Ingin Membuka Pop-Up Shop? Simak 8 Tips Berikut Ini!

Kanya Anindita
Ingin Membuka Pop-Up Shop? Simak 8 Tips Berikut Ini!

Saat ini, bukan hanya transisi bisnis ritel offline ke e-commerce saja yang kian populer, tetapi juga sebaliknya. Pemilik bisnis ritel menyadari bahwa toko fisik masih memiliki permintaan yang tinggi. Data menunjukkan bahwa 78 persen konsumen masih memilih untuk berbelanja di toko fisik dan mereka menghabiskan waktu enam kali lebih lama di toko fisik dibandingkan toko online. Ini artinya, toko offline masih sangat relevan bagi konsumen.

Masalahnya, membuka toko offline permanen membutuhkan biaya, tenaga, dan waktu yang begitu banyak sehingga ini tentu bukanlah opsi yang mudah bagi semua retailer. Untung saja ada opsi yang jauh lebih mudah dan praktis untuk mereka, yakni gerai sementara atau yang lebih dikenal dengan pop-up shop.

Konsep pop-up shop sebenarnya sudah digunakan oleh berbagai bisnis ritel di seluruh dunia selama bertahun-tahun. Akan tetapi, strategi marketing yang saat ini digunakan tentu saja menjadi semakin kreatif seiring dengan berkembangnya teknologi digital. Berbeda dari toko permanen yang berfokus pada penjualan, tujuan utama dibukanya pop-up shop adalah untuk meningkatkan brand awareness.

Meskipun strategi pemasaran untuk pop-up shop mirip dengan strategi pemasaran untuk event, namun ada beberapa teknik khusus yang dapat Anda terapkan untuk mencapai hasil yang optimal.

1. Pilih Tema yang Relevan

Ingin Membuka Pop-Up Shop? Simak 8 Tips Berikut Ini!
Salah satu desain pop-up shop yang dibuka Nike di Wenceslas Square, Praha.

Sebelum belum mencari lokasi yang tepat, Anda harus terlebih dahulu memikirkan tema untuk pop-up shop Anda. Coba pikirkan, apa yang akan menarik perhatian pengunjung? Apa yang sedang diminati oleh konsumen saat ini? Apa yang akan membuat mereka senang menghabiskan waktu di toko Anda?

Tema yang unik dan kreatif tentu dapat membantu Anda mendatangkan lebih banyak pengunjung. Akan tetapi, Anda perlu berhati-hati dalam memilih tema. Jangan asal memilih tema tanpa menyesuaikannya dengan brand Anda. Tema yang Anda gunakan justru harus merefleksikan brand Anda sehingga pengunjung dapat dengan mudah mengingatnya.

2. Pilih Lokasi yang Tepat

Setelah Anda menemukan tema yang sesuai untuk pop-up shop Anda, langkah selanjutnya adalah memilih lokasi yang tepat. Pastikan lokasi yang Anda pilih strategis dan banyak diketahui publik. Pastikan juga orang-orang yang mengunjungi lokasi tersebut sesuai dengan target market Anda.

Tidak masalah jika Anda memilih lokasi yang sudah sering dipilih oleh kompetitor untuk membuka pop-up shop mereka. Akan tetapi, jika Anda ingin mengurangi persaingan dan membuat gerai sementara Anda menjadi one of a kind, maka pilihlah lokasi lain yang tetap didatangi banyak pengunjung.

3. Kerja Sama dengan Pihak Lain

Berkolaborasi dengan pihak lain seperti penyelenggara konser, festival, atau mungkin dengan retailer lain yang relevan dengan brand Anda dapat membantu Anda menarik lebih banyak pengunjung dan mendapatkan lebih banyak publisitas. Festival musik atau bazar biasanya mengundang banyak media sehingga Anda dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan brand Anda ke publik.

Baca juga: 5 Tips Jitu Meningkatkan Jumlah Pengunjung di Toko Ritel Offline Anda

4. Gencarkan Promosi Online

Walaupun pop-up shop Anda bersifat sementara, Anda harus bisa memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan brand awareness Anda. Oleh karena itu, promosi online sebaiknya dilakukan berbulan-bulan sebelum hari pembukaan.

Gunakan strategi Fear of Missing Out (FOMO) untuk membuat campaign Anda lebih efektif. Buat followers Instagram Anda penasaran dengan memposting foto dan video teaser atau countdown. Kirimkan pelanggan Anda email yang berisi penawaran spesial untuk mereka yang datang ke pop-up shop Anda.

Jika Anda memiliki anggaran lebih, maka pertimbangkan lah untuk berkolaborasi dengan influencer. Dengan ribuan followers yang mereka miliki di Instagram atau YouTube, mereka tidak hanya bisa membantu mendatangkan banyak pengunjung ke pop-up shop Anda, tetapi juga meningkatkan perhatian publik terhadap brand Anda.

5. Gunakan Solusi Otomatis untuk Mempercepat Transaksi

Biasanya, orang-orang memilih untuk datang ke pop-up shop karena mereka berharap agar transaksi dapat dilakukan dengan lebih cepat dibandingkan di mall. Artinya, Anda perlu menyediakan sistem kasir yang dapat mempercepat dan mempermudah proses checkout untuk pelanggan.  

Sistem POS berbasis Cloud dapat membantu staf Anda menemukan produk lebih cepat, mengetahui ketersediaan stok, dan mencatat data penting pelanggan seperti informasi kartu kredit mereka. Dengan sistem ini, staf Anda dapat mengelola pembayaran melalui smartphone atau iPad. Bila koneksi internet hilang, transaksi akan dapat tetap berjalan dan seluruh data akan dimasukkan ke sistem begitu sistem terkoneksi kembali dengan internet.

6. Buat Kontes Foto di Instagram

Mengadakan kontes di Instagram menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan perhatian pada pop-up shop dan juga brand Anda. Anda bisa menawarkan hadiah yang menarik kepada pelanggan yang memposting foto mereka bersama produk Anda di Instagram. Jangan lupa untuk membuat hashtag yang unik demi meningkatkan impression.

Ingin Membuka Pop-Up Shop? Simak 8 Tips Berikut Ini!

7. Manfaatkan Live Streaming

Anda mungkin sudah melakukan promosi besar-besaran sebelum Anda membuka gerai sementara Anda. Akan tetapi, Anda juga harus bisa tetap mempertahankan antusiasme selama pop-up shop Anda dibuka.

Salah satu cara efektif untuk membangkitkan keseruan adalah dengan memanfaatkan live streaming di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan YouTube. Anda bisa mewawancarai pengunjung atau meminta pelanggan untuk memberikan review mengenai produk Anda. Berikan pengikut Anda update mengenai keseruan yang terjadi di pop-up shop Anda.

8. Tetap Promosi Setelah Pop-Up Shop Anda Berakhir

Meskipun gerai sementara Anda sudah harus tutup, Anda tetap perlu mengemasnya dengan baik untuk membuatnya memorable bagi pengunjung dan pelanggan Anda. Anda bisa memposting momen-momen yang Anda dokumentasikan ke media sosial untuk mengingatkan publik tentang keseruan yang terjadi di pop-up shop Anda.

Kirimkan ucapan terima kasih kepada pelanggan yang mengunjungi pop-up shop Anda melalui email atau SMS. Ini akan membuat mereka merasa spesial dan secara tidak langsung mendorong mereka untuk mengunjungi pop-up shop Anda yang selanjutnya. Manfaatkan seluruh data pengunjung yang Anda dapatkan untuk keperluan newsletter, campaign, dan promosi untuk acara yang akan datang.