital merupakan strategi yang ampuh karena murah dan efektif dalam menjangkau pasar sasaran.

4. Otomatisasi

Sistem Marketing Automation memungkinkan perusahaan untuk merampingkan, mengotomatisasi, dan mengukur tugas-tugas pemasaran dan alur kerjanya sehingga dapat meningkatkan efisiensi operasional dan menumbuhkan pendapatan lebih cepat. Perbanyak prospek yang sesuai target, bangun hubungan yang lebih baik dengan klien, dan optimalkan upaya pemasaran Anda. 

Memanfaatkan fitur Manajemen Mass Mailing membantu Anda untuk melakukan publikasi informasi seputar produk yang Anda jual kepada klien secara langsung dan masif. Selain menghemat tenaga, ini juga akan menghemat waktu produktif Anda dan biaya.

5. Buat anggaran keuangan 

Sebuah rencana pemasaran tanpa keuangan memiliki sedikit pengaruh. Keuangan juga dapat dimasukkan dalam rencana bisnis umum. Sama pentingnya untuk menentukan pada tahap awal area pemasaran mana yang akan Anda fokuskan perhatiannya dan berapa banyak waktu dan anggaran yang akan Anda habiskan untuk periklanan, PR, pemasaran konten, SEO, manajemen komunitas, acara, tergantung pada apa yang paling menarik bagi calon pelanggan.

Mungkin membantu untuk memulai dengan pertanyaan-pertanyaan berikut seperti banyaknya produk yang ditargetkan terjual, biaya untuk memproduksi produk atau memberikan layanan Anda, biaya operasional secara keseluruhan. Mengetahui pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu Anda menentukan proyeksi pendapatan dan pengeluaran.

Kesimpulan

Perencanaan pasar harus disusun dari pertimbangan yang cermat atas tujuan pemasaran dan produk perusahaan sehingga sumber daya yang dialokasikan untuk rencana periklanan dan branding akan menghasilkan return yang optimal. Penting untuk menyusun marketing planning sebelum menjalankan kegiatan pemasaran.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Anatha Ginting
A full-time Content Writer at HashMicro. Strive to develop my writing skill and knowledge in terms of business, technology, and other relevant issues.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

spot_img

Butuh Software untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan mengisi form ini dan dapatkan demo GRATIS!

Novia

Novia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Butuh Bantuan?

Hubungi tim ahli kami untuk konsultasi gratis melalui WhatsApp.
+6287888000015
×
Butuh Bantuan?