BerandaIndustryUMKM adalah: Pengertian, Jenis, Kriteria, dan Contoh Usaha

UMKM adalah: Pengertian, Jenis, Kriteria, dan Contoh Usaha

Mungkin Anda pernah mendengar istilah UMKM di televisi, maupun sosial media. Selain itu, ada juga istilah UKM. Kedua istilah ini memiliki makna yang berbeda jika diartikan. Secara garis besar, UKM (Usaha Kecil dan Menengah) dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan menengah) memiliki tujuan yang sama bagi perekonomian Bangsa Indonesia. Akan tetapi, perbedaan utamanya jatuh pada seberapa besar pengaruhnya terhadap perekonomian Indonesia.

Sebagian besar masyarakat menganggap bahwa UMKM memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, UMKM membutuhkan modal awal yang lebih besar dibandingkan UKM, yakni sekitar Rp 300 juta. Selain itu, UMKM juga bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk modal awal bisnis mereka. Sebaliknya, UKM memiliki keuntungan yang lebih kecil. Modal awal yang mereka butuhkan pun jauh lebih kecil, yakni hanya sekitar Rp 50 juta.

UMKM

Sejarah Singkat UMKM di Indonesia

Popularitas UMKM kian menanjak di Indonesia, terutama setelah masa krisis ekonomi pada tahun 1997. UMKM sudah diatur dalam konstitusi negara UU Nomor 9 Tahun 1995 dan UU Nomor 20 Tahun 2005. Masyarakat luas menganggap bahwa UMKM adalah ‘penyelamat’ krisis ekonomi Indonesia karena memiliki peran besar dalam PDB. 

UMKM juga satu-satunya jenis usaha yang tidak memiliki hutang luar negeri. Hutang di sektor perbankan pun tidak terlalu banyak. Selain itu, banyak usaha kecil dan menengah yang berorientasi pada kegiatan ekspor. Hal ini dikarenakan sektor kegiatannya seperti pertanian, perikanan, industri rumah tangga, dan lain sebagainya memiliki komoditas sendiri tanpa harus mengimpor bahan baku dari luar negeri.

Beberapa jenis usaha yang mulai tren belakangan ini adalah kuliner rumahan, minuman kekinian, dan masih banyak lagi. Tersedianya berbagai diskon pada platform digital dan pembayaran menggunakan e-money turut membantu perkembangan tipe bisnis ini. Saat ini, merek lokal sudah mampu bersaing dengan merek kelas dunia dengan target pasar yang sama.

Baca juga: Business Plan: Pengertian, Manfaat, dan Cara Membuatnya Sebelum Membangun Usaha

Definisi UMKM

Apa itu UMKM? Kenapa sangat populer? Bahkan kalangan anak muda pun ramai berpartisipasi dalam bisnis UMKM ini. Dalam pengertiannya, UMKM adalah kegiatan usaha yang dijalankan oleh perseorangan atau individu, rumah tangga, atau badan usaha skala kecil. Biasanya bisnis UMKM digolongkan melalui pendapatan per tahun, jumlah karyawan, dan aset yang dimiliki. Pemerintah telah mengatur seputar pengelolaan UMKM ini dalam UU Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. 

UMKM juga tidak hanya memberikan kontribusi yang besar pada PDB tiap tahunnya. Akan tetapi, bisnis ini juga mampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Bahkan, UMKM juga mampu bertahan saat krisis pangan, seperti yang terjadi di tahun 1998. Di saat itu, banyak sekali bisnis yang tumbang akibat krisis ekonomi, namun aktivitas bisnis UMKM bisa tetap berjalan. Maka dari itu, masyarakat menyebut bahwa UMKM merupakan penyelamat bangsa di tengah kondisi yang kelam.

Jenis dan Kriteria UMKM

UMKM terbagi dalam sejumlah jenis dan kriteria. Jenis-jenis ini usaha tersebut terbagi berdasarkan skala pendapatan. Skala pendapatan tersebut diakumulasikan per tahunnya. Mulai dari 50 juta sampai 2,5 milyar per tahun. Beberapa jenis-jenisnya adalah sebagai berikut:

1. Usaha mikro

Usaha mikro umumnya merupakan usaha milik perorangan. Undang-undang telah mengatur kriteria usaha mikro, yaitu: maksimal pendapatan tiap tahunnya tidak lebih dari Rp 50 juta. Usaha yang termasuk mikro adalah pedagang pasar, kuliner rumahan, dan sejenisnya. Biasanya usaha ini banyak kita temui di lingkungan sekitar.

2. Usaha kecil

Bisnis ini merupakan suatu usaha yang dikelola oleh perorangan maupun badan usaha perorangan (bukan merupakan anak perusahan). Selain itu, usaha ini tidak dikuasai oleh usaha menengah maupun besar. Kriteria usaha kecil yang tertuang dalam undang-undang yaitu: jumlah kekayaan bersih senilai Rp 50 juta – Rp 500 juta, jumlah penjualan senilai Rp300 juta – Rp 2,5 miliar.

Baca juga: Perdagangan Internasional: Definisi, Manfaat, Dampak Negatif, Jenis, dan Kebijakan

Usaha kecil sudah memiliki proses bisnis yang lebih profesional dibandingkan usaha mikro. Biasanya pembukuan atau pendapatan usaha sudah dipisah dari pembukuan pribadi. Contoh dari usaha kecil ada restoran, usaha pertokoan, bengkel kendaraan, dan sebagainya.

3. Usaha menengah

Usaha menengah merupakan usaha ekonomi produktif yang juga dikelola perorangan dan bukan anak perusahaan menengah maupun besar. Kriteria dalam usaha menengah yaitu: jumlah kekayaan minimal Rp 500 juta di luar kekayaan tanah dan bangunan, dan pendapatan penjualan minimal Rp 2,5 miliar per tahun. Usaha menengah ini juga sudah mengelola sistem akuntansi secara terpisah, serta memiliki legalitas bisnis. Bisnis yang termasuk dalam usaha menengah adalah pengusaha makanan, toko bangunan, dan sebagainya.

UMKM adalah
sumber: infopublik.com

Contoh Usaha UMKM di Indonesia

UMKM di Indonesia memang populer. Mulai dari anak muda hingga para orangtua menjalani bisnis ini. Mereka menganggap peluang dalam menjalani usaha tersebut masih terbilang baik. Namun, usaha-usaha yang dikategorikan dalam bisnis ini tidak terlalu banyak. Berikut adalah beberapa contoh UMKM yang ada di Indonesia:

1. Kuliner

Bisnis kuliner merupakan bisnis yang mengalami peningkatan popularitas semasa pandemi COVID-19. Potensi bisnis kuliner ini memang sangat tinggi. Akan tetapi, peluang bisnis kuliner diiringi dengan tantangan yang tak kalah rumit. Salah satu tantangannya adalah banyaknya kompetitor yang menjual produk serupa.

2. Konten

Makin meleknya masyarakat terhadap teknologi peluang usaha di bidang ini semakin tinggi dan digemari oleh pebisnis. Misalnya, apabila Anda memiliki kemampuan desain grafis, Anda dapat menawarkan jasa yang dimiliki lewat berbagai media online, seperti Freelancer atau Upwork. Tak hanya itu, buat Anda yang memiliki kemampuan menulis, Anda menjadi seorang content writer, dan masih banyak lagi peluang usaha lainnya. Bahkan saat ini, jasa professional sudah menggunakan erp jasa layanan untuk mengotomatiskan dan memaksimalkan bisnis jasanya.

Baca juga: 3 Tips Memaksimalkan Manajemen Toko Bunga Agar Keuntungan Berlipat

3. Kosmetik dan fashion

Bisnis yang satu ini tidak kalah ramai peminatnya dibandingkan jenis bisnis lainnya. Jika Anda melihat di sosial media maupun marketplace, kita bisa lihat jumlah pembeli produk kosmetik dan fashion terus bertambah dari tahun ke tahun. Namun, jika Anda berniat menjalankan bisnis ini, Anda perlu memiliki pengetahuan mengenai seputar kosmetik dan fashion secara mumpuni terlebih dahulu.

4. Cenderamata atau hiasan

Bisnis ini biasanya banyak ditemukan pada daerah-daerah yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Biasanya wisatawan akan membeli buah tangan atau cenderamata untuk mereka bawa ke tempat asalnya. Anda bisa mencoba bisnis ini apabila tinggal di daerah tersebut!

5. Teknologi

Kita sudah mengerti bahwa saat ini, perkembangan teknologi berkembang sangat pesat dan memiliki dampak terhadap keberlangsungan ekonomi. Masyarakat menganggap bisnis dalam bidang teknologi memiliki potensi yang besar hingga beberapa tahun ke depan seiring berkembangnya kemajuan zaman.

Baca juga: Apa Itu ERP Software dan Apa Kegunaannya bagi Bisnis Anda?

Hal-hal yang dapat Mendorong Perkembangan UMKM di Indonesia

Indonesia menginginkan UMKM mengalami kemajuan tiap tahunnya untuk tetap berpartisipasi dalam perekonomian negara. Bahkan di tengah badai pandemi saat ini, pemerintah terus memberikan bantuan dan dukungan kepada pelaku bisnis tersebut agar tetap bertahan. Maka dari itu, butuh beberapa hal yang dapat mendorong perkembangan UMKM di Indonesia, yaitu: 

1. Pemanfaatan teknologi

Kemajuan teknologi yang tersedia saat ini dapat membantu para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis mereka. Teknologi memudahkan setiap aktivitas yang berjalan dalam bisnis tersebut. Misalnya, melakukan aktivitas pemasaran di sosial media sehingga capaian pemasaran lebih luas. 

Saat ini sudah banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan media digital dalam bisnis mereka. Terbukti dengan populernya e-commerce beberapa tahun terakhir.

2. Peminjaman modal yang lebih mudah

Tanpa adanya dukungan dari perbankan, pertumbuhan UMKM tidak dapat berkembang pesat. Apabila akses peminjaman modal usaha cukup mudah, maka semakin tinggi juga kesempatan masyarakat untuk menjadi pelaku usaha. Perbankan wajib mengalokasikan dana untuk modal usaha pelaku bisnis tersebut.

Modal usaha untuk mengembangkannya pun tidak terlalu besar, sehingga tiap elemen masyarakat dapat menjadi bagian dari pelaku usaha tersebut. Dengan begitu, kemajuan UMKM di Indonesia akan meningkat.

3. Peraturan pemerintah yang lebih longgar

Pelaku UMKM pada dasarnya berasal dari masyarakat awam. Maka dari itu, perlu adanya regulasi yang tidak mempersulit pelaku usaha tersebut dalam menjalankan bisnis mereka. Dengan begitu, hambatan yang bisa mengganggu proses bisnis atau saat memulai usaha bisa ditekan seminimal mungkin. Akan tetapi, pemerintah juga perlu mengawasi dan bertindak secara bijak dalam penerapan peraturan yang telah ada.

Kesimpulan

UMKM adalah salah satu aspek penting untuk mengembangkan perekonomian negara. Kegiatan usaha ini membantu pemerintah mengatasi kesenjangan ekonomi yang ada. Selain meningkatkan PDB per tahun, bisnis ini juga menyediakan lapangan pekerjaan kepada masyarakat Indonesia. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mendukung dan mendorong bisnis UMKM menjadi lebih baik.

software erp

Pemanfaatan teknologi yang sudah tersedia juga dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha untuk memudahkan bisnis yang mereka jalankan. Dengan pemanfaatan produk ERP software membuat proses-proses bisnis berjalan dengan efektif dan mencapai tujuan yang maksimal. HashMicro adalah pilihan terdepan dalam menyediakan produk ERP untuk mengintegrasikan bisnis Anda.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA