{"id":50708,"date":"2024-05-06T06:00:02","date_gmt":"2024-05-05T23:00:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/?p=50708"},"modified":"2026-01-21T10:19:46","modified_gmt":"2026-01-21T03:19:46","slug":"cara-menghitung-deplesi-yang-perlu-diketahui-oleh-pebisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/cara-menghitung-deplesi-yang-perlu-diketahui-oleh-pebisnis\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Deplesi yang Perlu Diketahui oleh Pebisnis"},"content":{"rendered":"

Dalam akuntansi, deplesi adalah metode untuk menghitung penyusutan aset sumber daya alam akibat eksploitasi atau penggunaan. Istilah ini penting bagi bisnis di sektor pertambangan dan industri berbasis SDA, karena sumber daya yang telah habis tidak dapat diperbarui, sehingga nilai aset perlu dihitung secara akurat.<\/p>\n

Bagi sebagian orang, perhitungan deplesi mungkin tampak rumit dan rentan kesalahan, terutama jika dilakukan manual. Karena itu, penggunaan sistem akuntansi<\/a> terintegrasi sangat disarankan agar pencatatan dan pemantauan keuangan perusahaan lebih akurat serta minim human error.<\/p>\n\n\n\n
\n

Key Takeaways<\/b><\/span><\/h3>\n