{"id":180874,"date":"2025-12-19T14:35:42","date_gmt":"2025-12-19T07:35:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/?p=180874"},"modified":"2026-01-15T11:02:12","modified_gmt":"2026-01-15T04:02:12","slug":"inventory-visibility","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/inventory-visibility\/","title":{"rendered":"Strategi Inventory Visibility untuk Optimasi Rantai Pasok"},"content":{"rendered":"
Visibilitas persediaan menjadi fondasi penting dalam pengelolaan rantai pasok modern, terutama ketika volume transaksi dan kompleksitas distribusi terus meningkat. Tanpa inventory visibility yang memadai, perusahaan berisiko mengambil keputusan berbasis data yang tidak merefleksikan kondisi operasional sebenarnya.<\/p>\n
Skala dampak dari masalah ini tercermin jelas pada tingkat global. IHL Group mencatat bahwa industri ritel dunia kehilangan sekitar USD 1,73 triliun per tahun<\/a> akibat biaya yang ditimbulkan oleh out-of-stocks dan overstocks, yang sebagian besar dipicu oleh lemahnya visibilitas dan akurasi data persediaan<\/p>\n Seiring meningkatnya tuntutan kecepatan pemenuhan dan efisiensi operasional, perusahaan tidak lagi cukup hanya mengetahui jumlah stok secara agregat. Inventory visibility menuntut pemahaman real-time atas lokasi, status, dan pergerakan barang agar perencanaan dan eksekusi dapat berjalan selaras di seluruh proses operasional.<\/p>\n