{"id":19443,"date":"2024-02-25T09:05:20","date_gmt":"2024-02-25T02:05:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/?p=19443"},"modified":"2025-10-27T11:43:18","modified_gmt":"2025-10-27T04:43:18","slug":"kanban-metode-agar-pekerjaan-menjadi-lebih-efisien","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/kanban-metode-agar-pekerjaan-menjadi-lebih-efisien\/","title":{"rendered":"Kanban: Metode agar Pekerjaan Menjadi Lebih Efisien"},"content":{"rendered":"

Awal mulanya, kanban<\/a> adalah sistem kontrol inventaris yang digunakan di manufaktur <\/span>just-in-time <\/span><\/i>(JIT) yang bertujuan melakukan produksi sesuai dengan permintaan pelanggan dan mengidentifikasi potensi kekurangan material dalam jalur produksi. Sistem ini terdiri dari kartu-kartu berwarna yang melacak produksi dan memesan bahan atau suku cadang ketika persediaannya habis. Kanban merupakan bahasa Jepang yang artinya \u201ctanda\u201d. <\/span><\/p>\n

Jadi, berdasarkan arti katanya, kanban adalah penggunaan isyarat visual untuk melakukan tindakan tertentu agar seluruh proses tetap lancar. Metode ini bisa Anda anggap sebagai sistem sinyal dan respon. Pada umumnya, pabrik yang menggunakan metode ini, tetapi bidang lain juga bisa menerapkannya. Dalam dunia kerja, metode ini adalah metode manajemen alur kerja untuk mendefinisikan, mengelola, dan meningkatkan kualitas proses.<\/span><\/p>\n\r\n\r\n