BerandaUncategorizedMengenal Wesel Tagih sebelum Melakukan Penjualan secara Kredit

Mengenal Wesel Tagih sebelum Melakukan Penjualan secara Kredit

Saat Anda hendak membeli mobil secara kredit, Anda pasti akan diminta untuk menandatangani sebuah surat, bukan? Dari sudut pandang pembeli, surat tersebut adalah wesel bayar. Sedangkan  surat tersebut merupakan wesel tagih berdasarkan sudut pandang pihak pembiayaan atau bank yang memberikan kredit. Melakukan penjualan secara kredit merupakan salah satu strategi yang dapat Anda lakukan untuk bisa menjual lebih banyak barang atau jasa. 

Metode penjualan seperti ini akan menghasilkan peningkatan jumlah piutang usaha atau wesel tagih. Wesel tagih sangat penting bagi perusahaan untuk mencatatnya dalam pembukuan, karena bisa menambah harta atau aset perusahaan. Lantas, untuk memahami lebih dalam simaklah artikel berikut ini. Kami akan membahas mulai dari pengertian, ciri-ciri, perbedaannya dengan wesel bayar, hingga contohnya.

Pengertian Wesel Tagih

Pada dasarnya, dalam wesel tagih adalah istilah untuk notes receivable. Di dunia akuntansi, wesel tagih adalah pernyataan resmi tentang jumlah piutang konsumen yang tertulis secara formal. Selama utang tersebut bisa ditagih dalam kurun waktu satu tahun, maka wesel tagih akan masuk pada bagian kelompok aset lancar yang harus perusahaan laporkan pada neraca laporan keuangan. Alasan pentingnya wesel bagi perusahaan adalah bisa perusahaan gunakan untuk membayar utang pelanggan ke perusahaan penerbit wesel. 

Wesel dan piutang usaha yang merupakan hasil dari transaksi penjualan terkadang disebut piutang dagang (trade receivable).  Perusahaan tidak dapat mengklaim piutang pelanggan atau meminta pembayaran tanpa adanya wesel. Dengan menandatangani wesel, maka pihak debitur mengakui utang tersebut dan bersedia untuk melakukan pembayaran sesuai dengan ketentuan tertulis. Dengan demikian, wesel merupakan klaim hukum yang lebih kuat sehingga perusahaan Anda memiliki hak untuk menagih piutang tersebut.

Karakteristik Wesel Tagih

Wesel tagih memiliki beberapa karakteristik khusus. Di antaranya, suku bunga, maturity date, serta maturity value. Berikut adalah beberapa karakteristik wesel:

Suku bunga

Ketika Anda melakukan kredit, maka akan mendapatkan suku bunga nominal, yang harus Anda bayar sesuai dengan ketentuan perjanjian. Penetapan suku bunga biasanya setiap tahun, dengan pengecualian tertentu.

Maturity date (jangka waktu)

Maturity date wesel adalah tanggal dimana wesel akan jatuh tempo dan harus dibayar. Terkadang pembayaran wesel berupa angsuran bulanan. Tetapi sebagian besar seluruh jumlah wesel harus Anda bayar sekaligus dalam waktu yang bersamaan, termasuk pokok dan bunga.

Baca juga: Contoh Buku Besar dan Cara Mudah Membuatnya

Maturity value (nilai jatuh tempo)

Maturity value wesel adalah jumlah yang harus dilunasi ketika batas waktu pembayaran tercapai. Dalam dunia akuntansi, due date (tanggal jatuh tempo) adalah batas pembayaran terakhir atau tanggal jatuh tempo pembayaran yang telah ditetapkan dengan tujuan sebagai pembukuan pemasukan.

Perbedaan Wesel Tagih dan Wesel Bayar

Wesel bayar adalah  klaim terhadap utang perusahaan terbitkan agar bisa melunasi utang usaha yang telah mencapai jatuh tempo. Ciri-ciri wesel bayar adalah diterbitkan oleh pemilik hutang atau debitur. Selain itu, dalam contoh pembukuan, pencatatan wesel bayar berada dalam sisi kredit saat perilisan. Karena harus dibayar sesuai dengan perjanjian, setiap kali perusahaan  memiliki wesel bayar atau utang wesel, maka secara otomatis menjadi pasiva.

Jika wesel bayar adalah utang. Maka, wesel tagih ini adalah piutang. Menurut perbedaannya, maka wesel bayar adalah suatu klaim yang sah dan tertulis yang berisi tentang utang pihak lain kepada perusahaan Anda. Sedangkan, ciri-cirinya adalah penerbitnya yaitu perusahaan Anda agar penghutang mau segera melunasi pembayarannya. Wesel tagih adalah salah satu bukti klaim piutang atau hak Anda yang harus segera Anda bayar sesuai kesepakatan. Selain itu, ciri-ciri lainnya adalah penulisannya berada pada sisi debit dalam buku besar.

Aspek lain dari wesel ini, yaitu merupakan aset perusahaan yang berarti aktiva. Sebab, menjadi jenis pendapatan lain-lain perusahaan. Konsep penting lain yang perlu Anda pahami dari wesel tagih adalah mengenai tanggal jatuh tempo atau due date. Perusahaan Anda dapat menentukan jatuh tempo pembayaran, atau kedua belah pihak dapat menyetujui tanggal jatuh tempo bersama.

Contoh Wesel Tagih

Sebagai contoh, terdapat PT XYZ sebagai pihak internal yang harus membayar sejumlah uang ke perusahaan Anda. Untuk memahami bagaimana pencatatannya, berikut contoh yang dapat Anda perhatikan:

Terdapat PT. ABC yang menerima wesel 30 hari, di mana bunganya sebesar 12% di tanggal 02 Agustus 2022 sebagai bentuk penyelesaian piutang dari PT. XYZ, sedangkan wesel yang sudah lewat jatuh tempo adalah senilai Rp. 8 juta rupiah. Untuk itu, perusahaan bisa mencatat penerimaan wesel sebagai berikut ini:

(Dr) Wesel Tagih – PT. XYZRp8.000.000

(Cr) Piutang Usaha – PT. XYZRp8.000.000

Baca juga: Piutang adalah: Ciri-Ciri dan Jenis yang Perlu Anda Ketahui!

Namun apabila wesel sudah jatuh tempo, maka nantinya perusahaan akan mencatat penerimaan pelunasan sebesar Rp. 8 juta, dengan bunga senilai 80 ribu rupiah. Dengan perhitungan = (Rp 8.000.000 X 12%) X (30/360) = Rp80.000 maka dari itu pencatatannya sebagai berikut:

(Dr) Kas Rp8.080.000

(Cr) Wesel Tagih – PT. XYZ Rp8.000.000

(Cr) Pendapatan Bunga Rp80.000

Kemudian jika PT. XYZ tersebut ternyata tidak bisa membayar jatuh temponya, maka PT. ABC akan memindahkan nominal dan bunga piutang pelanggan dengan cara sebagai berikut:

(Dr) Piutang Usaha – PT. XYZ Rp8.080.000

(Cr) Wesel Tagih – PT. XYZ Rp8.000.000

(Cr.) Pendapatan Bunga Rp80.000

Kesimpulan

Wesel tagih memiliki peran yang sangat penting dalam pemasukan perusahaan Anda. Oleh karena itu, Anda harus memahami dengan baik pengertian dan cara menghitungnya, supaya perusahaan dapat memperoleh keuntungan yang maksimal dari penagihan ke pelanggan.

Software Akuntansi dari HashMicro dapat mempermudah pencatatan transaksi seperti wesel atau piutang wesel, Anda bisa mengandalkannya agar proses perhitungannya menjadi lebih lancar. Pembukuan bisnis bebas repot, dengan mengintegrasikan wesel atau piutang wesel pada laporan keuangan. Segala pencatatan laporan keuangan menjadi lebih teratur, akurat dan pastinya hemat waktu dan biaya serta lebih efisien dengan sistem otomatisnya!

wesel tagih

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Thamia Farisatuddiniyah
I hope readers get value and enjoy what I write!

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Butuh Software untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan mengisi form ini dan dapatkan demo GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA