Lihat Artikel Lainnya

BerandaProductsInventorySafety Stock: Pengertian Dasar, Manfaat dan Cara Menghitung

Safety Stock: Pengertian Dasar, Manfaat dan Cara Menghitung

Safety stock adalah jumlah stok tambahan yang disimpan oleh perusahaan sebagai cadangan untuk mengantisipasi fluktuasi permintaan atau masalah produksi yang tidak terduga.

Tujuan dari safety stock adalah untuk memastikan ketersediaan produk yang cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan dan mencegah terjadinya kekurangan stok yang dapat menyebabkan kehilangan penjualan atau kehilangan kepercayaan pelanggan. 

Dalam bisnis, penggunaan safety stock dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dengan mengoptimalkan pengelolaan persediaan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk mempertimbangkan penggunaan safety stock dan mengimplementasikannya dengan benar, termasuk dengan menggunakan Hash Inventory Software untuk mengelola persediaan dengan lebih efektif.

DemoGratis

Key Takeaways

  • Tujuan utama penggunaan safety stock adalah memastikan pasokan produk yang memadai untuk memenuhi permintaan pelanggan, mencegah kehabisan stok yang dapat menyebabkan kehilangan penjualan atau merusak kepercayaan pelanggan.
  • Safety stock memungkinkan bisnis merespons lebih baik terhadap fluktuasi permintaan, memfasilitasi jadwal produksi yang lebih lancar, dan membantu mengelola stok dengan lebih akurat.
  • Mengimplementasikan sistem manajemen persediaan dapat mengotomatisasi perhitungan ini, mengoptimalkan proses pemesanan, dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan dalam manajemen persediaan.

Apa itu Safety Stock?

Apa itu Safety Stock?
Pekerja mencatat stok kain di gudang salah satu industri tekstil di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, September 2019. TEMPO/Prima mulia

Safety stock atau persediaan keselamatan adalah salah satu konsep yang penting dalam manajemen persediaan atau inventory management. Oleh karena itu, konsep ini merujuk pada jumlah stok tambahan yang disimpan oleh perusahaan sebagai cadangan untuk mengantisipasi fluktuasi permintaan atau masalah produksi yang tidak terduga. 

Dalam kondisi normal, perusahaan dapat meramalkan jumlah stok yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pelanggan. Selain itu, penggunaan persediaan keselamatan juga dapat membantu perusahaan menghindari biaya tambahan akibat kekurangan stok atau biaya penyimpanan yang tidak perlu akibat penggunaan stok yang berlebihan.

Kekurangan stok dapat menyebabkan perusahaan harus melakukan pembelian darurat dengan biaya yang lebih tinggi daripada pembelian reguler. Sementara itu, penggunaan stok yang berlebihan dapat menyebabkan biaya penyimpanan yang tidak perlu atau bahkan kehilangan nilai stok akibat kerusakan atau kedaluwarsa.

Baca Juga: 12 Rekomendasi Sistem Manajemen Inventory Terbaik di Indonesia

Reorder Point vs Safety Stock

Hubungan antara Reorder Point dan Safety Stock sangat penting dalam konteks manajemen persediaan. Keberadaan Reorder Point menjadi krusial karena melalui titik pemesanan ini, perusahaan dapat menetapkan batas aman untuk Safety Stock.

Persediaan dianggap sebagai salah satu aset yang sangat vital bagi perusahaan, dan pengelolaannya dengan bijak dapat membawa dampak besar pada efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Reorder Point memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa perusahaan selalu memiliki jumlah persediaan yang memadai. Dengan menentukan Reorder Point yang tepat, perusahaan dapat memastikan bahwa persediaannya cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan dengan tepat waktu.

Hal ini tidak hanya membantu dalam menjaga tingkat layanan yang tinggi tetapi juga menghindari kelebihan persediaan yang dapat mengakibatkan biaya tambahan untuk penyimpanan di gudang.

Dengan memahami dan menggunakan Reorder Point secara efektif, perusahaan dapat mengoptimalkan siklus pemesanan mereka, meminimalkan risiko kehabisan stok, dan menjaga keseimbangan yang optimal antara memenuhi permintaan pasar dan menghindari biaya yang tidak perlu terkait dengan penyimpanan barang yang berlebihan.

Manfaat Safety Stock untuk Bisnis

Safety Stock Safety stock atau persediaan keselamatan memiliki manfaat yang signifikan bagi bisnis. Berikut adalah beberapa manfaat dari penggunaan persediaan keselamatan:

Menciptakan keuntungan yang lebih tinggi

Dengan menggunakan safety stock yang tepat, bisnis dapat menghindari kekurangan stok dan memenuhi permintaan pelanggan dengan lebih baik. Sehingga, hal ini dapat membantu bisnis menciptakan keuntungan yang lebih tinggi dengan memaksimalkan penjualan. Selain itu, juga berfungsi untuk menghindari biaya tambahan akibat kekurangan stok atau penggunaan stok yang berlebihan.

Merespons fluktuasi permintaan dengan lebih baik

Safety stock dapat membantu bisnis merespons fluktuasi permintaan dengan lebih baik. Bahkan, dalam situasi di mana permintaan meningkat tiba-tiba, persediaan keselamatan dapat membantu bisnis memenuhi permintaan tambahan tanpa mengganggu persediaan yang sedang diproduksi atau sedang dalam perjalanan.

Mempermudah jadwal produksi

Dengan menggunakan persediaan keselamatan, bisnis dapat mempermudah jadwal produksi dengan mengurangi ketidakpastian dalam jumlah stok yang tersedia. Bisnis dapat mengoptimalkan jadwal produksi mereka dengan lebih baik dan menghindari situasi di mana produksi harus stop karena kekurangan stok.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Merespons perubahan kondisi pasar dengan lebih baik

Safety stock dapat membantu bisnis merespons perubahan kondisi pasar dengan lebih baik. Bahkan, dalam situasi di mana ada perubahan dalam permintaan atau kondisi pasokan, bisnis dapat menggunakan persediaan keselamatan untuk mengatasi situasi ini tanpa harus melakukan perubahan drastis pada produksi atau pasokan.

Mengelola stok dengan lebih tepat

Dengan menggunakan persediaan keselamatan yang tepat, bisnis dapat mengelola stok dengan lebih tepat. Selain itu, bisnis juga dapat mengoptimalkan jumlah stok yang mereka miliki dan meminimalkan biaya penyimpanan yang tidak perlu akibat penggunaan stok yang berlebihan.

Menambahkan fleksibilitas yang lebih tinggi

Persediaan keselamatan dapat menambahkan fleksibilitas yang lebih tinggi bagi bisnis. Maka dari itu, dengan memiliki persediaan keselamatan yang tepat, bisnis dapat merespons situasi yang tidak terduga atau fluktuasi permintaan dengan lebih baik dan menghindari kekurangan stok yang dapat merugikan bisnis.

Meningkatkan jumlah pelanggan bisnis

Dengan menggunakan safety stock yang tepat, bisnis dapat meningkatkan jumlah pelanggan mereka. Bahkan, bisnis dapat memastikan bahwa mereka selalu memiliki stok yang cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan dan menghindari kehilangan penjualan atau kehilangan kepercayaan pelanggan. Sehingga, hal ini dapat membantu bisnis membangun reputasi yang baik dan meningkatkan jumlah pelanggan mereka di masa depan.

6 Cara Menghitung Safety Stock beserta Contohnya

Safety stock atau persediaan keselamatan dapat dihitung dengan berbagai metode. Berikut adalah 6 cara menghitung persediaan keselamatan beserta contohnya:

Rumus dasar safety stock

Menghitung persediaan keselamatan dengan menggunakan rumus dasar. Rumusnya sebagai berikut:

safety stock = (penjualan harian maksimum x waktu tunggu maksimum)(penjualan harian rata-rata x waktu tunggu rata-rata)

Penjelasan variabel rumus:

  • Penjualan harian maksimum: jumlah maksimal barang/unit yang terjual dalam satu hari
  • Waktu tunggu maksimum: waktu paling lama yang dibutuhkan vendor untuk mengirimkan barang
  • Penjualan harian rata-rata: jumlah rata-rata barang/unit yang bisa dijual dalam satu hari
  • Waktu tunggu rata-rata: waktu rata-rata yang dibutuhkan vendor untuk mengirimkan barang

Persediaan cadangan tetap

Metode ini menghitung persediaan cadangan tetap (fixed safety stock) yang ditambahkan pada setiap pemesanan. Rumus perhitungan safety stock tetap adalah sebagai berikut:

Persediaan cadangan tetap = jumlah hari x penjualan harian rata-rata 

Atau ada juga perusahaan yang menghitung persediaan cadangan tetap dengan rumus berikut:

Persediaan cadangan tetap = jumlah hari x penjualan harian maksimum

Rumus ini digunakan berdasarkan asumsi terbaik Anda sebagai pemilik bisnis, dan tidak memperhitungkan waktu tunggu pemasok atau fluktuasi permintaan. Cara ini lazim digunakan di bisnis yang memiliki jumlah permintaan yang konsisten dan tidak memiliki banyak gangguan di rantai pasok mereka.

Rumus safety stock Heizer dan Render

Rumus Heizer dan Render menghitung safety stock dengan mempertimbangkan tingkat layanan dan variabilitas permintaan. Rumusnya:

safety stock = (z-score x standard deviation x square root of lead time) + (average demand x lead time)

Contohnya, sebuah bisnis ingin mencapai tingkat layanan sebesar 98% dengan lead time selama 4 hari. Jika standar deviasi permintaan adalah 10 unit dan rata-rata permintaan adalah 50 unit. Maka, menghitung persediaan keselamatan adalah sebagai berikut: (2,05 x 10 x square root of 4) + (50 x 4) = 98 unit.

Perhitungan berbasis waktu

Metode perhitungan berbasis waktu menghitung safety stock dengan mempertimbangkan fluktuasi permintaan dalam satu periode waktu tertentu.

Contohnya, bisnis XYZ memperkirakan permintaan selama satu minggu adalah 500 unit, dengan fluktuasi permintaan sebesar 30%. Jika lead time adalah 3 hari, maka menghitung persediaan keselamatan dapat adalah sebagai berikut: 500 x 30% x 3 = 450 unit.

Safety stock metode Greasley

Metode Greasley menghitungnya dengan mempertimbangkan risiko kekurangan stok dan tingkat layanan. Rumusnya sebagai berikut:

Safety Stock = skor Z x standar deviasi dalam lead time x permintaan rata-rata

Metode ini menyertakan faktor permintaan rata-rata ke dalam rumus Heizer dan Render di atas.

Economic order quantity (EOQ)

Metode EOQ menghitung persediaan cadangan dengan mempertimbangkan biaya pesanan, biaya penyimpanan, dan tingkat layanan. Rumus EOQ adalah sebagai berikut:

EOQ = akar kuadrat dari (2 x biaya pemesanan per pesanan x tingkat permintaan) / biaya penyimpanan

Kesimpulan 

Bingung harus menggunakan rumus yang mana untuk menghitung persediaan cadangan atau safety stock? Makanya, manfaat software inventory management untuk memudahkan dan mempercepat penghitungan persediaan cadangan Anda!

Seperti misalnya inventory management system dari HashMicro. Dengan software ini, Anda bisa mengotomatiskan perhitungan safety stock, memantau persediaan secara real-time, mengoptimalkan pemesanan, membuat perkiraan permintaan dengan akurat, dan mengurangi risiko kekurangan stok, dan meningkatkan produktivitas.

InventoryManagement

Apakah artikel Ini bermanfaat?
YaTidak

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Mario Halim
Mario Halim
Junior Content Writer at HashMicro

Highlight

Artikel Populer

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
6281222846776
├Ś
Hubungi Tim Sales