BerandaProductsHRM/PayrollPKWT Adalah | Mendalami Pengertian dan Perbedaannya dengan PKWTT

PKWT Adalah | Mendalami Pengertian dan Perbedaannya dengan PKWTT

Mengingat Indonesia telah mengalami ledakan tenaga kerja produktif, banyak pengusaha memanfaatkan situasi ini untuk memperluas bisnis mereka dan menghasilkan uang. Situasi ini juga pemerintah manfaatkan untuk memperbaiki infrastruktur di berbagai lini. Pembangunan fisik seperti gedung, jalan, dan infrastruktur lainnya – misalnya, pengusaha dapat melaksanakan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).

Perjanjian kerja yang mengatur hubungan kerja antara perusahaan dengan karyawan tidak dapat Anda abaikan karena ketentuan yang mengatur hubungan kerja memiliki aturan dalam peraturan perundang-undangan. Perjanjian kerja, termasuk PKWT dan PKWTT, harus memuat hal-hal sebagai berikut, menurut Pasal 54 ayat (1) UU Ketenagakerjaan adalah:

  1. Nama, alamat perusahaan, dan jenis usaha.
  2. Nama, jenis kelamin, umur, dan alamat pekerja/buruh.
  3. Jabatan atau jenis pekerjaan.
  4. Tempat pekerjaan.
  5. Besarnya upah dan cara pembayarannya.
  6. Syarat-syarat kerja yang memuat hak dan kewajiban pengusaha dan pekerja/buruh.
  7. Mulai dan jangka waktu berlakunya perjanjian kerja.
  8. Tempat dan tanggal perjanjian kerja dibuat.
  9. Tanda tangan para pihak dalam perjanjian kerja.

Baca juga: Surat Perjanjian Kerja| Hal Penting, Jenis, dan Contohnya

PKWT adalah

Daftar Isi

Pengertian dari PKWT Adalah

PKWT atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu adalah jenis perjanjian kerja yang mengikat karyawan untuk jangka waktu tertentu. Pemerintah telah mengatur tata cara pemberlakuan PKWT di dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Pasal 59 ayat (1).

Berikut beberapa aturan PKWT yang harus Anda ketahui:

  • Upah karyawan berdasarkan dari jumlah kehadiran
  • Jika karyawan sudah melewati masa percobaan selama 3 bulan, maka karyawan tersebut dapat perusahaan angkat menjadi karyawan tetap sesuai dengan keputusan perusahaan dan berubah menjadi PKWTT.
  • Perusahaan dapat memperbarui PKWT jika pekerjaan yang sedang karyawan kerjakan  terkait belum dapat selesai sesuai dengan tenggat waktu di perjanjian.
  • Pembaruan perjanjian dapat perusahaan lakukan setelah melebihi masa 30 hari setelah perjanjian kerja berakhir.
  • PKWT perusahaan berikan untuk pekerja musiman terkait satu jenis pekerjaan tertentu yang dikerjakan di musim tertentu.
  • PKWT juga dapat perusahaan berikan kepada karyawan kontrak yang sedang menjalani proses masa percobaan (probation) sebelum diangkat menjadi karyawan tetap.

Baca juga: Rekrutmen Karyawan: Tips Agar HR Tidak Salah Pilih Pekerja

PKWTT Adalah

PKWTT adalah kontrak atau perjanjian kerja yang perusahaan buat untuk waktu yang tidak perusahaan tentukan agar pegawai atau karyawan dapat bekerja secara tetap. Berbeda dengan PKWT yang harus ada secara tertulis dan memiliki catatan di Disnaker (Dinas Tenaga Kerja), PKWTT dapat tertulis atau lisan dan tidak perlu Anda daftarkan kepada Disnaker.

Jika perusahaan ingin melakukan PKWTT secara lisan, maka penting untuk membuat surat pengangkatan karyawan yang memuat informasi seperti:

  • Nama serta alamat karyawan
  • Tanggal kapan karyawan akan bekerja
  • Jenis pekerjaan yang akan dilakukan karyawan
  • Besar upah yang akan diterima karyawan

Meskipun PKWTT dapat perusahaan lakukan secara lisan, namun sebaiknya PKWTT ada  secara tertulis. Sebab, selain dapat mengatur secara detail aturan tambahan yang berlaku bagi karyawan, PKWTT tertulis dapat Anda jadikan alat bukti jika nanti terjadi konflik antara karyawan dengan perusahaan.

Baca juga: Tips Menghitung Upah Lembur Karyawan Sesuai Peraturan Pemerintah

Apa Perbedaan PKWT dan PKWTT

PKWT PKWTT
Waktu Memiliki batasan waktu atau selesainya pekerjaan yang telah perusahaan tentukan Tidak memiliki batasan waktu dan dapat terus berjalan hingga usia pensiun atau meninggal dunia
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) PHK berdasarkan perjanjian yang telah mereka sepakati dalam perjanjian, tidak harus melalui proses Lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial PHK karena alasan tertentu, harus melalui proses Lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
Kewajiban Ketika PHK Pemberhentian sesuai sesuai dengan waktu yang telah perusahaan janjikan, tidak ada kewajiban perusahaan membayar uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja Perusahaan wajib memberikan sejumlah kompensasi berupa uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak, atau uang pesangon(kecuali jika PHK disebabkan karena alasan tertentu)
Masa Percobaan Tidak boleh adanya masa percobaan. Bila ada, masa percobaan batal demi hukum dan masa percobaan dianggap tidak pernah ada Dapat adanya masa percobaan
Kontrak Kerja Perjanjian kerja harus adasecara tertulis dengan huruf latin, dalam bahasa Indonesia Perjanjian kerja dapat perusahaan  buat secara tertulis secara lisan
Pencatatan Wajib perusahaan catat pada dinas ketenagakerjaan Tidak wajib dicatatkan pada dinas ketenagakerjaan

 

Penjelasan Mengenai Revisi PKWT dalam UU Cipta Kerja 

Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengeluarkan undang-undang baru yang berkaitan dengan pekerjaan, yaitu Undang-Undang Penciptaan Lapangan Kerja, yang segera berlaku. Aturan PKWT di korporasi merupakan salah satu aturan yang diperbarui pemerintah sebagai bagian dari UU Cipta Kerja.

Salah satu undang-undang terkait PKWT yang berubah dalam UU Cipta Kerja adalah penghapusan masa kontrak pekerja yang sebelumnya pemerintah atur selama tiga tahun dalam UU Cipta Kerja. Sebelumnya, jika majikan ingin mempertahankan orang tersebut setelah masa percobaan tiga tahun, majikan harus mempromosikannya ke posisi karyawan tetap penuh waktu.

Dengan sahnya UU Cipta Kerja, pemerintah telah menghilangkan batasan tersebut, dan tidak ada lagi batas maksimal jam kerja yang dapat pegawai kontrak lakukan. Menurut pemerintah, hal ini memungkinkan batas maksimal kontrak menjadi lebih fleksibel sekaligus tidak membebani pengusaha dengan kewajiban tambahan. Pengusaha dapat memberikan status kontrak PKWT kepada karyawan untuk jangka waktu lebih dari tiga tahun ke depan.

Jenis Pekerjaan PKWT

Pekerjaan yang tercakup dalam PKWT adalah pekerjaan yang tidak bersifat tetap dan tidak bersifat menahun. Pekerjaan lain yang mengharuskan penggunaan perjanjian kerja, selain yang telah disebutkan, termasuk perencanaan acara, peluncuran produk, penjualan atau distribusi produk yang tidak berkelanjutan, dan kegiatan yang terkait dengan pertambangan.

Pasal 3

(1) PKWT untuk pekerjaan yang sekali selesai atau sementara sifatnya adalah PKWT yang didasarkan atas selesainya pekerjaan tertentu.

Pasal 4

(1) Pekerjaan yang bersifat musiman adalah pekerjaan yang pelaksanaannya tergantung pada musim atau cuaca.

Pasal 5

(1) Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan untuk memenuhi pesanan atau target tertentu dapat dilakukan dengan PKWT sebagai pekerjaan musiman.

Pasal 8

(1) PKWT dapat dilakukan dengan pekerja/buruh untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.

Pasal 10

(1) Untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu yang berubah-ubah dalam hal waktu dan volume pekerjaan serta upah didasarkan pada kehadiran, dapat dilakukan dengan perjanjian kerja harian atau lepas.

(2) Perjanjian kerja harian lepas sebagaimana ada dalam ayat (1) dilakukan dengan ketentuan pekerja/buruh bekerja kurang dari 21 (dua puluh satu ) hari dalam 1 (satu) bulan.

(3) Dalam hal pekerja/buruh bekerja 21 (dua puluh satu) hari atau lebih selama 3 (tiga) bulan berturut-turut atau lebih maka perjanjian kerja harian lepas berubah menjadi PKWTT.

Baca juga: Memahami Apa itu Omnibus Law yang Menghasilkan UU Cipta Kerja

Berakhirnya Masa PKWT

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 pasal 61 Ayat 1 mengatur bahwa suatu perjanjian kerja berakhir jika sudah memenuhi salah satu syarat sebagai berikut:

  • Ketika seorang pekerja meninggal dunia
  • Perjanjian kerja berakhir;
  • Tercapainya putusan pengadilan dan/atau penetapan atau penetapan lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap; dan/atau 
  • Adanya keadaan atau peristiwa tertentu yang menjadi penentu dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama yang dapat menyebabkan putusnya hubungan kerja.

Untuk menjaga hubungan kerja dengan pihak luar, tentunya seluruh aktivitas internal perusahaan juga harus terjaga. Seluruh aktivitas penjualan seperti rapat, follow up dengan klien, dan berbagai perubahan terpantau dengan baik dengan meningkatkan Konversi Leads dengan Sistem CRM Terbaik.

Kesimpulan

Sekarang setelah Anda mempelajari perbedaan antara PKWT dan PKWTT, Perbedaan keduanya adalah PKWT merupakan perjanjian kerja yang mengikat pegawai kontrak dan pekerja lepas, sedangkan PKWTT merupakan perjanjian kerja yang mengikat pegawai tetap dan tidak memiliki tanggal kadaluarsa.

Demi memberikan keyakinan kepada karyawan di perusahaan Anda mengenai status pekerjaan mereka, penting bagi Anda untuk mengetahui hal ini. Lalu, untuk memastikan bahwa baik perusahaan maupun karyawan tidak mengalami konsekuensi apa pun. Jika kontrak kerja karyawan Anda akan segera berakhir, jangan lupa untuk mengambil keputusan apakah akan memperpanjang kontrak kerja yang bersangkutan atau mempekerjakan mereka sebagai karyawan tetap sesegera mungkin.

Baik karyawan PKWT maupun PKWTT dapat memanfaatkan program absensi karyawan secara online, yang memudahkan Sumber Daya Manusia untuk melacak seberapa sering setiap karyawan muncul di tempat kerja.Selain itu, dengan sistem HRM dari HashMicro, Anda akan menerima peringatan jika ada karyawan yang status kontrak atau masa percobaannya akan segera berakhir. Akibatnya, Anda akan dapat dengan cepat memperbarui status kontrak para karyawan. Tertarik? Coba demo gratisnya sekarang! Klik disini.

pkwt adalah

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Olivia Mariane Gunawan
Looking forward to give the readers more new insights and useful informations everyday! For business inquiries: [email protected]

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA