BerandaSoftware/BusinessBusiness Plan: Pengertian, Manfaat, dan Cara Membuatnya Sebelum Membangun Usaha

Business Plan: Pengertian, Manfaat, dan Cara Membuatnya Sebelum Membangun Usaha

Business plan merupakan salah satu cara agar bisnis Anda bisa berhasil. Sangat penting bagi Anda untuk mengenal business plan sebelum membangun usaha. Hal ini karena calon wirausahawan disarankan untuk merancang konsep usaha yang akan dibangun terlebih dahulu. Tanpa perencanaan bisnis yang matang, Anda tidak akan tahu arah dan tujuan suatu usaha yang sedang Anda jalani. Suksesnya seorang wirausahawan atau pemilik sebuah usaha bisnis sangat berkaitan dengan ide atau gagasannya yang berhasil.

Tanpa persiapan yang matang hal tersebut mungkin dapat menyebabkan seorang entrepreneur mengalami kegagalan dalam menjalankan bisnisnya. Untuk mengurangi resiko kegagalan tersebut, alangkah baiknya seorang pemilik bisnis menyiapkan sebuah rencana bisnis terlebih dahulu secara matang. Perencanaan bisnis yang baik dapat membuat usaha Anda menjadi lebih sukses. Namun, sebelum menuliskan rencana bisnis ini, Anda harus menentukan target pasar bisnis terlebih dahulu. Untuk mengetahui secara lebih dalam mengenai business plan, simaklah artikel berikut ini!

Apa itu Business Plan?  

business plan
Sumber: TempatAsik.com

Rencana bisnis atau business plan adalah sebuah panduan atau dokumen untuk bisnis Anda yang berisi uraian tujuan dan merinci bagaimana Anda berencana untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam dokumen tersebut terdapat analisa keuangan, perkiraan modal dan pendapatan, strategi pemasaran dan penjualan secara rinci selama menjalankan bisnis tersebut.  Selain itu, rencana bisnis juga mencakup target jangka pendek, menengah, dan panjang. Membuat rencana bisnis tentu saja tidak mudah, karena bersifat lengkap dan memuat informasi serinci mungkin agar tujuan dari bisnis Anda bisa tercapai. 

Jika Anda pernah menuliskan ide bisnis dengan membuat beberapa isi tujuan yang perlu Anda selesaikan. Maka Anda telah menulis rencana bisnis atau setidaknya komponen yang paling mendasar dari business plan tersebut. Pada intinya, rencana bisnis adalah sebuah rencana tentang bagaimana bisnis Anda akan berjalan, dan bagaimana Anda akan membuatnya berhasil. Pembuatan business plan dapat berguna juga sebagai arahan tentang bagaimana perusahaan akan mengatasi masalahan dengan tantangan yang ada di masa depan. Oleh karena itu, membuat perencanaan bisnis tidak boleh tergesa-gesa karena sifatnya penting bagi perusahaan. 

Mengapa Perencanaan Bisnis sangat Penting? 

Business plan adalah alat yang sangat penting dan strategis bagi pengusaha. Perencanaan bisnis yang baik tidak hanya membantu wirausahawan fokus pada langkah-langkah spesifik yang diperlukan bagi mereka untuk membuat ide bisnis berhasil. Akan tetapi, juga membantu mereka mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Walaupun rencana bisnis sangat penting bagi pengusaha, namun beberapa orang enggan untuk membuat perencanaan bisnis mereka. Padahal, perencanaan bisnis sangat membantu dan berharga bagi perusahaan yang sedang mencari sumber dana dari investor. Selain itu, business plan bisa membantu meminimalisir resiko kegagalan bisnis Anda. 

Baca juga: Apa Itu ERP Software dan Apa Kegunaannya bagi Bisnis Anda?

Berikut ini adalah Alasan Pentingnya Business Plan:   

1. Business plan membantu perusahaan untuk menarik investor 

Salah satu fungsi utama dari sebuah rencana bisnis adalah sebagai dokumen penting yang akan digunakan untuk mencari sumber dana atau investor yang ingin menanamkan modal pada bisnis Anda.  Rencana bisnis yang informatif dan mudah dipahami akan membuat calon investor mempunyai gambaran yang jelas tentang bisnis Anda. Rencana bisnis yang baik dan detail bisa membantu Anda untuk meyakinkan calon investor untuk bekerja sama dengan Anda. Maka, buatlah business plan sebaik mungkin sebelum Anda memulainya. 

2. Memudahkan pengembangan bisnis dan pengambilan keputusan 

Rencana bisnis berisi deskripsi mendalam tentang perencanaan pengembangan bisnis Anda kedepannya. Dokumen ini bisa digunakan untuk kebutuhan internal maupun eksternal perusahaan yang bertujuan untuk pengembangan bisnis. Selain itu, business plan bisa dijadikan sebagai alat untuk pengambilan keputusan oleh perusahaan. Dengan pengambilan keputusan yang tepat dengan mengacu terhadap business plan yang sudah Anda buat, dapat meminimalisirkan resiko kegagalan yang nantinya dapat terjadi dan Anda bisa memperkirakan keputusan yang baik untuk masa yang akan datang.

3. Perencanaan bisnis membuat struktur bisnis lebih jelas 

Karena business plan berisi informasi-informasi mendetail seputar bisnis Anda. Informasi tersebut meliputi visi dan misi perusahaan, laporan keuangan, serta strategi pemasaran dan penjualan secara rinci. Tentu saja, hal ini membuat struktur bisnis perusahaan Anda menjadi lebih jelas. Contohnya adalah rencana operasional dan manajemen yang fungsinya untuk menjelaskan usaha yang akan berjalan. Struktur komponen ini harus jelas karena berkaitan dengan kelangsungan bisnis kedepannya. 

Sumber: idntimes.com

Cara Membuat Business Plan 

Setelah memahami tentang definisi dan pentingnya business plan, Anda juga harus mengetahui bagaimana cara pembuatannya. Dalam penulisannya, harus menggunakan bahasa yang baik dan benar. Hal ini agar dokumen tersebut dapat dipahami dengan baik oleh karyawan, mitra bisnis hingga pemerintah. Berikut ini merupakan poin-poin penting yang harus dimasukkan ke dalam perencanaan bisnis:

Analisa keadaan market

Pada bagian analisa keadaan market, Anda bisa mendeskripsikan mengenai gambaran umum pasar dan target konsumen produk yang akan dipasarkan oleh perusahaan Anda. Analisis pasar ini bertujuan untuk mengetahui berbagai masalah tentang keadaan pasar. Dengan memahami kondisi pasar, akan membantu mencapai kesuksesan bisnis. Berikut yang harus Anda masukkan ke dalam rencana bisnis pada tahap ini : 

    • Gambaran umum pasar¬†
    • Segmentasi pasar¬†
    • Potensi pasar dan prospek pertumbuhan¬†
    • Profil target dan karakteristik konsumen
    • Tingkat kompetisi pasar dalam bidang usaha yang sama¬†
    • Market-share

Membuat deskripsi perusahaan bisnis 

Pada tahap ini, Anda menjelaskan secara detail tentang perusahaan bisnis yang sedang berjalan. Bagian ini sangat penting karena merupakan cerminan keseluruhan dari perusahaan bisnis Anda. Cobalah untuk mendeskripsikan perusahaan bisnis secara lengkap. Berikut poin-poin yang bisa Anda masukkan :

    • Latar belakang berdirinya perusahaan¬†
    • Visi dan Misi perusahaan¬†
    • Struktur organisasi perusahaan¬†
    • Konsultan atau ahli perusahaan¬†
    • Mitra perusahaan
    • Ringkasan tujuan bisnis perusahaan¬†

Menjelaskan bentuk produk atau jasa yang diinginkan 

Pada bagian ini, Anda harus memasukkan produk atau jasa perusahaan bisnis Anda secara detail dan lengkap. Usahakan memberikan deskripsi yang mudah dipahami atas produk atau jasa yang Anda jual. Dilansir dari Kompasiana, pentingnya kita untuk menguasai pengetahuan tentang suatu produk yang kita jual. Hal ini karena jika kita tidak mengetahui secara lebih luas tentang produk atau jasa kita, bagaimana kita bisa menjual produk kita kepada orang lain. Selain itu, kita juga tidak tahu bagaimana meyakinkan para investor untuk bisa menanamkan modal di perusahaan kita.

Sebagai contoh, jika produk Anda adalah produk jasa seperti Digital Marketing Agency dengan tema pengembangan UMKM untuk go digital dan diisi oleh pakar-pakar yang ahli dalam bidangnya. Maka, deskripsikan produk tersebut secara lengkap. Hal ini untuk menarik perhatian investor karena Anda sudah memaparkan produk secara jelas. 

Tentukan target pasar perusahaan bisnis  

Pada bagian ini, Anda harus menjelaskan secara spesifik target pasar atau market Anda seperti apa. Jelaskan secara detail target pasar yang ingin Anda tuju seperti umur target pasar, wilayah target pasar, daya beli mereka hingga kehidupan sehari-hari mereka. Jika customer Anda kebanyakan berada di pusat perbelanjaan, Anda jelaskan pusat perbelanjaan yang seperti apa. Sedangkan, jika customer berasal dari internet, jelaskan secara rinci berapa jumlahnya dan bagaimana kebiasaan mereka dalam menggunakan internet.

Jangan lupa juga, Anda harus mampu menganalisa dan memprediksi perkembangan pangsa pasar Anda. Jika pangsa pasar Anda terus meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun, maka bisnis Anda adalah bisnis yang sangat potensial. Selain itu, jika potensial akan mampu menarik perhatian investor untuk memberikan modal. Dari analisa target market ini nantinya dapat mengambil keputusan untuk strategi marketing yang akan Anda gunakan.

Membuat strategi pengembangan untuk bisnis 

Setelah menganalisa pasar atau market, maka Anda harus membuat strategi-strategi pengembangan yang lain. Hal ini berguna untuk menunjang bisnis Anda mencapai target atau tujuan yang telah ditentukan dalam business plan atau rencana bisnis. Salah satu strategi pengembangan bisnisnya adalah strategi penjualan dan strategi pemasaran. Strategi adalah bakal tindakan yang menuntun keputusan manajemen puncak dan sumber daya perusahaan yang banyak merealisasikannya.

Strategi dalam rencana bisnis juga mempengaruhi kehidupan organisasi dalam jangka panjang, paling tidak selama lima tahun. Oleh karena itu, sifat strategi adalah berorientasi ke masa depan yang tujuannya sebagai pengembangan bisnis menjadi maju. Berikut jenis-jenis strategi yang perlu Anda kembangkan untuk bisnis Anda:

1. Strategi Integrasi Vertikal (Vertical Integration Strategy)

Integrasi vertikal merupakan perjanjian yang bertujuan untuk menguasai beberapa unit usaha yang termasuk dalam rangkaian produksi barang dan atau jasa tertentu. Strategi ini menghendaki agar perusahaan melakukan pengawasan yang lebih. Pengawasan ini merujuk terhadap distributor, pemasok, dan para pesaingnya. Misalnya melalui merger, akuisisi atau membuat perusahaan sendiri. Selain itu, strategi integrasi vertikal membantu perusahaan untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi dengan mengurangi biaya transportasi dan mengurangi waktu penyelesaian. 

2. Strategi Intensif (Intensive Strategy)

Strategi ini memerlukan usaha-usaha yang intensif untuk meningkatkan posisi persaingan perusahaan melalui produk yang ada. Salah satu contoh strategi ini adalah strategi penetrasi pasar. Berfungsi untuk menaikkan market share dari produk yang ada saat ini pada pasar yang sekarang melalui usaha pemasaran yang lebih gencar. Biasanya, untuk menjalankan strategi ini memerlukan kombinasi dari strategi pemasaran lainnya. Cara melaksanakannya adalah dengan menaikkan jumlah tenaga penjualan, meningkatkan anggaran iklan, hingga meningkatkan aktivitas publisitas. 

3. Strategi Diversifikasi (Diversification Strategy)

Strategi diversifikasi adalah salah satu strategi untuk memperluas bisnisnya dengan membuka unit bisnis lainnya atau anak perusahaan baru. Perluasan lini bisnis dapat sama dengan yang sudah ada maupun dalam lini bisnis yang berbeda dengan bisnis inti perusahaan. Strategi ini makin kurang populer, paling tidak ditinjau dari sisi tingginya tingkat kesulitan manajemen dalam mengendalikan aktivitas perusahaan yang berbeda-beda. Namun, tujuannya adalah untuk meningkatkan laba perusahaan dan untuk mempersonalisasi produk sesuai karakteristik target pasar.

4. Strategi Bertahan (Defensive Strategy)

Strategi bertahan bermaksud agar perusahaan melakukan tindakan-tindakan penyelamatan agar terlepas dari kerugian yang lebih besar. Tindakan atau cara ini dilakukan oleh produsen agar usahanya tetap berproduksi dengan lancar. Profil responden berfokus pada aspek lamanya menjalankan usaha dan jumlah tenaga kerja. Dari aspek lamanya usaha yang telah dijalankan ternyata sangat bervariasi. 

Baca juga: Debit dan Kredit: Penjelasan dan Penggunaan dalam Akuntansi

Kesimpulan 

business plan

Business plan adalah sebuah panduan atau dokumen untuk bisnis Anda yang berisi uraian tujuan dan merinci bagaimana Anda berencana untuk mencapai tujuan tersebut. Rencana bisnis merupakan salah satu cara agar bisnis Anda bisa berhasil.  Sangat penting bagi Anda untuk mengenal business plan sebelum membangun usaha. Hal ini karena calon wirausahawan disarankan untuk merancang konsep usaha yang akan dibangun terlebih dahulu. Tanpa perencanaan bisnis yang matang, Anda tidak akan tahu arah dan tujuan suatu usaha yang sedang Anda jalani. 

Tingkatkan produktivitas bisnis Anda dengan sales software terbaik dari HashMicro. Optimalkan cash-flow, analisis upaya pemasaran terbaik dan tingkatkan akurasi penjualan perusahaan Anda secara rinci.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Annastasya Berliana Dunda
Annastasya Berliana Dunda
Junior content writer at HashMicro's Company. If you have any questions or cooperation please kindly contact my email.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
√ó
Jadwalkan Demo Via WA