BerandaQuick ReadsPerbedaan UKM dan IKM yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Perbedaan UKM dan IKM yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Sebagai pelaku bisnis, mungkin kita sering mendengar istilah UKM (Usaha Kecil dan Menengah) serta UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Dalam keseharian menjalani bisnis, pastinya kita sering berhubungan dengan UKM atau UMKM.  Namun pernahkah Anda mendengar istilah IKM atau Industri Kecil dan Menengah? Meskipun mempunyai beberapa perbedaan, kedua istilah bisnis tersebut sama-sama membutuhkan sistem akuntansi yang efisien untuk mengembangkan bisnis mereka. Semakin berkembangnya teknologi, beberapa UKM atau UMKM mulai beralih ke sistem akuntansi untuk otomatiskan proses bisnis.  Monitor kondisi keuangan perusahaan Anda menggunakan software akuntansi terbaik dan terlengkap untuk meraih profit secara optimal, cobalah menggunakan sistem akuntansi dalam usaha Anda.

Download Sekarang: Perhitungan Skema Harga Sistem Akuntansi dari Hashmicro

Sistem informasi akuntansi secara luas tidak hanya menyediakan sistem pencatatan, tetapi merupakan sistem yang digunakan untuk mengolah informasi keuangan sehingga menghasilkan data yang akurat. Unduh skema perhitungan harga software sebagai pertimbangan Anda dan dapatkan manfaat dari sistem akuntansi untuk bisnis Anda. Pada artikel kali ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai perbedaan UKM dan IKM. Simak penjelasan lengkapnya.

Baca Juga: Optimalkan Pembayaran Digital dengan Software Akuntansi

ikm

Pengertian UKM dan IKM

baca juga: Apa Itu ERP Software dan Apa Kegunaannya bagi Bisnis Anda?

ikm
Sumber : Freepik.com

Pengertian UKM adalah usaha yang bertujuan menjual kembali barang yang diproduksi oleh industri kecil menengah seperti toko kelontong hingga warung-warung di kita. Penggunaan software akuntansi terlengkap tentunya akan membantu dalam mengelola keuangan dalam bisnis. Namun bidang usaha UKM tak berhenti sampai di situ saja, ada juga UKM yang usahanya berkutat pada jasa, seperti jasa servis elektronik, jasa laundry, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sedangkan IKM adalah perusahaan yang memproduksi berbagai jenis produk yang mahkluk hidup seperti manusia, hewan dan tumbuhan butuhkan. Kelola laporan keuangan dan arus kas menggunakan cloud software accounting nomor satu di Indonesia untuk bisnis Anda. IKM dan UKM dapat diklasifikasikan kedalam kategori perusahaan yang sama karena kegiatan yang dilakukan meliputi produksi dan pemasaran pada satu waktu. Sama seperti halnya perusahaan lain, menghasilkan profit juga merupakan tujuan utama IKM dan IKM.

Unduh Skema Perhitungan Harga Software Akuntansi

Perbedaan UKM dan IKM

UKM dan IKM tidak hanya memiliki perbedaan dalam aspek usaha yang dijalankan namun ada juga perbedaan dalam sejumlah aspek lainnya. Berikut ini beberapa perbedaan UKM dan IKM dari aspek aset dan penghasilan atau omzet menurut Undang-undang no. 3 tahun 2014 dan Permenperin 64/M-IND/PER/7/2016:

Usaha Kecil

Dari segi asetnya, usaha kecil memiliki aset sebesar Rp 50 juta sampai dengan Rp 500 juta. Dari segi omzet, usaha kecil memiliki penghasilan sekitar Rp 300 juta hingga Rp 2 miliar. Usaha kecil dilakukan oleh orang atau badan hukum yang tidak secara langsung memiliki, mengelola, atau menjadi bagian dari usaha kecil yang memenuhi standar usaha kecil maupun menengah, seperti undang-undang otonomi kepatuhan dan kegiatan ekonomi.

Usaha Menengah

Menurut Undang Undang, sebuah bisnis masuk kategori usaha menengah jika memiliki aset dengan nilai Rp 500 juta hingga Rp 10 miliar. Untuk aspek omzet, usaha menengah memiliki penghasilan mulai dari Rp 2 miliar hingga Rp 50 miliar.

Industri Kecil

Industri kecil adalah industri yang mempekerjakan paling banyak 19 (sembilan belas) pekerja dan memiliki nilai investasi kurang dariRp 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) tidak termasuk pembangunan tanah dan konstruksi. Menurut Permenperin 64/M-IND/PER/7/2016, industri kecil memiliki aset dengan nilai maksimal Rp 200 juta. Sementara dari segi omzetnya, industri kecil biasanya mempunyai omzet tidak lebih dari Rp 1 miliar.

Industri Menengah / IKM

Yang terakhir, industri menengah menurut Peraturan Kementrian Perindustrian memiliki aset senilai Rp 200 juta hingga Rp 10 miliar, sementara omzetnya berada di kisaran Rp 1 miliar hingga Rp 50 miliar.

ikm

Kesimpulan

Itu dia penjelasan singkat mengenai perbedaan UKM dan IKM. Terlepas dari perbedaan jumlah aset dan omzet yang mereka miliki, kedua kategori bisnis ini tetap harus mengelola data finansialnya dengan baik. Otomatiskan pengelolaan arus kas, pembuatan laporan keuangan, rekonsiliasi bank, jurnal penyesuaian, pembuatan faktur, dan lain-lainnya dengan Accounting Software terbaik dari HashMicro dan unduh skema perhitungan harga softwarenya.

Semoga artikel ini bisa memperkaya pengetahuan Anda seputar seluk beluk menjalankan bisnis. Simak artikel-artikel menarik lainnya seputar tips dan trik menjalankan bisnis di sini.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA