01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaQuick ReadsSix Sigma - Masih Relevankah di Zaman Ini?

Six Sigma – Masih Relevankah di Zaman Ini?

Apakah Anda pernah mendengar six sigma? Atau kalian masih sangat asing dengan istilah tersebut? Six sigma adalah sebuah metode yang sangat populer dalam sebuah bisnis. Metode ini biasa digunakan perusahaan untuk melakukan perbaikan atau pengembangan terhadap suatu produk hingga kualitasnya semakin baik secara terus menerus. Perusahaan yang menggunakan metode ini dalam peningkatan kualitas yang mereka sediakan akan sangat memenangi persaingan pasar.

Artikel ini akan membahas secara lengkap dan lebih dalam lagi mengenai six sigma!

six sigma

Daftar Isi

Pengertian Six Sigma

Six sigma adalah suatu metode untuk melakukan peningkatan kualitas suatu bisnis. American Society of Quality mengemukakan bahwa metode ini merupakan cara dari suatu perusahaan untuk melakukan pengembangan kapasitas proses bisnis mereka. Selain itu, tujuannya adalah untuk meningkatkan performa menjadi lebih baik dan meminimalisir terjadinya kesalahan yang akan menyebabkan kerugian dalam bisnis. Six sigma ini dinilai dapat membantu perusahaan dalam melakukan peningkatan kualitas produk menjadi lebih baik, meningkatkan keuntungan yang akan perusahaan dapatkan, dan juga meningkatkan motivasi kerja pegawai dalam perusahaan tersebut.

Six sigma adalah metodologi yang muncul dari kurva lonceng dalam ilmu statistika. Dalam statistika, sigma melambangkan standar deviasi dari rata-rata (mean). Lalu, arti six adalah enam. Maka, proses yang ada memiliki enam sigma, yaitu: tiga sigma di atas, dan tiga lainnya ada di bawah dan tingkat kegagalannya pun masih terbilang rendah. Singkatnya, semakin tinggi nilai sigma yang didapat, maka semakin kecil pula kemungkinan terjadinya kegagalan dalam sebuah proses yang sedang berjalan.

Oleh karena itu, penting sekali dalam sebuah bisnis yang berjalan untuk memiliki manajemen dalam menciptakan suatu produk baru dan melakukan inovasi terhadap produk sebelumnya menjadi lebih baik dalam segi kualitas maupun fungsionalitasnya. Hal tersebut juga merupakan tuntutan bagi perusahaan apabila ingin memenangi persaingan bisnis dengan kompetitor yang ada.

Prinsip dalam Six Sigma

Six sigma
Six sigma adalah strategi untuk mengembangkan kualitas perusahaan.

Sebelum melakukan eksekusi dengan metode ini, Anda perlu mengetahui prinsip-prinsip yang berlaku dalam six sigma. Prinsip-prinsip ini akan membantu Anda untuk memudahkan mencapai tujuan, yaitu meningkatkan kualitas bisnis. Berikut adalah prinsip-prinsip yang terdapat dalam six sigma:

1. Berfokus kepada pelanggan

Istilah ‘konsumen adalah raja’ bukanlah hal yang asing lagi bagi masyarakat, khususnya para pebisnis. Untuk memaksimalkan tujuannya, yakni meningkatkan kualitas pengembangan bisnis, maka perusahaan perlu melakukan pendekatan yang baik dengan pelanggan dalam bisnis mereka. Dengan begitu, Anda bisa memahami pelanggan dan mengetahui apa saja yang menjadi ekspektasi mereka dari produk yang Anda hasilkan.

2. Six sigma dapat mengukur value stream dan melakukan identifikasi terhadap masalah

Dengan melakukan perhitungan value stream, maka Anda bisa mengetahui kemungkinan dari hal-hal yang akan berpotensi menjadi sebuah masalah. Dengan melakukan value stream, Anda pun akan dengan mudah untuk mengumpulkan data dan mengidentifikasi masalah yang harus Anda selesaikan.

3. Six sigma dapat menghapus proses yang dinilai tidak perlu

Setelah Anda mengetahui masalah apa yang sedang Anda hadapi, maka sekarang waktunya Anda untuk mengubah proses yang berjalan dan mengurangi proses yang tidak terlalu penting maupun tidak penting sama sekali untuk menghemat waktu. Dengan begitu, bisnis Anda berjalan lebih efisien dan Anda bisa fokus pada peningkatan kualitas.

4. Six sigma dapat mengajak semua pihak untuk berpartisipasi

Supaya strategi-strategi yang Anda susun berhasil, maka ajaklah semua pihak dalam perusahaan Anda untuk menyelesaikan masalah dan melakukan identifikasi secara maksimal. 

Perlu Anda ingat, six sigma sangatlah penting bagi perusahaan. Jadi, keterlibatan stakeholder akan sangat berguna dalam metode ini. Pastikan juga bahwa mereka memahami konsep dan pengimplementasiannya dalam bisnis agar meminimalisir kegagalan dan proses berjalan dengan lancar.

5. Six sigma dapat ciptakan ekosistem yang fleksibel dan responsif

Untuk memaksimalkan metode ini, pastikan bahwa lingkungan Anda sudah efisien dan responsif. Segala bentuk hal yang kemungkinan tidak efisien dan hanya melakukan pemborosan sebaiknya dihapuskan. Maka, Anda bisa melakukan perubahan dengan lebih cepat.

Posisi atau Jabatan dalam Six Sigma

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Ibaratkan Anda dalam sebuah perang, maka Anda perlu membuat lapisan untuk mendukung tiap strategi yang telah dibuat sebelumnya. Begitu pula dalam bisnis, Anda perlu memastikan orang yang tepat dalam jabatannya untuk mendukung dalam menjalankan strategi yang ada. Berikut adalah posisi atau jabatan dalam six tersebut:

1. Champion / Sponsor (Top Management)

Posisi atau jabatan dalam six pertama adalah champion atau sponsor adalah infrastruktur tertinggi atau sebagai top management dalam six sigma. Tugasnya adalah untuk melakukan koordinasi terhadap roadmap bisnis yang berjalan, memilih rencana proyek yang akan berjalan, melakukan pengawasan, dan melakukan upaya untuk meminimalisir hambatan dan resiko dalam proyek.

2. Master Black Belt

Posisi selanjutnya adalah master black belt. Seperti namanya, sebagai seorang master akan bertugas layaknya sebagai seorang mentor. Tujuannya adalah untuk membawa perusahaan menjadi lebih sukses dan mencapai kompetensi yang telah mereka tetapkan sebelumnya. Oleh karena itu, posisi ini harus diisi oleh orang-orang yang mahir secara teknis dan memiliki kemampuan dalam kepemimpinan.

3. Black Belt

Seperti dilansir pada sixsigmastudy, black belt menduduki posisi ketiga dalam infrastruktur ini. Orang-orang dalam posisi ini adalah para leader yang menerapkan metodologi bisnis dalam proyeknya. Tugas lainnya adalah, seorang black belt akan memberikan pengajaran atau memperkenalkan tools dan sumber daya yang akan perusahaan gunakan kepada tiap tim.

4. Green Belt

Pemegang jabatan green belt adalah para pekerja yang memiliki tanggung jawab atas setiap proses kerja dan mencapai produktivitas dalam sebuah department. Green belt akan menyelesaikan tiap KPI yang ditetapkan oleh black belt.

5. Anggota tim (White & Yellow Belt)

Selanjutnya adalah anggota tim. Jabatan ini adalah hierarki paling rendah dalam six sigma. Tugasnya adalah untuk menyelesaikan tiap pekerjaan yang levelnya terbilang kecil dan masih menerima pelatihan dari para mentor.

Metode Six Sigma

Terdapat dua metode utama dalam six sigma, yaitu DMAIC dan DMADV. Untuk penjelasannya sebagai berikut:

1. DMAIC

DMAIC atau Define, Measure, Analyze, Improve, Control adalah metode yang sifatnya data-driven. Tujuan dari adanya metode ini adalah untuk mengembangkan produk yang sudah ada dan meningkatkan kepuasan dari customer. Pada umumnya, metode ini banyak digunakan oleh industri manufaktur maupun jasa pengiriman.

Dalam metode DMAIC, terdapat lima proses di dalamnya, yaitu:

  • Define: Proses untuk menentukan masalah, tujuan, dan proses
  • Measure: Proses untuk mengukur permasalahan yang dihadapi, melakukan evaluasi terhadap sistem pengukuan, dan performa yardstick.
  • Analyze: Melakukan analisis terhadap sistem untuk memudahkan identifikasi kinerja sistem dalam mencapai suatu tujuan.
  • Improve: Melakukan pengembangan atau perbaikan dalam suatu produk yang telah ada
  • Control: Melakukan pengukuran pada tiap kinerja implementasi di berbagai strategi sebelumnya.

2. DMADV

DMADV atau Define, Measure, Analyze, Design, Validate adalah metode untuk menciptakan atau memperbaharui suatu proses manufaktur produk baru. Metode ini sangat cocok apabila Anda gunakan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

Teknik Six Sigma

Seperti hal pada umumnya, six sigma pun memiliki teknik yang akan membantu perusahaan untuk meraih hasil yang mereka inginkan. Teknik ini pun menggunakan campuran dari statistika dasar dan analisis data. Berikut adalah teknik six sigma:

1. Brainstorming

Teknik pertama yang harus Anda lakukan adalah brainstorming. Tahapan ini adalah untuk membuat suatu ide dengan cara yang kreatif dan seefisien mungkin dalam menyelesaikan suatu masalah.

2. Root-Cause Analysis

Pada tahapan ini Anda perlu melakukan analisa pada akar masalah. Anda bisa menggunakan teknik 5W (why, who, when, what,  where) dalam mencari dan menemukan akar dari permasalahan yang ada.

3. Suara Konsumen

Seperti prinsip yang telah dijelaskan sebelumnya. Anda perlu mengutamakan pelanggan. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mendengarkan kritik dan saran yang pelanggan Anda berikan. Dari suara mereka, Anda bisa mengetahui apa saja hal yang perlu dilakukan pengembangan dan perbaikan.

4. Sistem 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin)

Dalam 5R, Anda bisa menyingkirkan berbagai hal atau proses yang tidak perlu dan meminimalisir datangnya hambatan dalam pelaksanaan suatu proses yang sedang berjalan.

5. Kaizen

Teknik ini merupakan suatu cara untuk meningkatkan bisnis secara terus menerus. Namun, Anda tetap melakukan identifikasi dan memantau perkembangannya secara berkelanjutan.

6. Benchmarking

Teknik ini adalah suatu proses yang berguna untuk menentukan standar pengukuran. Melalui benchmarking, Anda dapat melakukan perbandingan antara bisnis yang Anda jalankan dengan bisnis kompetitor. Selain itu, Anda pun akan dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan yang ada dalam bisnis kompetitor tersebut.

7. Poka-Yoke

Mungkin Anda masih sangat asing dengan teknik ini. Poka-yoke adalah suatu strategi yang dilakukan untuk menghindari human-error dan penyusunan strategi dalam mengembangkan bisnis.

8. Value Stream Mapping

Value stream mapping merupakan teknik yang berguna untuk melakukan pengukuran terhadap arus material dan informasi dalam merencanakan suatu hal di masa depan untuk kepentingan bisnis.

Kesimpulan

Six sigma adalah metodologi yang sangat berguna untuk perusahaan. Apabila dalam pengimplementasiannya dilakukan dengan baik, maka hasilnya pun akan sangat maksimal. Untuk memudahkan pengembangan bisnis di perusahaan Anda, gunakan ERP software yang menyederhanakan tiap proses bisnis yang berjalan dengan sistem yang terintegrasi dan terpusat sekarang juga!

Software ERP HashMicro

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
×
Dapatkan Demo Gratis!