{"id":50822,"date":"2024-01-02T09:51:25","date_gmt":"2024-01-02T02:51:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/?p=50822"},"modified":"2026-03-04T15:20:20","modified_gmt":"2026-03-04T08:20:20","slug":"kelebihan-dan-kekurangan-metode-periodik-dalam-mengelola-inventaris-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-metode-periodik-dalam-mengelola-inventaris-bisnis\/","title":{"rendered":"Mengenal Metode Periodik dalam Bisnis"},"content":{"rendered":"
Dalam manajemen inventaris, pemilihan metode pencatatan stok yang tepat penting untuk memastikan efisiensi operasional dan akurasi laporan keuangan. Salah satu metode yang sering digunakan adalah metode periodik.<\/p>\n
Metode ini mengharuskan perusahaan untuk memperbarui jumlah inventaris pada interval waktu tertentu misalnya setiap bulan atau setiap kuartal. Meskipun lebih sederhana dibandingkan dengan sistem perpetuasi, metode periodik memiliki keunggulan dalam hal kemudahan penerapan dan biaya yang lebih rendah.<\/p>\n
Menurut data dari National Association of Wholesaler-Distributors, sekitar 60% perusahaan kecil dan menengah masih mengandalkan metode periodik untuk mengelola inventaris mereka.<\/p>\n
Hal ini menunjukkan bahwa metode ini tetap menjadi pilihan yang relevan terutama bagi bisnis yang ingin menjaga biaya operasional tetap efisien tanpa kehilangan akurasi dalam pencatatan stok barang.<\/p>\n