BerandaProductsDocument ManagementTDP: Pengertian, Tujuan, Jenis dan Cara Mengurusnya

TDP: Pengertian, Tujuan, Jenis dan Cara Mengurusnya

Saat mendirikan sebuah bisnis, ada beberapa dokumen penting yang perlu Anda jaga agar bisnis Anda berjalan dengan aman dan lancar, termasuk TDP. TDP sendiri adalah singkatan dari Tanda Daftar Perusahaan. Semua perusahaan atau organisasi bisnis di Indonesia wajib memiliki dokumen Tanda Daftar Perusahaan agar dapat pemerintah sahkan untuk legalitasnya. Apabila suatu perusahaan tidak memiliki Tanda Daftar Perusahaan, maka kegiatan perusahaan tersebut menjadi ilegal dan sewaktu-waktu dapat pihak berwenang hentikan.

Artikel kali ini bertujuan untuk memberikan penjelasan singkat namun padat mengenai Tanda Daftar Perusahaan. Mulai dari pengertian, tujuan dan fungsi, hingga cara mengurusnya.

TDP Adalah

Pengertian TDP

Sesuai dengan namanya, Tanda Daftar Perusahaan adalah daftar pencatatan resmi perusahaan yang berisikan hal-hal yang wajib badan usaha daftarkan dan pejabat daerah yang berwenang sahkan. Berdasarkan UU no. 3 Tahun 1982, TDP merupakan sebuah daftar dokumen resmi yang tersimpan di bawah atau berdasarkan peraturan hukum atau penegakan hukum yang berisi hal wajib yang perusahaan daftarkan dan telah pejabat yang berwenang sahkan, dari kantor pendaftaran perusahaan.

Karena itu, setiap perusahaan atau organisasi bisnis yang melakukan bisnis di wilayah Indonesia wajib memiliki TDP, jika organisasi tersebut tidak memilikinya maka segala jenis kegiatan akan menjadi ilegal dan kegiatannya yang posisinya dapat pihak berwajib tangkap. Badan usaha yang wajib memiliki TDP antara lain PT, koperasi, VC atau persekutuan komanditer, FA (kelompok), perorangan, hingga bentuk usaha lain seperti perusahaan asing, korporasi, agen atau perwakilan  dan berbagai jenis badan usaha lainnya yang berbasis dan mencari penghasilan di Indonesia.

Tujuan dan Fungsi Memiliki TDP

TDP Adalah
Sumber: freepik.com

Kepemilikan TDP ini harus senantiasa perusahaan lakukan dan wajib untuk melakukan perpanjangan setiap 5 tahun sekali atau pengajuan ulang saat dokumen tersebut hilang. Jadi, pemilik perusahaan atau badan usaha tidak boleh menganggap remeh kepemilikan TDP tersebut. Berikut adalah tujuan dari memiliki TDP:

  • Untuk pencatatan keterangan perusahaan atau badan usaha
  • Sebagai petunjuk informasi penting tentang sebuah perusahaan atau badan usaha bagi berbagai pihak yang memiliki kepentingan
  • Menjadi identitas perusahaan dan dapat menjamin keberlangsungan usaha tersebut

Untuk fungsinya sendiri kepemilikan TDP akan menjadi tanda seluruh aktivitas perusahaan yang sedang berlangsung. Artinya, TDP adalah dokumen resmi yang menunjukkan profil perusahaan secara lengkap.

Jenis TDP

Pengelolaan TDP terbagi menjadi lima jenis dan memiliki persyaratan atau metode pengajuan yang berbeda. Lima jenis tersebut adalah TDP baru, perpanjang, pembukaan cabang, perubahan, dan penutupan.

Baru

TDP baru merupakan tanda daftar untuk badan usaha yang baru atau belum pernah mengajukan sebelumnya. Ketika badan usaha berdiri, pemilik usaha harus mengurus dokumen jenis ini. Penerapan TDP baru juga berlaku untuk unit bisnis yang sudah lama beroperasi namun belum mereka proses.

Terdapat beberapa berkas yang perlu perusahaan persiapkan untuk mengurus TDP baru, seperti KTP pemilik (fotokopi), Akta Pendirian perusahaan, izin gangguan (HO, SIUP), NPWP, Kartu Keluarga (KK) direktur atau penanggung jawab perusahaan. Berikut beberapa syarat lainnya, seperti:

  • Pemilik atau penanggung jawab badan usaha membuat permohonan TDP
  • Badan usaha terdaftar di kantor pengadilan negeri (khusus CV) dan memiliki SK Menteri Hukum dan HAM (khusus PT)
  • Surat Keterangan Domisili Perusahaan
  • Identitas pemegang saham (khusus PT)
  • Jika pengajuan TDP Anda limpahkan ke pihak lain, Anda perlu surat kuasa dari penerima kuasa

Perpanjangan

TDP jenis perpanjangan harus badan usaha atau perusahaan yang sudah mapan lakukan karena masa berlakunya sudah hampir habis. Perjanjian perpanjangannya harus perusahaan lakukan setiap tiga bulan sebelum berakhirnya masa operasional.

Beberapa dokumen yang perlu Anda bawa saat mengurus perpanjangan biasanya dalam bentuk fotokopi, seperti:

  • NPWP
  • KTP penanggung jawab
  • Akta Pendirian Perusahaan yang sudah sah dan Akta Perubahan
  • Pendaftaran atau pengesahan Badan hukum
  • HO dan SIUP. SIUP TDP adalah surat izin untuk menjalankan usaha di bidang perdagangan jasa/barang
  • KTP penerima kuasa jika pengurusan izinnya mereka limpahkan ke pihak lain
  • Fotokopi Tanda Daftar Perusahaan yang sebelumnya masih berlaku

Pembukaan cabang

Pembuatan Tanda Daftar Perusahaan pembukaan cabang akan pihak yang bersangkutan ajukan ketika perusahaan mendirikan outlet bisnis baru atau kantor cabang. Berikut beberapa dokumennya:

  • Akta pembukaan kantor cabang atau surat bukti penunjukkan kepala cabang
  • Fotokopi NPWP, KTP penanggung jawab cabang, HO, dan SIUP perusahaan pusat yang dilegalisir oleh penerbit (3 rangkap)
  • Map merah buffalo
  • Surat kuasa jika proses pengajuan dilimpahkan.

Perubahan

Perusahaan perlu mengajukan perubahan Tanda Daftar Perusahaan ketika ingin merubah unit usahanya atau organisasinya. Hal ini dilakukan agar profil perusahaan tetap up to date. Berikut dokumen yang perlu disiapkan:

  • FC KTP, NPWP, Akta Pendirian Perusahaan, Pendaftaran atau Pengesahan Badan Hukum, HO
  • Surat kuasa pihak ketiga jika dialihkan
  • Tanda Daftar Perusahaan asli dan fotokopi
  • Map buffalo merah

Penutupan

Tanda Daftar Perusahaan Penutupan diajukan jika masa bisnis badan usaha atau perusahaan sudah habis atau ingin merubah domisili. Hal ini untuk mengetahui bahwa perusahaan sudah tidak beroperasi atau tutup di suatu domisili. Berikut berkas yang perlu disiapkan:

  • Surat permohonan penutupan pada izin gangguan (tanda tangan diatas materai 10000)
  • FC NPWP, KTP pemilik, penutupan SIUP, dan penutupan HO
  • Bagi perusahan berbadan hukum, siapkan akta perubahan domisili.

Cara mengurus TDP

TDP Adalah
Sumber: freepik.com

Ikuti langkah-langkah ini setelah dokumennya tersedia untuk mengklaim Tanda Daftar Perusahaan. Pelamar dapat mengunjungi tempat pelayanan perizinan atau mendaftar secara online, seperti berikut ini :

  • Buat akun pada website Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sesuai kota atau lewat aplikasi GAMPIL, ajukan permohonan, isi perlengkapan, submit izin, unduh dan cetak resi, mendapat SMS nomor resi
  • Verifikasi administrasi
  • Berkas permohonan validasi
  • Penerimaan oleh Tim Teknis
  • Mendapatkan SMS berupa kode bayar dan SKR
  • Bayar melalui bank atau ATM
  • Mengisi SKM melalui akun pemilik
  • Mencetak izin
  • Mendapat surat izin yang dikirim melalui pos.

Kesimpulan

Itulah pembahasan singkat mengenai TDP. Terdapat beberapa jenis yang harus kita mengerti sebelum membuat tanda pendaftaran. Dengan tujuan dan fungsinya, tanda daftar perusahaan ini menjadi sesuatu yang perlu pemilik bisnis punya. Kenapa penting, karena untuk pencatatan keterangan perusahaan atau badan usaha dan sebagai petunjuk informasi penting tentang sebuah perusahaan atau badan usaha bagi berbagai pihak yang memiliki kepentingan.

Selain itu, perlu Anda ketahui juga bahwa Software ERP sangatlah penting untuk kelancaran kegiatan perusahaan. HashMicro menyediakan Software ERP cloud untuk otomatiskan berbagai aspek bisnis, cocok untuk bermacam tipe perusahaan. Klik disini untuk informasi lebih lanjut.

Software ERP HashMicro

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Afkar Azhfar
Full-Time Internship Content Writer at HashMicro. Always explore new things to develop content writing skills.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA