7 Strategi Jitu Meningkatkan Penjualan di Musim Liburan

Kanya Anindita

Musim liburan memang baru akan datang beberapa bulan lagi, tetapi jika Anda ingin memaksimalkan penjualan Anda di momen tersebut, maka Anda sebaiknya mempersiapkan strategi promosi Anda semenjak jauh hari.

Akhir dan awal tahun (kuarter ke-4) merupakan momen yang paling sering dimanfaatkan oleh retailer untuk mengadakan promosi besar-besaran demi menarik pembeli sebanyak-banyaknya. Supaya Anda bisa mengungguli penjual lain, Anda perlu memiliki teknik pemasaran dan penjualan yang lebih unik dan dipersiapkan secara matang. Berikut ini adalah beberapa strategi yang bisa Anda implementasikan.

1. Manfaatkan data penjualan yang sebelumnya

Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah melihat data penjualan Anda dari tahun lalu. Dengan begini, Anda dapat menentukan siapa yang harus Anda targetkan, kapan sebaiknya Anda memulai promosi, dan konten atau promosi seperti apa yang sebaiknya Anda gunakan di musim liburan tahun ini.

Identifikasi bagian mana dari strategi marketing Anda (email marketing, iklan media sosial, atau bahkan konten blog) yang paling sukses selama setahun terakhir, kemudian gunakan lagi dan optimalkan strategi tersebut dengan memasukkan tema liburan di dalamnya.

2. Prediksikan kebutuhan inventaris Anda

Selain melihat data penjualan yang sebelumnya, Anda sebaiknya juga meluangkan waktu untuk melihat laporan inventaris Anda dari tahun sebelumnya.

Menyimpan banyak barang di toko tanpa mempertimbangkan permintaan pelanggan adalah langkah yang tidak bijak, tetapi stok barang yang terlalu sedikit hanya akan menghambat penjualan Anda, sebab Anda tidak dapat memenuhi permintaan pelanggan Anda.

Oleh karena itu, penting sekali untuk memprediksi kebutuhan inventaris Anda sehingga Anda tidak hanya dapat menentukan jumlah stok dengan tepat, tetapi juga mengetahui barang mana saja yang harus Anda sediakan lebih banyak dan barang mana yang tidak perlu Anda jual lagi (karena kurang laku).

3. Tanggapi transaksi yang belum tuntas secepatnya

Anda pasti kecewa ketika menemukan ada banyak keranjang belanjaan yang ditinggalkan oleh calon pembeli di situs e-commerce Anda.

Calon pembeli yang biasanya baru atau bukan pelanggan tetap Anda kemungkinan membuka beberapa tab sekaligus ketika mencari barang tertentu dan membandingkan satu penjual dengan yang lain. Mereka mungkin terdistraksi oleh sesuatu dan berniat untuk melanjutkan transaksi di lain waktu atau bisa saja benar-benar meninggalkan keranjang belanjaannya tanpa alasan yang pasti. Dari sini Anda dapat mencoba mencari tahu alasanya; apakah proses checkout di toko online Anda membingungkan? Apakah calon pembeli tidak dapat menemukan metode pengiriman yang diharapkan?

7 Strategi Jitu Meningkatkan Penjualan di Musim Liburan
Contoh abandoned cart email dari ASOS.

Dengan menggunakan sistem otomatisasi pemasaran, Anda dapat mengirim notifikasi kepada mereka yang meninggalkan keranjang belanjaannya secara otomatis melalui email. Setiap pesan dapat dipersonalisasi dan dikustomisasi untuk mendorong mereka agar menyelesaikan pembeliannya.

Pastikan bahwa pesan yang Anda kirim sangat persuasif, sangat ringkas, dan sangat sopan. Berikan CTA yang jelas (tautan yang membawa mereka kembali ke barang yang mereka simpan) sehingga tidak membingungkan calon pembeli.

4. Ciptakan rasa urgensi untuk meningkatkan penjualan

Menciptakan rasa urgensi adalah cara yang bagus untuk menarik pelanggan Anda supaya membeli produk Anda selama musim liburan. Tidak ada yang mau melewatkan penawaran yang menarik. Ketika Anda menetapkan tenggat waktu pada penawaran tertentu, maka orang-orang secara otomatis cenderung mengambil penawaran itu tanpa ragu-ragu.

5. Buat kampanye promosi Anda semenarik mungkin

Liburan adalah momen di mana orang-orang ingin memuaskan hasrat belanja mereka. Akan tetapi, ini tidak secara otomatis akan meningkatkan penjualan Anda, apalagi penjual lain juga sama-sama berupaya meningkatkan penjualan mereka. Oleh sebab itu, Anda harus bisa mengoptimalkan kreativitas Anda pada campaign Anda.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

  • Promosikan beberapa kombinasi produk yang hanya ada jual selama musim liburan
  • Percantik postingan Anda di media sosial dengan menghadirkan elemen-elemen bernuansa liburan
  • Tawarkan ongkos pengiriman gratis khusus untuk pembelian produk-produk tertentu atau dengan menetapkan batas minimal pengeluaran
  • Kirim email personal ke pelanggan yang membeli produk Anda pada musim liburan sebelumnya dengan menawarkan produk-produk yang sesuai dengan preferensi mereka

6. Beri penawaran spesial kepada pelanggan setia Anda

Diskon dapat meningkatkan penjualan dengan cepat, tetapi bila dilakukan tanpa strategi yang tepat, maka ini hanya akan mengakibatkan kerugian. Jadi, Anda perlu hati-hati dalam memberikan diskon.

Cara yang paling efektif adalah dengan memberikan penawaran spesial yang personal kepada pelanggan setia Anda berdasarkan kategori mereka; pembeli yang paling sering belanja, pembeli tingkat medium, pembeli yang jarang belanja, dan lain-lain.

Jika Anda memiliki program loyalitas, maka Anda bisa memberikan diskon sesuai dengan tingkat keanggotaan pelanggan Anda (misalnya: silver, gold, platinum, dan lain-lain).

7. Optimalkan retargeting campaign Anda

Selain memberikan penawaran spesial yang dipersonalisasi ke pelanggan setia Anda, Anda juga perlu memerhatikan konten marketing campaign yang Anda kirim ke mereka. Pesan Anda harus sangat jelas dan menggunakan kalimat yang menunjukkan kepedulian Anda kepada mereka, seperti “we miss you” atau “where have you been?”.

7 Strategi Jitu Meningkatkan Penjualan di Musim Liburan
Contoh retargeting email dari Birchbox.

Karena pelanggan Anda mungkin sudah tidak belanja di toko Anda dalam waktu yang cukup lama, jadi sebaiknya Anda menampilkan seluruh informasi penting di bagian atas pada email Anda.

 

Dapatkan Free ERP
Hosting Server &
Maintenance
Selama 1 tahun,
GRATIS!    Learn More »

You may like