{"id":45565,"date":"2024-01-29T15:47:16","date_gmt":"2024-01-29T08:47:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/?p=45565"},"modified":"2025-10-20T11:21:26","modified_gmt":"2025-10-20T04:21:26","slug":"penggunaan-metode-5s-lean-manufacturing-dengan-software-manufaktur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/penggunaan-metode-5s-lean-manufacturing-dengan-software-manufaktur\/","title":{"rendered":"Penggunaan Metode 5S Lean Manufacturing dengan Software Manufaktur"},"content":{"rendered":"
Metode 5S dalam Lean Manufacturing\u2014Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke\u2014berasal dari Jepang dan telah luas dipraktikkan di industri. Di Indonesia, 5S kerap disetarakan dengan 5R\/5P: Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin.<\/p>\n
Intinya, 5S menata dan menstandarkan tempat kerja agar aktivitas tidak bernilai tambah (waste) bisa dihilangkan. Dampaknya, keselamatan, kualitas, dan produktivas meningkat melalui kebiasaan kerja yang konsisten, bukan sekadar bersih-bersih sesaat.<\/p>\n
Artikel ini akan menjelaskan tentang metode 5S di perusahaan manufaktur. Mari lanjut membaca!<\/p>\n\r\n\r\n