01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaUncategorizedEkonomi Mikro dan Perannya Terhadap Kegiatan Ekonomi

Ekonomi Mikro dan Perannya Terhadap Kegiatan Ekonomi

Apakah Anda mengetahui istilah ekonomi mikro? Masih banyak yang belum dapat membedakan antara cabang ekonomi mikro dan makro, bahkan beberapa masih menganggap istilah ini merupakan hal yang sama. Maka dari itu, mari kita simak bahasan mengenai ekonomi mikro dan pengaruhnya terhadap dalam kehidupan perekonomian dibawah ini!

ekonomi mikro

Apa Itu Ekonomi Mikro?

Ekonomi mikro adalah jenis cabang studi ekonomi yang membahas tentang perilaku pengambilan keputusan suatu perusahaan mengenai kiat-kiat terkait dengan sumber daya mereka. Mikro ekonomi berasal dari kata mikro yang artinya kecil, sehingga skala pembahasannya juga kecil dan detail. Ekonomi mikro bertujuan untuk memungkinkan untuk menemukan faktor-faktor yang berkontribusi pada pengambilan keputusan dan potensi dampaknya terhadap pasar umum. Biasanya permasalahannya berkaitan dengan harga, permintaan dan penawaran barang.

Ekonomi mikro berurusan dengan unit individu, seperti perusahaan dan rumah tangga untuk membeli berbagai barang dan jasa dan kegiatan ekonomi lainnya. Dijelaskan juga mengenai kondisi pasar serta fenomena-fenomena kegagalan pasar yang dapat terjadi. Pada intinya, ekonomi mikro adalah bagian dari perusahaan dan individu dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan aspek ekonomi.

 

Sumber: id.wikipedia.org

Ciri-ciri Ekonomi Mikro

Ekonomi mikro memiliki beberapa ciri-ciri yang membedakan analisis teori ini berbeda dengan jenis teori lain, cirinya antara lain adalah:

  1. Interaksi di pasar barang

Pasar dapat diartikan yaitu tempat pertemuan antara pembeli dan penjual yang dapat menimbulkan interaksi permintaan (demand) dan penawaran (supply). Jika sudah terjadi interaksi seperti ini kita dapat mengkategorikan kegiatan ini sebagai salah satu dari ciri-ciri ekonomi mikro.

2. Perilaku penjual dan pembeli

Ciri-ciri berikutnya ialah perilaku penjual dan perilaku pembeli yang sama sama menginginkan keuntungan dan kepuasan dengan maksimal. Analisis ekonomi mikro memiliki lingkup yang relatif kecil dan banyak membahas mengenai aktivitas individual. Oleh karena itu, wajar jika kita membahas mengenai kepentingan individual, bukan kepentingan komunal. Maksud dari kepentingan individual disini adalah bagaimana setiap orang mencapai kepuasan/keuntungan maksimal atau bisa juga dibilang (maximum profit) dan (maximal utility).

3. Interaksi di pasar faktor produksi

Teori ini pada umumnya, bahasan utamanya mengenai alokasi sumber daya yang optimal, teori pengambilan keputusan yang paling efektif dan efisien, bagaimana mendapatkan utilitas maksimal, dan memberikan manfaat paling besar. Dalam kasus ini, dari sisi konsumen memiliki faktor produksi untuk memenuhi kebutuhannya, sedangkan produsen memiliki barang kebutuhan mereka namun membutuhkan faktor produksi yang menyebabkan mereka memiliki keterkaitan satu sama lain.

Perbedaan antara Ekonomi Mikro dan Makro

Meskipun kedua cabang ekonomi ini terdengar cukup selaras dengan pengucapannya dan memiliki keterkaitan dan saling bergantung satu sama lain, namun mereka jelas memiliki perbedaan yang cukup berbeda. Perbedaan ekonomi mikro dan makro adalah mikro lebih mengenai studi tentang individu dan keputusan bisnis, sedangkan ekonomi makro melihat keputusan negara dan pemerintah. 

Mikro mempelajari mengenai suatu individu atau perusahaan mengenai keputusannya dalam bisnis mengenai alokasi sumber daya, dan harga, permintaan, dan pasokan barang. Sebaliknya, ekonomi makro, mempelajari perilaku suatu negara dan bagaimana kebijakannya berdampak pada ekonomi secara keseluruhan dan menganalisis seluruh industri dan ekonomi, bukan individu atau perusahaan tertentu. Konsep ini mencoba menjawab pertanyaan mengenai tingkat inflasi atau faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Anda dapat mengidentifikasi beberapa perbedaannya melalui:

  1. Aspek kajian

Kajiannya bertujuan untuk memahami pola upah, pendapatan, perilaku konsumen, pengeluaran, mekanisme pasar, kebijakan perusahaan, dan dampak yang mungkin akan dihadapi oleh perusahaan. Sedangkan ekonomi makro menganalisis bagaimana peningkatan atau penurunan ekspor neto berdampak pada neraca modal suatu negara, pendapatan negara atau bagaimana produk domestik bruto (PDB) terpengaruhi oleh tingkat pengangguran.

2. Konsep dasar

Anda dapat dapat membedakan perbedaan ekonomi mikro dan makro melalui konsep dasar teori mereka masing masing. Mikro menggunakan teori seperti teori produksi, teori harga, dan teori distribusi. Tetapi jika untuk makro, ia cenderung untuk menggunakan beberapa kebijakan lain dalam analisis ekonomi makro misalnya, ekspektasi inflasi pengeluaran, penerimaan, pinjaman pada tingkat pemerintah (kebijakan fiskal), pengangguran, kemungkinan inflasi dan deflasi serta kebijakan moneter. 

3.. Tujuan analisis

Ekonomi mikro maupun makro tentunya mempunyai tujuan analisis yang cukup berbeda. Tujuan analisis mikro lebih tentang bagaimana perusahaan dapat memaksimalkan produksi dan kapasitasnya sehingga dapat bersaing dengan lebih baik dan mencapai sebuah keuntungan. Analisis makro ekonomi, di sisi lain, cenderung berfokus pada analisis dampak kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara keseluruhan, baik domestik maupun internasional. 

Sumber: workamerica.co

 

Contoh Kebijakan

Untuk lebih jelasnya lagi, di bawah ini merupakan contoh ekonomi mikro yang bisa anda lihat dari sisi perekonomian:

  1. Permintaan

Permintaan adalah kisaran jumlah barang maupun jasa yang pembeli minta dalam waktu tertentu dan tingkat harga tertentu. Jadi ketika harga barang atau jasa mengalami kenaikan, permintaan akan menurun. Sebaliknya ketika harga barang dan jasa tengah mengalami kenaikan, permintaan akan naik. Hal ini dikarenakan konsumen akan memanfaatkan momentum untuk mendapatkan barang dan jasa dengan harga yang lebih rendah.

2. Penawaran

Contoh ekonomi mikro selanjutnya adalah penawaran. Penawaran merupakan kegiatan untuk menyediakan barang dan jasa untuk ditawarkan kepada produsen dalam tingkat harga dan waktu tertentu. Teori ini berbanding terbalik dengan teori permintaan karena semakin rendah harga suatu barang atau jasa, semakin turun jumlah yang akan produsen tawarkan.

3. Perilaku konsumen dan produsen

Konsumen dan produsen akan memiliki ciri khas tersendiri ketika memasuki kegiatan ekonomi. Produsen akan memikirkan bagaimana cara agar produksi mencukupi kebutuhan para konsumen. Di sisi lain, konsumen akan melakukan pertimbangan untuk memilih mana barang ataupun jasa yang mereka rasa paling cocok dengan kebutuhannya.

4. Harga

Harga mempengaruhi jalannya kegiatan perekonomian karena merupakan alat ukur suatu barang dan jasa. Ukuran harga mempengaruhi seluruh pihak dalam kegiatan perekonomian yang tengah terjadi.

5. Biaya

Biaya berkaitan cukup erat dengan perusahaan dalam memproduksi barang dan jasa. Maka dari itu, suatu perusahaan akan selalu berusaha agar biaya produksi tidak lebih tinggi dari hasil dari penjualan mereka guna memperoleh manfaat yang lebih banyak.

6. Pasar

Inilah tempat terjadinya seluruh kegiatan ekonomi terjalin untuk melakukan transaksi jual-beli dan tempat interaksi antar konsumen dan produsen.  Seiring berjalannya waktu, pasar tidak harus hanya dilakukan secara tatap muka namun kegiatan juga melalui online. Selama adanya kegiatan tawar-menawar, jual-beli dan adanya peran konsumen dan produsen bersatu dalam suatu tempat dapat dikatakan sebagai suatu pasar.

Kesimpulan

Teori ekonomi mikro bertujuan menganalisis kegagalan suatu keputusan, memunculkan analisis rasional serta memunculkan hasil analisis secara teoritis yang memungkinkan pasar persaingan sempurna yang tentunya masih mengenai perilaku ekonomi individu baik mengenai perilaku konsumen, perilaku produsen maupun pasar. Teori ini sangat berperan dalam memprediksi hingga merancang strategi suatu perusahaan kedepannya dalam mempermudah suatu perusahaan dalam memahami perilaku, kemauan dan kebutuhan konsumen.

Maka dari itu, akan sangat mempermudah para produsen untuk mempunyai sistem Procurement dalam proses kegiatan untuk pemenuhan atau penyediaan kebutuhan dan pasokan barang atau jasa nya. HashMicro dengan mudah bisa membantu bisnis mencapai pasar persaingan sempurna melalui sistem software Procurement kami yang terbaik. Selain itu, kami juga memiliki software CRM Sales, dimana anda dapat melakukan penjualan dengan lebih cerdas, cepat, dan efektif, serta meningkatkan produktivitas tim penjualan Anda dengan Sales Software berbasis web terlengkap dari HashMicro.

aplikasi procurement

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Victo Glend
Victo Glend
I am the head of digital marketing and a professional who often publishes informative posts. I frequently compose news stories, press releases, blog posts, technical, cloud, marketing, advice, financial, and business strategies.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
├Ś
Dapatkan Demo Gratis!