{"id":81625,"date":"2024-04-10T16:12:04","date_gmt":"2024-04-10T09:12:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/?p=81625"},"modified":"2025-12-16T15:17:31","modified_gmt":"2025-12-16T08:17:31","slug":"perbedaan-erp-life-cycle-dan-sdlc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/perbedaan-erp-life-cycle-dan-sdlc\/","title":{"rendered":"Perbedaan ERP Life Cycle dan ERP SDLC"},"content":{"rendered":"

Saat ini, semakin banyak perusahaan yang berhasil meningkatkan kinerja bisnis melalui penerapan sistem ERP<\/a> (Enterprise Resource Planning). Dalam proses implementasinya, dikenal dua pendekatan utama, yaitu ERP Life Cycle dan ERP SDLC (Software Development Life Cycle), yang memiliki perbedaan dari sisi alur, tujuan, dan tahapan penerapan sistem.<\/p>\n

ERP <\/span>Life Cycle<\/span><\/i> adalah sebuah proses dimana terdapat beberapa tahap dalam proses pengembangan yang perusahaan harus lewati dalam penerapan sistem ERP, dimana hal ini mirip dengan siklus pengembangan traditional ERP life cycle<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n

Di sisi lain, ERP SDLC merupakan proses pengembangan yang dilakukan oleh tim pengembang perangkat lunak terhadap sistem ERP.\u00a0 Artikel ini akan membahas dengan lebih spesifik seputar tahapan serta perbedaan ERP <\/span>Life Cycle<\/span><\/i> dan ERP SDLC.<\/span><\/p>\n