01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaSoftware/BusinessLearn BusinessPengusaha Retail Wajib Tahu 7 Elemen Visual Merchandising

Pengusaha Retail Wajib Tahu 7 Elemen Visual Merchandising

Visual merchandising adalah suatu istilah yang sering terdengar pada perusahaan ritel. Ketika Anda mengunjungi suatu toko di pusat perbelanjaan, pastinya Anda akan melihat penataan etalase produk yang menarik. Contohnya, ketika Anda mengunjungi toko pakaian, pastinya Anda akan melihat beberapa manekin yang telah dilengkapi oleh pakaian yang bagus. Sehingga, Anda tertarik untuk membelinya. Proses penataan ini seringkali familiar dengan istilah visual merchandising.

Lalu, seperti apakah elemen-elemen pentingnya agar etalase produk dapat menarik perhatian konsumen? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Baca juga: 6 Kegunaan Sistem POS (Point of Sale) bagi Bisnis Retail

visual merchandising

Pengertian Visual Merchandising adalah

visual merchandising
Sumber: Rawpixel.com

Visual merchandising merupakan proses penataan produk dengan memperhatikan beberapa aspek yang bertujuan untuk dapat menarik perhatian dari konsumen untuk melakukan pembelian. Tidak hanya itu, visual merchandising bertujuan untuk membangun citra positif toko pada konsumen. Seseorang yang memiliki tugas untuk menjalankan visual merchandising adalah visual merchandiser. Berbagai contoh dari visual merchandiser dapat Anda jumpai ketika berbelanja, seperti etalase bertema, manekin berpakaian, serta makanan yang tersusun berdasarkan warna. 

Fungsi dari Visual Merchandising

Salah satu cara ampuh dalam memberikan tampilan toko yang dapat menarik perhatian konsumen adalah melakukan penataan tata letak barang dengan rapi. Sehingga, hal ini akan menghadirkan kesan visual yang menarik bagi konsumen. Faktanya, sebagian besar konsumen seringkali mengabaikan promosi sebuah produk atau toko yang terkesan monoton. Oleh karena itu, hal ini menjadi tugas utama dari seorang visual merchandiser agar dapat menarik perhatian banyak konsumen. 

Seorang visual merchandiser ketika melakukan proses pengaturan tata letak barang sangat bergantung kepada arsitektur bangunan toko. Penting bagi mereka untuk melakukan penataan ruangan dengan menggabungkan nilai tambah dari masing-masing produk. Tidak hanya itu, seorang visual merchandiser harus memiliki pengetahuan terhadap informasi persona serta demografi calon konsumen dalam mengatur penempatan produk (product placement).

Elemen dari Visual Merchandising adalah

Visual merchandising terdiri atas beberapa elemen penting, mulai dari warna, tema, hingga atribut. Seperti apakah penjelasan lengkap mengenai elemen-elemen penting ini? Mari kita simak penjelasannya berikut ini:

Titik fokus

Titik fokus mengacu kepada tampilan produk yang dapat memberikan pesan atau informasi bagi para konsumen dalam waktu yang singkat. Dengan kata lain, penataan produk yang baik harus mampu membuat konsumen mengetahui produk yang dijual dengan cepat hanya dengan melihat tampilan dari produk.

Kerapian dan kebersihan

Kerapian serta kebersihan dari toko menjadi hal yang penting agar menarik minat konsumen dalam melakukan pembelian produk. Selain menarik minat konsumen untuk membeli, kerapian dan kebersihan juga dapat membuat konsumen lebih nyaman dalam berbelanja di toko tersebut.

Tema

Dalam menampilkan produk, tema visual merchandising menjadi faktor yang tak boleh terlewatkan. Hal ini karena tema konsep akan dapat menghadirkan suasana yang membuat konsumen tertarik melihat produk. Tidak hanya itu, tema visual merchandising juga sangat mempengaruhi citra toko pada konsumen.

Warna

Pemilihan warna akan menentukan kesan yang akan disampaikan untuk menarik perhatian dari konsumen. Oleh karena itu, seringkali proses pemilihan warna memakan waktu yang cukup lama. Penting bagi seorang visual merchandiser memilih warna yang sesuai dengan kesan dari konsumen.

Brand logo

Brand logo mempunyai relevansi dengan proses pemilihan warna. Sebagai saran, Anda dapat memilih warna untuk toko yang sesuai dengan warna dari brand logo. Mengapa demikian? Dengan seperti ini tentunya akan terjadi keselarasan pada tampilan dari warna brand logo dengan warna toko.

Perubahan tampilan

Ada kalanya konsumen merasa bosan dengan tampilan toko. Untuk mengatasi hal tersebut, seorang visual merchandiser dapat melakukan pergantian tampilan toko secara berkala. Hal ini agar tampilan toko tidak membosankan. Sebagai contoh, toko-toko yang berada pada negara 4 musim umumnya melakukan perubahan tampilan toko setiap 3 bulan sekali atau mengikuti pergantian musim.

Atribut

Untuk memberikan kesan yang menarik pada produk serta toko, Anda dapat menambahkan beberapa atribut atau props tambahan yang sesuai dengan tema produk atau toko. Dalam hal ini, atribut atau props yang dapat Anda tambahkan dapat berupa warna, karakter, ataupun bentuk.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Baca juga: Equipment adalah Jenis Barang untuk Mendukung Kinerja Perusahaan

Bentuk Visual Merchandising adalah

visual merchandising
Sumber: Rawpixel.com

Perlu Anda ketahui bahwa dalam visual merchandising terdapat beberapa macam bentuk. Adapun bentuk-bentuk ini mungkin pernah Anda temui di salah satu toko ritel. Apa saja bentuk-bentuknya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini:

Tampilan interaktif

Era modern menghadirkan berbagai jenis teknologi baru, salah satunya adalah teknologi layar sentuh sebagai salah satu alat pendukung dari tampilan interaktif. Dengan adanya tampilan interaktif ini tentunya akan menarik perhatian banyak orang dalam mempelajari lebih lanjut mengenai produk tertentu. Tampilan interaktif ini dapat Anda kombinasikan dengan teknologi Augmented Reality (AR).

Windows display

Bentuk visual merchandising ini mungkin sangat familiar bagi Anda karena hampir semua toko mempunyai windows display yang berisi etalase produk. Adanya windows display dengan penataan yang baik, tentunya akan membuat konsumen tertarik mengunjungi toko tersebut dan melakukan pembelian.

Manekin

Pada toko ritel pakaian, manekin merupakan benda yang sangat penting dalam memperlihatkan produk pakaian yang sedang dijual. Seorang visual merchandiser harus dapat menampilkan manekin tersebut dengan pakaian yang menarik. Hal ini tentu akan membuat konsumen tertarik membeli pakaian tersebut.

Signage

Signage merupakan teknik yang terbukti efektif dalam menyampaikan banyak informasi kepada para konsumen. Penting bagi seorang visual merchandiser dalam membuat signage yang mudah untuk konsumen pahami. Dalam hal ini, signage salah satu contohnya dapat berupa poster sederhana berisi banyak informasi.

Langkah-langkah Menjalankan Visual Merchandising

Dalam membuat visual merchandising yang efektif, seorang visual merchandiser harus dapat memperhatikan beberapa tips penting. Apa saja tips penting yang harus menjadi perhatian dari seorang visual merchandiser dalam membuat visual merchandising? Simak penjelasannya berikut ini:

Pahami sudut pandang konsumen

Selain membuat etalase yang menarik, pembuatan visual merchandising yang efektif harus mengacu kepada kebiasaan konsumen. Oleh karena itu, Anda harus dapat melakukan riset mengenai kebiasaan konsumen tersebut. Dalam hal ini, kebiasaan konsumen salah satu contohnya adalah kebiasaan dalam mengikuti tren yang terkini.

Pertimbangkan pencahayaan dan warna

Suasana hati dari konsumen merupakan hal penting dalam menentukan apakah etalase produk menarik atau tidak. Oleh karena itu, seorang visual merchandiser harus dapat mempertimbangkan pencahayaan dan warna dari etalase. Pencahayaan tepat dan penggunaan warna cerah dapat menarik perhatian orang dalam mengunjungi toko dan melakukan pembelian.

Dapatkan peluang dalam cross-merchandise

Melakukan penempatan produk yang saling melengkapi pada etalase produk merupakan tips yang dapat seorang visual merchandiser terapkan. Hal ini akan membuat konsumen melakukan pembelian produk-produk tersebut pada waktu yang bersamaan. Contohnya adalah supermarket yang menempatkan selai dekat dengan roti. Konsumen tentunya akan membeli roti dan selai sekaligus pada waktu yang sama.

Baca juga: 5 Strategi Mengoptimalkan Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain)

Kesimpulan 

Visual merchandising merupakan salah satu hal yang dapat menarik perhatian banyak konsumen dalam melakukan pembelian produk dari suatu toko atau bisnis. Dalam visual merchandising, terdapat beberapa elemen penting yang menjadi perhatian, mulai dari warna hingga atribut. Berbicara mengenai kegiatan bisnis, HashMicro menyediakan solusi bagi bisnis ritel dalam meningkatkan profit penjualan hingga 3x lipat menggunakan Software Retail Terintegrasi yang hadir dengan beragam fitur unggulan. Segera hubungi kami untuk mendapatkan skema penawaran terbaik dan demo gratis.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Muhammad Ezra Ambiar Ganesha
Muhammad Ezra Ambiar Ganesha
A Junior Content Writer that willing to learn new thing.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
×
Dapatkan Demo Gratis!