BerandaeconomySistem Ekonomi Komando | Definisi, Ciri-ciri, Keuntungan, dan Kelemahan

Sistem Ekonomi Komando | Definisi, Ciri-ciri, Keuntungan, dan Kelemahan

Sistem ekonomi adalah tata aturan untuk mengkoordinasikan perilaku masyarakat dalam aktivitas perdagangan barang dan jasa. Kegiatan ekonomi mencakup produksi, distribusi, konsumsi, dan bahkan investasi. Maka dari itu, pihak-pihak di dalamnya pun akan terikat dengan sistem tersebut. Ada beberapa jenis ekonomi dan setiap negara memiliki kebijakan masing-masing untuk memilih sistem ekonomi seperti apa yang cocok untuk mereka terapkan. Salah satu jenisnya adalah sistem ekonomi komando.

Mengacu dari penamaannya, sistem komando erat kaitannya dengan perintah dari pemegang aturan. Secara umum, sistem ekonomi komando adalah jenis sistem ekonomi di mana pemerintah memegang kuasa penuh terhadap segala keputusan ekonomi di dalam kehidupan suatu negara. Pemerintah menjadi pihak paling berkuasa atas semua aktivitas ekonomi yang berlangsung. Merangkum dari beberapa sumber, sistem ekonomi memiliki 10 jenis dengan ciri-ciri, kelebihan, dan kelemahannya masing-masing. Lalu, apa saja yang membedakan sistem ekonomi komando dengan sembilan jenis lainnya?

sistem ekonomi komando

Pengertian Sistem Ekonomi Komando

Sekilas, pengertian sistem ekonomi komando dapat dikatakan sebagai sistem ekonomi terpusat. Beberapa lainnya mengatakan sebagai sistem sistem ekonomi sosialis, etatisme, dan komunis. Dalam hal ini, pemerintah mengambil peran dominan dan berpengaruh untuk mengatur serta mengendalikan perekonomian di suatu negara. Apapun yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi akan masuk dalam kepentingan pemerintah, baik sumber daya (barang dan jasa), metode produksi, maupun modal. 

Menurut Suroso (1997), munculnya sistem tersebut tidak terlepas dari pandangan Karl Marx. Tokoh yang terkenal sebagai Bapak Sosialis ini berpendapat bahwa masyarakat komunis yang beliau cita-citakan merupakan masyarakat yang tidak terikat dengan kelas sosialnya. Oleh karena itu, salah satu karakter yang paling menonjol dari sistem ekonomi komando adalah masyarakat tidak terbagi ke dalam kelas-kelas sosial. Beberapa negara yang menganut pemahaman demikian adalah Cina, Korea Utara, dan Vietnam di benua Asia; Rusia di sebagian benua Asia dan Eropa; serta Kuba di benua Amerika.

Baca juga: Mengenal Ekonomi Deskriptif: Pengertian, Fungsi, dan Karakteristiknya

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Komando

Setiap sistem ekonomi pasti memiliki konsep dasar pemikirannya masing-masing. Konsep itulah yang akan membangun bagaimana sistem tersebut bekerja dalam mengatur kegiatan ekonomi. Seperti halnya sistem ekonomi ini yang memiliki karakteristiknya tersendiri untuk membedakan diri dengan sistem ekonomi lainnya. Berikut adalah ciri-ciri sistem ekonomi komando:

  • Pemerintah merupakan pemegang utama kendali serta pembuat aturan atas semua kegiatan ekonomi
  • Masyarakat tidak berwenang atas hak kepemilikan dalam sumber daya ekonomi
  • Pemerintah mengatur dan mengawasi harga barang dan tingkat bunga di pasar
  • Masyarakat memiliki keterbatasan dalam melakukan kegiatan ekonomi
  • Pemerintah mengontrol seluruh permasalahan ekonomi, seperti kemiskinan, inflasi, pengangguran, dan lain-lain

Keuntungan Sistem Ekonomi Komando

Dari lima ciri-ciri sistem ekonomi komando, ada beberapa poin yang menjadi keuntungan atau kelebihan bagi negara yang menerapkannya. Meskipun jika dilihat secara keseluruhan, peran masyarakat dalam kehidupan ekonomi benar-benar sangat terbatas. Namun, bukan berarti pemerintah sama sekali tidak memikirkan masyarakatnya. Justru ada beberapa keuntungan yang masyarakat dapat rasakan dengan adanya sistem ekonomi ini. Keuntungan tersebut meliputi:

  • Menekan angka pengangguran

keuntungan sistem ekonomi komando

Pemerintah merupakan pemegang kendali atas semua faktor produksi, penjualan, dan sumber daya. Pemerintah pula yang akan mengatur dan membuka peluang kerja bagi masyarakatnya. Dengan demikian, angka pengangguran dapat diminimalisir secara terkontrol.

  • Mengendalikan tingkat inflasi

Proses produksi dan distribusi yang beroperasional secara lancar, membuat negara dengan sistem ini jarang mengalami krisis. Hal ini juga akan berpengaruh pada nilai mata uang di negara tersebut.

  • Kondisi ekonomi relatif stabil

Harga satuan barang menjadi kewenangan pemerintah. Pihak-pihak lain seperti pengusaha atau penjual tidak bisa menaikkan harga semaunya. Maka, harga barang cenderung lebih stabil. Selain itu, pemerintah juga mengatur tingkatan gaji masyarakat supaya lebih merata dan tidak terjadi ketimpangan sosial yang terlalu jauh.

  • Kehidupan masyarakat lebih terjamin

Pemerintah mencukupi segala produk dan jasa yang masyarakat butuhkan. Bahkan, masyarakat bisa mendapatkan barang-barang tersebut dengan harga murah untuk mencukupi keperluan sehari-hari. 

  • Menghidupkan pasar domestik

Negara dengan sistem ini diklaim jarang melakukan kegiatan impor. Pemerintah akan langsung mengatur semua proses produksi barang. Oleh karena itu, masyarakat pun akan lebih mengenal produk dalam negeri.

Baca juga: Ketahui Apa itu Barang Ekonomi dan Perbedannya dengan Barang Bebas

Kelemahan Sistem Ekonomi Komando

kelemahan sistem ekonomi

Dari setiap kelebihan, tentu ada kekurangan. Sekilas, kelemahan sistem ekonomi ini sudah menjadi pembahasan di awal. Terkait gerak masyarakat yang terbatas dalam kegiatan ekonomi merupakan hal benar terjadi pada negara penganut sistem ini. Secara detail, kelemahan sistem ekonomi komando adalah:

  • Pemerintah tidak mengakui hak individu

Masyarakat di negara sistem ekonomi ini tidak mendapat kebebasan dalam kaitannya dengan aktivitas ekonomi. Secara tidak langsung, pemerintah sama sajanya mematikan kreativitas dan inovasi masyarakat untuk memiliki pemikiran yang lebih berkembang.

  • Munculnya praktik monopoli

Kelemahan sistem ekonomi komando berikutnya berkaitan dengan praktik monopoli. Harga barang yang sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah sangat mungkin menjadi kesempatan bagi pihak-pihak di dalamnya untuk mempermainkan harga. Hal ini tentu sangat merugikan masyarakat.

  • Minimnya variasi barang dan jasa

Negara dengan sistem ekonomi ini mengandalkan produk dalam negeri. Masyarakat merasa barang-barang yang pemerintah sediakan terbilang sedikit sehingga banyak dari mereka yang berusaha mendapatkan kebutuhan lain dari pasar gelap.

  • Pertumbuhan ekonomi cenderung lambat

Meski peran masyarakat terbatas, pemerintah berupaya memeratakan pendapatan masyarakatnya agar tidak terjadi kesenjangan. Namun, karena kegiatan ekonomi hanya dipegang oleh beberapa orang saja, tentu pemerintah sulit mencapai pertumbuhan ekonomi negara yang pesat.

Kesimpulan

Bagaimanapun, terbentuknya sebuah sistem ekonomi pasti memiliki karakteristik, keuntungan, dan kelemahannya masing-masing. Termasuk sistem ekonomi komando yang membatasi peran masyarakat dan sepenuhnya mengandalkan pemerintah. Namun, semua jenis sistem ekonomi tidak dapat berjalan dengan lancar jika hanya menggunakan sistem manual saja. Dengan Software ERP dari HashMicro, semua kegiatan ekonomi dapat terkontrol dan tercatat secara otomatis. Tidak hanya bagi pemerintah yang berwenang membuat regulasi, tapi juga bagi pihak yang langsung menjalankannya. Software yang dapat dikonfigurasi sesuai jenis dan kebutuhan ini sangat membantu pemaksimalan sistem ekonomi dengan berbagai jenis

sistem ekonomi komando

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Maydi Hanivirgine
Junior Creative Content Writer Marketing ([email protected])

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA