{"id":2858,"date":"2021-01-25T17:01:02","date_gmt":"2021-01-25T10:01:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/?p=2858"},"modified":"2026-03-09T07:57:31","modified_gmt":"2026-03-09T00:57:31","slug":"komponen-gaji-karyawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/komponen-gaji-karyawan\/","title":{"rendered":"5 Komponen Gaji Karyawan Dalam Penyusunan Upah Karyawan Indonesia"},"content":{"rendered":"
Setiap Karyawan berhak mendapatkan gaji atau upah setiap bulan sebagai ganti usahanya dalam membesarkan sebuah perusahaan.Pasal 1 ayat 30 UU Nomor 13 Tahun 2003 menyebutkan bahwa upah dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha kepada karyawan yang ditetapkan dan dibayarakan sesuai perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan.<\/p>\n
Jenis pekerjaan apapun disuatu perusahaan, sistem pemberian upah harus sesuai dengan kerjaan yang dilakukan karyawannya.Sistem upah<\/a> memiliki beberapa komponen yang di terapkan oleh perusahaan namun tergantung dari sistem kerja yang berlaku<\/p>\n Maka dari itu, perusahaan perlu menggunakan aplikasi penggajian<\/a> terbaik dari HashMicro, sistem yang dapat mengotomatiskan tugas HR dan administrasi karyawan Anda, serta dapat menghitung gaji dan PPh 21<\/a>, kelola cuti dan daftar kehadiran, proses reimbursement, dan kegiatan operasional lainnya.<\/p>\n\r\n\r\n