01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaProductsHRM/PayrollTips untuk Menjadi Pekerja Profesional dalam Menunjang Karir Anda

Tips untuk Menjadi Pekerja Profesional dalam Menunjang Karir Anda

Dalam bekerja dan membangun karir dan apa pun bidangnya, Anda pasti ingin terlihat sebagai seseorang yang profesional atau ahli. Tidak salah bila umumnya setiap orang mendefinisikan kata profesional dengan cara yang berbeda, tetapi menjadi seorang pekerja yang memiliki pengetahuan dan dedikasi tinggi, serta menjadi pekerja yang jujur dapat menunjukkan perbedaan besar dalam menjadikan Anda seorang pekerja yang profesional pada bidang apa pun.

Download Skema Harga Software Manajemen Kompetensi

Download Sekarang

Pekerja yang mempunyai sikap ahli dapat memposisikan diri mereka agar mampu memahami tugas serta tanggung jawab, relasi, serta fokus terhadap urusan pekerjaannya. Karena pekerja dengan etos yang baik merupakan hal yang sangat penting di dunia kerja karena akan berdampak positif dalam kemajuan suatu perusahaan. Profesionalitas dalam dunia kerja merupakan salah satu aspek paling penting demi mencapai kesuksesan dalam bekerja. Perusahaan akan melakukan uji kompetensi terhadap karyawannya dengan sistem manajemen kompetensi.

Untuk memahami lebih lanjut bagaimana gambaran mengenai pekerja profesional, Anda dapat menyimak artikel ini lebih lanjut.

Baca juga: Surat Keterangan Kerja: Berkas Penting bagi Karyawan

profesional

Daftar Isi

Pengertian Profesional

Singkatnya, terdapat tiga arti dari kata profesional menurut KBBI, untuk yang pertama adalah profesional menurut kata sifat yang berhubungan dengan profesi. Kedua, kata profesional diartikan dengan memerlukan kecerdasan khusus dalam menjalankannya. Sebagai contoh, seorang penari ahli yang berarti ia memiliki kebiasaan khusus dalam menari. Untuk yang terakhir adalah ahli yang melibatkan transaksi dalam melakukannya, misalnya adalah pertandingan bulutangkis profesional.

Bila secara umum, definisi seorang profesional berartikan bahwa seseorang yang dapat menempatkan pekerjaan yang baik di atas kepentingan ekonomi dan diri mereka sendiri dari pekerjaannya. Serta serta mereka melakukan segala pekerjaan dengan standar tinggi dan nilai moral yang baik. Hal tersebut juga dapat kita artikan bahwa ahli sangat memperhatikan kualitas serta integritas pekerjaan mereka.

Biasanya seorang ahli pun harus memenuhi standar kompetensi, memiliki pengetahuan atau pendidikan khusus yang harus didemonstrasikan (sering kali dalam bentuk ujian atau kredensial), serta mematuhi kode etik dan standar etika.

Baca juga: Feedback adalah: Definisi, Pembagian dan Tipsnya untuk Anda

Ciri-ciri Pekerja yang Profesional

aplikasi konstruksi

Jika Anda merasa telah selesai membaca pembahasan mengenai pengertian dari profesional diatas, Anda mungkin saja seorang yang memiliki profesionalitas tinggi pada bidang Anda. Tetapi, sebelum Anda dapat secara yakin bahwa Anda adalah seorang ahli, berikut ada beberapa ciri dari seorang profesional yang dapat Anda amati.

  • Memegang teguh kode etik profesi 
  • Memiliki tanggung jawab dan integritas yang besar terhadap profesinya 
  • Seorang profesional memiliki keterampilan dan pengetahuan yang baik dalam suatu bidang 
  • Seorang profesional memiliki kepentingan yang baik 
  • Organisasi dan Perencanaan Keterampilan Organisasi
  • Profesional sering bergabung dengan organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia atau Ikatan Wartawan Indonesia.

Setelah penjelasan ini, kira-kira apakah Anda seorang ahli? Namun, apapun bidang dan pekerjaan Anda, tentunya Anda memiliki potensi untuk menjadi seorang yang memilki profesionalitas tinggi bila Anda memenuhi persyaratan tertentu dan memiliki beberapa kualitas yang terkait erat dengan menjadi seorang ahli.

Baca juga: Apa itu Purchase Order dan Apa Kegunaannya bagi Bisnis Anda?

Kode Etik Para Profesional

Anda mungkin sering mendengar tentang etika profesional yang harus seseorang patuhi di tempat kerja. Kode Etik Profesi merupakan tolak ukur perilaku individu atau perusahaan yang harus dipatuhi oleh mereka yang terlibat dalam aktivitas ahli. Kode etik pun berbeda-beda sesuai dengan profesi yang diemban masing-masing profesi. Etika profesi hadir sebagai “batas” bagi seseorang, agar pengetahuan dan keterampilan khusus yang pekerja miliki tidak disalahgunakan sehingga merugikan orang lain.

Kode etik profesi diperlukan untuk melindungi keluhuran suatu profesi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan ingin merusak nama baik suatu profesi. Kode ini membantu untuk mengontrol profesionalisme seorang ahli. Hal ini menjamin publik keselamatan para profesional yang mereka percayai dalam hal-hal tertentu. Hal ini meminimalkan kemungkinan kerusakan yang disebabkan oleh kelalaian ahli, baik disengaja atau tidak.

Baca juga: Pekerjaan yang Cocok untuk Kepribadian Ambivert

Download Skema Harga Software Manajemen Kompetensi

Download Sekarang

Lima Konsep Profesional

Dedikasi (Dedication)

Dedikasi terhadap profesi tercermin dalam pengetahuan dan keterampilan untuk melaksanakan pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya. Totalitas melakukan tanggung jawab di tempat kerja juga merupakan suatu bentuk dedikasi yang tidak mengutamakan imbalan ekstrinsik.

Dengan kata lain, para ahli menerima kompensasi berupa kepuasan spiritual serta keuntungan finansial.

Tanggung jawab sosial (Social obligation)

Setiap ahli memandang profesi mereka merupakan sesuatu yang penting dan bermanfaat bagi masyarakat maupun profesional.

Keyakinan terhadap peraturan profesi (Belief self regulation)

Pihak yang paling berkuasa untuk menilai kualitas pekerjaan atau kinerja seorang profesional adalah sesama rekan kerja para ahli. Artinya, hanya orang yang memiliki kompetensi di bidang ilmu dan pekerjaanya yang dapay menilai pekerjaan para orang-orang yang ahli.

Kebutuhan untuk mandiri (Autonomy Demand)

Setiap ahli harus mampu mengambil keputusan sendiri secara objektif tanpa dipengaruhi oleh prasangka atau tekanan dari pihak lain, baik itu pemerintah, klien atau pihak lain. Intervensi atau campur tangan dari orang lain merupakan hambatan bagi independensi profesional.

Afiliasi komunitas (Community Affiliation)

Pada umumnya profesi memiliki asosiasi profesi. Asosiasi profesional serta kelompok rekan kerja informal dapat berfungsi sebagai referensi dan sumber ide-ide kunci untuk pekerjaan itu. Dengan mengikuti koneksi ahli, Anda dapat menciptakan kesadaran ahli.

Baca juga: 5 Kontribusi Perusahaan Terhadap Burnout Pekerja

Tips untuk Menjadi Seorang Profesional

membangun etika profesi

1. Tingkatkan keterampilan Anda

Memiliki keterampilan yang menonjol akan membantu Anda dalam arena ahli apa pun. Misalnya dengan melatih keterampilan komunikasi dan mengembangkan keterampilan interpersonal. Anda perlu mengembangkan keterampilan interpersonal seperti berinteraksi dengan orang lain dan menjadi pendengar yang baik karena berkaitan dalam kemampuan untuk menjalin hubungan pertemanan dengan orang lain dan bekerja secara kolaboratif. Hal tersebut merupakan bagian penting dari bisnis apapun karena karakter interpersonal nantinya akan membantu Anda untuk menjadi seorang ahli.

2. Meningkatkan hubungan profesional

Hubungan profesional merupakan suatu hubungan yang telah pekerja bangun melalui pengalaman dan keterampilan orang lain. Dengan berbagai keterampilan yang ada, Anda juga akan membantu tim Anda untuk berkembang. Anda dapat membangun hubungan yang lebih ahli antar karyawan dengan menawarkan bantuan tanpa mereka minta, menunjukkan apresiasi pada setiap langkah, menunjukkan minat pada sesama rekan kerja, membangun networking, serta mengatur karir Anda.

Download Skema Harga Software Manajemen Kompetensi

Download Sekarang

3. Mengatur karir Anda

Tips yang satu ini berarti Anda harus memegang kendali penuh atas karier Anda. Jadi,diri Anda lah yang memegang kendali sepenuhnya untuk menentukan karir Anda. Berikut adalah beberapa tips yang harus Anda lakukan demi menjadi seorang yang ahli:

  • Bertanggung jawab atas tindakan Anda
  • Motivasi diri sendiri
  • Berani untuk bertanya
  • Buat SMART Goals

Baca juga: Surat Perjanjian Kerja| Hal Penting, Jenis, dan Contohnya

Kesimpulan

Jika Anda seorang pebisnis, Anda dapat dikatakan ahli apabila memiliki karakter dan ciri-ciri tersebut di atas. Profesionalismenya juga terlihat dari perlakuan yang Anda sebagai pemilik bisnis berikan kepada rekan kerja atau koleganya bahkan karyawan Anda. Misalnya dengan berlaku adil serta tidak membeda-bedakan dan Anda dapat memenuhi hak maupun tanggung jawab Anda, seperti dengan membayar gaji tepat waktu.

Software HRM HashMicro | Profesional

Untuk perihal gaji, ada aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk mempermudah pekerjaan Anda. Dengan menggunakan Sistem HRM Terbaik untuk Enterprise dari HashMicro, dapat memudahkan Anda dalam menghitung gaji dan PPh 21, mengelola cuti serta daftar kehadiran, dan mengurus proses reimbursement secara otomatis. Tunggu apa lagi? Coba demo gratisnya sekarang!

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Olivia Mariane Gunawan
Olivia Mariane Gunawan
Looking forward to give the readers more new insights and useful informations everyday! For business inquiries: [email protected]

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
×
Dapatkan Demo Gratis!