01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaProductsAccountingMengenal Biaya Overhead Pabrik dan Cara Menghitungnya

Mengenal Biaya Overhead Pabrik dan Cara Menghitungnya

Dalam industri manufaktur, BOP (Biaya Overhead Pabrik) pastinya sudah menjadi hal  yang familiar dalam kegiatan produksi maupun pembukuan. Biaya ini biasanya akan muncul saat perhitungan dana yang tidak terlibat langsung dalam proses produksi, seperti biaya listrik, gas, air, gaji karyawan tingkat manajemen, bahan bakar, hingga pajak dan biaya perawatan mesin.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Walaupun tidak terlibat langsung dalam proses produksi, perhitungan BOP ini tetap berpengaruh besar pada jalannya produksi serta keuntungan perusahaan. Kesalahan pada perhitungan BOP dapat berakibat kerugian perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui lebih lanjut mengenai BOP serta cara menghitungnya agar tidak terjadi kesalahan!

Apa itu Biaya Overhead Pabrik?

Biaya overhead pabrik adalah biaya-biaya produksi yang tidak secara langsung terlibat dalam produksi suatu produk atau jasa, tetapi masih diperlukan untuk menjalankan kegiatan produksi secara keseluruhan. Berbeda dengan biaya produksi langsung yang langsung terkait dengan produksi seperti bahan baku dan tenaga kerja langsung.

Contoh-contoh BOP meliputi biaya listrik, gas, dan air, gaji karyawan non-produksi seperti manajemen pabrik, bahan habis pakai seperti minyak pelumas dan kertas kantor, pajak properti, biaya perawatan mesin, serta biaya asuransi pabrik. BOP biasanya dihitung secara total dan kemudian dibagi menjadi biaya per unit produk atau jasa.

Perbedaan antara biaya overhead pabrik dan biaya produksi langsung adalah biaya produksi langsung terkait langsung dengan produksi barang atau jasa, sedangkan BOP terkait dengan operasi keseluruhan pabrik atau perusahaan. Pengelolaan BOP yang efektif dapat membantu perusahaan meminimalkan biaya produksi total dan meningkatkan keuntungan bersih.

Baca juga: Apa itu Sistem Akuntansi dan Manfaatnya untuk Bisnis Anda?

Manfaat Biaya Overhead Pabrik (BOP)

manfaat

Meskipun komponen-komponen yang dihitung dalam biaya overhead pabrik tidak terlibat langsung dalam proses produksi, BOP ini memiliki peran penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan dan operasi pabrik secara keseluruhan. Beberapa manfaat dari BOP diantaranya:

1. Sebagai dasar estimasi membuat anggaran setiap divisi

Biaya overhead pabrik dapat digunakan sebagai dasar untuk estimasi dan membuat anggaran setiap divisi perusahaan. Hal ini memungkinkan setiap divisi untuk menghitung biaya operasional mereka secara akurat dan memastikan penggunaan sumber daya yang efektif. Dengan begitu, perusahaan dapat menghindari biaya tak terduga dan mengelola anggaran secara efektif.

2. Mengontrol pengeluaran untuk biaya non-produksi

Penggunaan biaya overhead pabrik dapat membantu perusahaan dalam mengontrol pengeluaran untuk biaya non-produksi. Perusahaan dapat mengevaluasi pengeluaran non-produksi dan memastikan bahwa sumber daya diarahkan ke aspek produksi yang lebih penting. Dengan pengontrolan yang baik, perusahaan dapat mengurangi BOP yang tidak Anda perlukan.

3. Mengurangi biaya overhead yang tidak diperlukan

Perhitungan biaya overhead pabrik juga dapat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya yang tidak diperlukan. Perusahaan dapat meninjau kembali proses operasi dan menentukan area di mana pengeluaran biaya dapat Anda kurangi tanpa mengorbankan kualitas produk atau layanan yang Anda berikan.

4. Sebagai dasar atau acuan dalam menyusun strategi perusahaan

BOP dapat Anda gunakan sebagai dasar atau acuan dalam menyusun strategi perusahaan. Dengan meninjau kembali biaya overhead yang dikeluarkan, perusahaan dapat menentukan strategi yang lebih efektif dan memaksimalkan keuntungan bersih. Dengan begitu, perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam pengelolaan keuangan mereka.

Manajemen biaya overhead

Jenis-jenis Biaya Overhead Pabrik

Sebelum melakukan perhitungan biaya overhead pabrik, Anda harus mengkategorikan dulu jenis BOP yang ada. Dengan melakukan kategorisasi, penentuan anggaran untuk BOP pun akan menjadi lebih mudah. Beberapa jenis BOP ini diantaranya adalah:

1. BOP menurut sifatnya

Berdasarkan sifatnya, BOP terbagi menjadi tiga golongan, yaitu:

  • Biaya bahan penolong: Mencakup bahan yang bukan bagian dari hasil produksi maupun bahan dengan nilai lebih kecil dari harga keseluruhan produk.
  • Biaya tenaga kerja tidak langsung: Merupakan upah tenaga kerja yang tidak terlibat langsung dalam proses produksi.
  • Biaya pemeliharaan: Termasuk biaya bahan yang habis digunakan, suku cadang, hingga jasa perbaikan mesin produksi, kendaraan, dan peralatan lainnya.¬†

2. Biaya overhead pabrik menurut perilaku perubahan volume produksi

Berdasarkan perilaku perubahan volume produksinya, BOP terbagi dalam tiga golongan, yaitu:

  • BOP tetap: Tidak mengalami perubahan walaupun ada perubahan volume produksi. Sebagai contoh, pembayaran sewa, iuran keanggotaan, upah tenaga kerja, asuransi, konsultan akuntansi, dan lainnya.
  • BOP variabel: Mengalami perubahan mengikuti perubahan volume produksi. Contohnya biaya perlengkapan kantor, tagihan telepon, hingga biaya pemasaran.
  • BOP semi-variabel: Mengalami perubahan, tetapi tidak searah dengan volume produksi, seperti biaya kertas fotokopi maupun tinta printer.

3. Biaya overhead pabrik menurut departemen perusahaan

Berdasarkan departemen yang ada dalam perusahaan, BOP terbagi menjadi:

  • BOP langsung departemen: Biaya yang ada dalam suatu departemen dan hanya bermanfaat bagi departemen tersebut.
  • BOP tidak langsung departemen: Biaya yang memberi manfaat bagi departemen lainnya, baik terkait maupun tidak.

Cara Menghitung Biaya Overhead Pabrik

Cara menghitung biaya

Dalam menghitung biaya overhead pabrik, perusahaan perlu mempertimbangkan beberapa faktor penting. BOP ini tidak berhubungan langsung dengan pendapatan perusahaan, namun harus Anda perhitungkan dengan cermat agar dapat mempengaruhi harga jual produk secara tepat. Berikut adalah penjelasan cara menghitung biaya overhead pabrik:

1. BOP tidak berhubungan dengan pendapatan perusahaan

Pertama-tama, perusahaan perlu mengumpulkan semua BOP selama periode tertentu, misalnya satu bulan atau satu tahun. Kemudian, perusahaan perlu mengalokasikan biaya overhead ini ke setiap unit produk dengan menggunakan metode alokasi biaya overhead seperti metode biaya tenaga kerja langsung atau metode jam mesin. 

Contoh perhitungan menggunakan metode biaya tenaga kerja langsung adalah sebagai berikut:

Jumlah biaya overhead selama 1 bulan = Rp10.000.000

Total biaya tenaga kerja langsung selama 1 bulan = Rp50.000.000

BOP per unit produk = (BOP / total biaya tenaga kerja langsung) x 100%

Biaya overhead per unit produk = (Rp10.000.000 / Rp50.000.000) x 100%

Biaya overhead per unit produk = 20%

2. Biaya overhead terjadi dengan biaya barang dan jasa

Selanjutnya, perusahaan perlu menghitung biaya overhead untuk setiap barang dan jasa yang diproduksi. Contoh perhitungan menggunakan metode jam mesin adalah sebagai berikut:

Jumlah biaya overhead selama 1 bulan = Rp10.000.000

Total jam mesin selama 1 bulan = 10.000 jam

BOP per jam mesin = BOP / total jam mesin

Biaya overhead per jam mesin = Rp10.000.000 / 10.000 jam

Biaya overhead per jam mesin = Rp1.000

BOP per unit produk = BOP per jam mesin x jam mesin per unit produk

Biaya overhead per unit produk = Rp1.000 x 5 jam mesin

Biaya overhead per unit produk = Rp5.000

Baca juga: 15 Rekomendasi Software Akuntansi di Indonesia Terbaik 2023

Hitung Biaya Overhead Pabrik Secara Otomatis dengan HashMicro Accounting

Dalam menghitung BOP, perusahaan perlu mempertimbangkan dengan cermat untuk mendapatkan hasil yang akurat dan tepat. Dengan menghitung BOP yang tepat, perusahaan dapat menetapkan harga jual produk yang sesuai dengan biaya produksi dan memperoleh keuntungan yang optimal. Oleh karenanya perlu bantuan software yang bisa menghitung biaya ini secara otomatis.

Salah satu perangkat lunak yang bisa Anda gunakan adalah Software Akuntansi HashMicro. Dengan berbagai fitur yang dapat mengelola pencatatan serta perhitungan otomatis, penggunaan aplikasi ini dapat meminimalisir adanya human-error yang dapat berakibat fatal pada perhitungan BOP.

Tidak hanya untuk perhitungan BOP, fitur-fitur yang ada dalam aplikasi ini juga dapat membantu seluruh proses akuntansi pabrik. Mulai dari monitor saldo kas, peramalan arus kas, rekonsiliasi bank dengan cepat, perhitungan akrual dan amortisasi, pengelolaan anggaran, hingga laporan analitik mendalam yang bisa Anda dapatkan dalam beberapa detik saja.

Kesimpulan 

Biaya overhead pabrik (BOP) merupakan anggaran dari aspek-aspek yang tidak terlibat langsung dalam proses produksi. Meskipun begitu, perhitungan BOP ini sangat penting bagi penentuan harga jual produk dan keuntungan perusahaan, sehingga perusahaan harus menghitung BOP dengan cermat. 

software biaya overhead

Banyaknya jenis dan aspek yang harus Anda perhitungkan, membuat perusahaan membutuhkan aplikasi otomatis yang dapat menghitung semuanya dengan cepat dan akurat. HashMicro hadir dengan solusi Software Akuntansi dengan berbagai fitur dan dashboard yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Dapatkan rincian skema perhitungan harga dan jadwalkan demo gratis sekarang!

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Chika Jelita
Chika Jelita
Junior Content Writer Hash Micro yang memiliki ketertarikan di bidang digital marketing dan manajemen.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
√ó
Dapatkan Demo Gratis!