BerandaProductsAccountingPrive adalah: Pengertian, Kategori dan Karakteristik Prive

Prive adalah: Pengertian, Kategori dan Karakteristik Prive

Pencatatan keuangan merupakan proses yang esensial dalan bisnis Anda. Seluruh transaksi yang dilakukan oleh perusahaan harus dicatat dengan benar. Dengan pencatatan, Anda dapat menentukan harga produk secara akurat, mengetahui apakah Anda mendapatkan keuntungan atau mengalami kerugian, mendokumentasikan arus kas untuk kepentingan pengambilan keputusan, serta menghitung pajak yang harus Anda bayarkan. Guna mempermudah kegiatan ini, Anda dapat menggunakan bantuan Software Manajemen Dokumen, dengan begitu Anda bisa mendapatkan pengalaman pendokumentasian yang lebih efisien. Terlebih lagi, pencatatan keuangan merupakan bentuk tanggung jawab Anda terhadap seluruh elemen perusahaan, termasuk investor.

Salah satu transaksi yang biasanya ada di laporan keuangan adalah prive. Mungkin sebagian dari Anda baru pertama kali mendengar istilah prive. Ada juga yang sudah pernah mendengarnya, tetapi belum terlalu memahami artinya. Oleh karena itu, kami akan membantu Anda dalam mengenal prive lebih jauh, seperti pengertian, kategori, karakteristik, serta tips pengelolaannya.

 

Daftar Isi

Apa itu Prive?

Prive adalah istilah untuk investor yang menarik kembali modal atau aset mereka dari suatu perusahaan untuk keperluan pribadi. Modal atau aset tersebut tidak hanya berbentuk uang saja, tetapi juga dalam bentuk saham, peralatan produksi, barang dagangan, dan lain-lain. Investor juga dapat menggunakan software manajemen aset guna mempermudah pengaturan asetnya. Investor memang memiliki kebebasan untuk menarik kembali modal atau aset yang mereka berikan pada suatu perusahaan. Namun, aktivitas ini dapat berdampak pada ekuitas perusahaan tersebut. Oleh karena itu, investor tidak dapat menarik modal begitu saja. Investor harus melalui berbagai prosedur tertentu sebelum menarik modalnya, termasuk persetujuan dari para komisaris.

Kategori Prive

Ada beberapa jenis modal atau aset yang dapat ditarik kembali oleh investor untuk keperluan pribadi. Transaksi yang termasuk prive terbagi menjadi empat kategori, antara lain:

  • Pembagian laba dengan nama baik dalam bentuk apapun
  • Pembayaran gaji kepada sekutu aktif dan sekutu pasif yang modalnya tidak terbagi dalam saham
  • Anggota perseroan komanditer (CV) yang memakai dana untuk kepentingan pribadi
  • Sekutu aktif ataupun sekutu pasif yang melakukan penarikan modal

Artikel terkait: Financial Accounting: Panduan Lengkap & Sederhana

Karakteristik Prive

Pencatatan prive bertujuan untuk mengawasi dan menjaga stabilitas saldo modal keseluruhan perusahaan. Dilansir dari Ekrut, prive memiliki beberapa karakteristik, yaitu:

  • Merupakan akun temporal dan tidak memiliki sifat simultan berkelanjutan
  • Umum dibuat di sebuah perusahaan atau usaha tanpa badan hukum
  • Terjadi di sebuah perusahaan perseorangan, kemitraan, atau persekutuan komanditer
  • Tidak masuk sebagai akun pengeluaran

Baca juga: Rumus Persamaan Dasar Akuntansi Terlengkap untuk Menghitung Keuangan Bisnis Anda!

Tips Mengelola Prive dengan Baik

Sebagai pebisnis, anda dapat mengurangi penarikan modal atau aset untuk keperluan pribadi. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerugian bagi perusahaan sehingga pengelolaan prive harus dilakukan secara benar. Dilansir dari Investree, berikut adalah beberapa tips mengelola prive:

1. Tidak melebihi imbal hasil

Investor atau pemilik modal memiliki kewenangan dalam menarik modal atau aset mereka dari perusahaan. Akan tetapi, supaya kondisi keuangan perusahaan tetap sehat, ada baiknya untuk menetapkan aturan bahwa penarikan besaran modal atau aset tidak boleh melebihi imbal hasil. Mengingat dalam menanam modal tentunya investor sudah memiliki nilai imbal hasilnya sejak awal. Sehingga pemberitahuan aturan ini sudah harus terjadi sejak awal juga.

2. Membatasi jumlah penarikan

Investor dapat mengambil kembali seluruh modal atau aset yang mereka miliki. Meski begitu, Anda harus membatasi penarikan modal yang terjadi dalam kurun waktu tertentu. Sebab prive tidak termasuk bagian dari pajak yang tentunya dapat memberatkan perusahaan. Buatlah aturan pembatasan jumlah penarikan. Semisal dengan menetapkan penarikan tidak lebih dari 50% dari modal awal. Hal ini dapat membantu Anda untuk tetap mempertahankan kinerja perusahaan.

3. Mempersiapkan dana cadangan

Ada suatu waktu ketika investor akan menarik modal secara besar-besaran. Hal seperti ini harus Anda antisipasi sejak awal yakni dengan mempersiapkan dana cadangan. Adanya dana cadangan ini akan membantu Anda untuk mempertahankan perusahaan tetap aman saat investor mundur teratur.

4. Melakukan evaluasi

Investor wajib melakukan evaluasi terhadap prive untuk menghindari penarikan aset yang melebihi jumlah modal. Kurang bijaknya investor ketika menggunakan prive dapat berimbas kepada saldo yang kian memburuk. Agar tidak mengalami masalah besar pada operasional bisnis, ada baiknya Anda melakukan evaluasi prive secara rutin.

5. Memisahkan urusan pribadi dan perusahaan

Investor juga sebaiknya dapat memisahkan mana yang menjadi urusan pribadi dengan urusan perusahaan. Kedua urusan ini tidak dapat menyatu, karena bisa berdampak buruk kepada jalannya bisnis. Investor harus memiliki kesadaran untuk bijak dalam menggunakan prive, terutama jika menggunakannya untuk memenuhi gaya hidup yang dapat berdampak terhadap keuangan pribadi.

Kesimpulan

Secara garis besar, prive adalah penarikan kembali modal atau aset oleh investor untuk keperluan pribadi. Prive memiliki beberapa kategori dan karakteristik yang harus diperhatikan. Penarikan modal atau aset harus berjalan secara hati-hati, seperti membatasi jumlah penarikan, memisahkan urusan pribadi dan perusahaan, serta melakukan evaluasi secara berkala. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerugian karena dapat mempengaruhi ekuitas perusahaan.

Pencatatan keuangan dapat dipermudah menggunakan teknologi dalam bentuk Software ERP. Anda dapat mengotomatiskan pengelolaan arus kas, pembuatan laporan keuangan, rekonsiliasi bank, jurnal penyesuaian, pembuatan faktur, dan lain-lain dengan Software Akuntansi dari HashMicro. Software ini membantu Anda dalam mengurangi proses manual yang memakan waktu, memantau kondisi keuangan, serta membuat keputusan bisnis yang lebih baik berdasarkan data yang akurat.

accounting software

 

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Viandita Shaquina Arlan
Viandita Shaquina Arlan
A learner who is passionate about exploring new things and meeting new people. Currently working as Junior Content Writer at HashMicro.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA