{"id":188255,"date":"2026-02-06T13:55:05","date_gmt":"2026-02-06T06:55:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/?p=188255"},"modified":"2026-02-06T13:55:05","modified_gmt":"2026-02-06T06:55:05","slug":"product-traceability","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/product-traceability\/","title":{"rendered":"Product Traceability: Definisi, Manfaat, dan Strategi Penerapan dalam Manajemen Inventaris"},"content":{"rendered":"

Product traceability sering dianggap urusan teknis padahal dampaknya langsung terasa di meja manajemen. Ketika satu produk bermasalah, pertanyaan terpenting bukan \u201csiapa yang salah\u201d tetapi \u201cdari mana asalnya dan sejauh mana dampaknya\u201d. Di sinilah product traceability menjadi alat kontrol bisnis bukan hanya sekadar fitur operasional.<\/p>\n

Dengan product traceability, alur produk dapat ditelusuri dari bahan baku hingga distribusi. Sehingga pebisnis dapat mengambil keputusan cepat tanpa mengandalkan asumsi atau laporan manual yang terlambat. Risiko penarikan produk, komplain pelanggan, dan gangguan operasional pun bisa ditekan lebih awal.<\/p>\n

Bagi perusahaan yang bergerak di manufaktur, distribusi, maupun ritel visibilitas ini memberi keunggulan dalam operasional. Proses menjadi lebih transparan dan kepercayaan mitra meningkat.<\/p>\n

\r\n\t

\r\n\t\tDaftar Isi:\r\n\t<\/p>\r\n\t