BerandaIndustryFinanceDeflasi adalah: Pengertian, Jenis, Dampak, dan Cara Menghadapinya

Deflasi adalah: Pengertian, Jenis, Dampak, dan Cara Menghadapinya

Dalam ilmu ekonomi, terdapat sebuah istilah yang sangat populer yaitu deflasi. Apakah Anda mengetahui pengertian dari istilah ini? Secara umum, deflasi memiliki pengertian sebagai suatu periode ketika harga-harga secara umum mengalami penurunan serta nilai uang bertambah. Terjadinya kondisi ini secara berkepanjangan tentunya akan membuat aktivitas jual-beli akan mengalami kerugian dan kegiatan ekonomi pada suatu negara menjadi tidak stabil. Artikel ini akan memberikan informasi kepada para pembaca mengenai deflasi meliputi pengertian, jenis-jenis, serta cara menghadapinya.

 

Pengertian Deflasi Menurut Ahli

deflation
Sumber: Rawpixel.com

Sejumlah ahli ternama mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian dari istilah deflasi yang familiar di dalam ilmu ekonomi. Salah satunya adalah Stacia E. H. Sitohang. Menurutnya, deflasi merupakan kebalikan dari inflasi, yaitu secara umum harga dari suatu barang mengalami penurunan.

Definisi dari istilah deflasi dapat kita temui dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI yaitu suatu penambahan nilai mata uang  dengan penurunan jumlah produksi, langkanya lapangan kerja, dan rendahnya daya beli masyarakat.

Baca juga: Kegiatan Ekonomi | Pengertian, Jenis, Pelaku, Karakteristik, dan Tujuan

Jenis-jenis Deflasi

Deflasi dapat terbagi menjadi dua jenis, yaitu deflasi strategi serta sirkulasi. Berikut ini merupakan penjelasan dari masing-masing jenisnya:

Deflasi strategis

Jenis ini dapat terjadi akibat adanya penetapan kebijakan moneter oleh pihak pemerintah terkait dengan pengendalian gejala konsumsi yang berlebihan pada masyarakat. Oleh karena itu, dengan terjadinya konsumsi yang berlebihan dapat menekan kenaikan harga produk di pasar. Kebijakan yang pihak pemerintah tetapkan ini bukan menekan terjadinya konsumsi berlebihan di kalangan masyarakat, namun berdampak pada penurunan harga yang selanjutnya membuat semakin meningkatnya konsumsi dari masyarakat.

Deflasi strategis disebabkan oleh kebijakan yang pihak pemerintah dan bank sentral terapkan yakni melakukan penurunan terhadap tingkat suku bunga. Kebijakan ini akan membuat konsumen dengan mudah mendapatkan sejumlah pinjaman dari bank. Bersamaan dengan itu, produsen akan menyimpan uang yang mereka miliki di bank agar mereka mendapatkan bunga yang besar. Kejadian tersebut tentunya akan membuat peredaran uang menjadi langka serta harga barang mengalami penurunan.

Deflasi sirkulasi

Jenis ini muncul karena kondisi perekonomian dari suatu negara tidak stabil. Deflasi sirkulasi terjadi ketika masa transisi perekonomian yang sedang stabil mengalami kemerosotan. Kondisi seperti ini tentunya akan membuat resah para masyarakat. 

Deflasi sirkulasi berawal dari terjadinya tingkat penurunan yang signifikan pada kebutuhan masyarakat terhadap barang ekonomis. Selain itu, terjadi pula produksi barang dengan jenis yang sama dalam jumlah yang berlebihan. Hal ini kemudian membuat terjadinya penurunan drastis dari harga barang.

Pengaruh dari Deflasi

Terjadinya deflasi pada suatu negara tentunya akan memberikan pengaruh tersendiri. Dalam hal ini, dampak tersebut dapat berupa dampak positif maupun dampak negatif. Berikut ini merupakan penjelasan atas dampak yang ditimbulkan:

Dampak positif

Deflasi dapat memberikan beberapa dampak positif bagi suatu negara. Dengan terjadinya kondisi ini, maka akan membuat nilai mata uang menguat. Deflasi pun akan memberikan kesadaran bagi masyarakat mengenai pentingnya menabung. Kegiatan menabung ini tentunya akan memberikan kemudahan bagi seseorang dalam memenuhi kebutuhannya di masa yang akan datang. Selain itu, terjadinya deflasi akan membuat masyarakat berhemat ketika berbelanja berbagai kebutuhannya. 

Dampak negatif

Terjadinya deflasi pada suatu negara tentunya akan memberikan berbagai dampak negatif. Pendapatan dari perusahaan atau bisnis akan mengalami penurunan akibat kondisi ini. Hal ini kemudian akan menjadi efek domino kepada yang lainnya seperti terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara masif serta terjadinya penurunan Upah Minimum Regional (UMR). Selain itu, kondisi ini juga akan menyebabkan penurunan pada harga saham serta investasi.

Baca juga: Cara Mengatasi Resesi Ekonomi bagi Perusahaan 

Penyebab Deflasi

Deflasi yang terjadi dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

Penurunan jumlah uang yang beredar

Jumlah uang yang beredar di kalangan masyarakat akan mengalami penurunan seiring dengan adanya penawaran suku bunga yang tinggi di bank. Penawaran tersebut tentunya akan mendorong masyarakat untuk menyimpan sejumlah uang yang mereka miliki di bank. 

Terjadinya peningkatan persediaan barang

Persediaan barang akan mengalami peningkatan akibat dari tingginya jumlah permintaan di pasar. Tentunya dengan meningkatnya persediaan barang akan menyebabkan terjadinya deflasi pada suatu negara. 

Penerapan kebijakan dari pemerintah atau bank sentral

Kebijakan yang pemerintah atau bank sentral terapkan juga turut menjadi faktor penyebab terjadinya deflasi. Dalam hal ini, jika bank sentral menerapkan kebijakan yang berkaitan dengan suku bunga tinggi akan membuat masyarakat berbondong-bondong untuk menyimpan sejumlah uang yang mereka miliki di bank. Tentunya hal tersebut akan membuat langkanya peredaran uang di masyarakat.

Banyak hasil produksi barang dengan jenis yang serupa

Perusahaan akan berlomba dalam meningkatkan produksi barang dengan jenis yang serupa untuk meraih banyak konsumen. Nantinya perusahaan akan menggunakan berbagai strategi untuk menekan harga serendah mungkin. Hal ini tentunya akan menjadi faktor penyebab dari terjadinya deflasi.

Terjadinya penurunan pada permintaan hasil produksi

Perhitungan yang tepat mengenai jumlah hasil produksi tidak di implementasikan oleh produsen dalam menghasilkan jumlah produk yang banyak. Oleh karena itu, pihak produsen dapat mengatur jumlah produksi agar sesuai dengan permintaan dari pihak konsumen.

Baca juga: Likuiditas adalah: Ketahui Manfaat dan Cara Menghitungnya dalam Perusahaan

Cara Mengatasi Deflasi

Dalam rangka mengatasi terjadinya deflasi pada suatu negara, dapat dengan melakukan berbagai cara. Berikut adalah beberapa cara yang dapat diimplementasikan agar deflasi dapat teatasi:

Menurunkan tingkat suku bunga

Dengan tingginya suku bunga, maka masyarakat akan berlomba untuk menyimpan sejumlah uang yang mereka miliki di bank. Hal ini tentunya akan mendorong terjadinya deflasi karena peredaran uang menjadi langka. Oleh karena itu, perlu dilakukan penurunan tingkat suku bunga agar jumlah peredaran uang akan meningkat.

Memberlakukan kebijakan moneter

Bank sentral sering kali melakukan kebijakan ini dalam rangka meningkatkan jumlah peredaran uang di kalangan masyarakat. Dengan adanya kebijakan moneter ini maka akan berlaku politik diskonto. Dimana hal ini sebagai langkah dalam menurunkan tingkat suku bunga yang ada. Sehingga masyarakat akan menarik uang yang mereka miliki di bank.

Menerapkan kebijakan fiskal

Pemerintah berperan dalam menentukan kebijakan fiskal yang tepat dalam rangka mengatur kondisi perekonomian suatu negara ke arah yang lebih baik. Hal ini dilakukan dengan cara memperbaharui penerimaan dan pengeluaran yang ada.

Memberlakukan kebijakan non-moneter

Kebijakan non-moneter adalah langkah tepat dalam rangka meningkatkan jumlah peredaran uang pada masyarakat. Sehingga deflasi dapat segera terhenti.

Tips Ketika Deflasi Terjadi

Ketika inflasi terjadi, terdapat beberapa tips yang dapat Anda lakukan. Berikut ini merupakan tips yang dapat dilakukan ketika deflasi terjadi:

Membayar seluruh hutang

Ketika terjadinya deflasi, suku bunga akan meningkat menjadi sangat tinggi. Hal ini kemudian akan menyebabkan mahalnya kredit. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk segera membayar seluruh hutang yang Anda miliki secara lunas ketika deflasi terjadi.

Mempersiapkan dana darurat

Deflasi yang terjadi di suatu negara tentunya akan berdampak pada kebangkrutan perusahaan atau kehilangan pekerjaan. Penting untuk Anda mempersiapkan dana darurat sejumlah 6-7 bulan pengeluaran yang Anda lakukan. Dengan adanya dana darurat dapat menjamin bahwa Anda tidak akan mengalami kesulitan ekonomi ketika terjadinya deflasi di suatu negara. 

Belanja jika perlu

Ketika deflasi terjadi, akan terjadi kondisi harga-harga barang akan menjadi murah. Namun Anda harus tetap berkomitmen untuk membeli segala barang atau kebutuhan lain yang benar-benar diperlukan. Lebih baik untuk menyimpan uang tersebut sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tidak dapat terprediksi.

Melakukan kegiatan investasi

Anda harus cermat dalam mencari segala peluang yang ada dalam investasi ketika terjadinya deflasi. Investasi aset menjadi rekomendasi untuk jenis investasi yang Anda dapat lakukan ketika masa deflasi terjadi. Hal ini karena investasi aset lebih likuid serta memiliki tingkat risiko yang terbilang rendah dibandingkan yang lainnya.

Melakukan usaha sampingan

Usaha sampingan atau side job merupakan pekerjaan yang dilakukan di samping kegiatan utama dalam rangka mendapatkan sejumlah pendapatan tambahan. Hal ini merupakan salah satu solusi yang tepat dalam rangka mendapatkan pendapatan tambahan ketika deflasi terjadi.

Artikel terkait: Usaha Sampingan: Simak Pengertian dan Ide Menariknya!

Perbedaan dari Deflasi dan Inflasi

Istilah deflasi dan inflasi memiliki keterkaitan antara keduanya. Namun keduanya memiliki sejumlah perbedaan utama. Secara definisi, deflasi memiliki arti sebagai kondisi ketika terjadi penurunan harga barang dalam periode tertentu secara terus menerus. Sementara itu inflasi memiliki pengertian sebagai kondisi dimana terjadi kenaikan harga barang dalam waktu yang lama.

Kemudian perbedaan selanjutnya dapat terlihat dari penyebab terjadinya. Jika deflasi salah satunya terjadi karena penurunan jumlah uang yang beredar di kalangan masyarakat, inflasi salah satunya terjadi karena banyak beredarnya uang pada masyarakat.

Sementara itu perbedaan antara kedua istilah ini dapat terlihat dari timbulnya dampak tersebut. Terjadinya deflasi akan memicu berbagai hal seperti salah satunya meningkatnya angka pengangguran kerja. Sementara itu dampak dari inflasi salah satunya adalah terjadinya penurunan daya beli dari masyarakat.

Aspek-aspek tersebut dapat mempermudah Anda dalam membedakan istilah deflasi serta inflasi.

Baca juga: Depresiasi adalah Biaya Penyusutan, Berikut Metode dan Cara Hitungnya

Contoh dari Deflasi

Berbicara mengenai contoh kasus dari terjadinya deflasi, Indonesia pernah mengalami deflasi akibat dari kebijakan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang semula adalah Rp 8.500/liter menjadi Rp 7.500/liter pada tanggal 1 Januari 2015. Kemudian terjadi penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kedua menjadi Rp 6.600/liter pada tanggal 16 Januari 2015. Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ini terjadi karena pada saat itu harga minyak dunia merosot menjadi $50/barel.

Kesimpulan

Deflasi merupakan kondisi saat terjadinya penurunan dari harga-harga barang bersamaan. dengan meningkatnya nilai mata uang di suatu negara pada periode tertentu. Terjadinya deflasi secara terus menerus tentunya akan membuat kondisi perekonomian suatu negara tidak stabil. Untuk itu, sejumlah cara dapat dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya penurunan harga, mulai dari pemberlakuan kebijakan fiskal hingga kebijakan penurunan suku bunga.

Selain itu, masyarakat juga harus melakukan perencanaan keuangan yang baik sebagai langkah antisipasi terjadi deflasi di negaranya. Salah satunya dengan mempersiapkan dana darurat sejumlah 6 hingga 7 kali pengeluaran.

Berbicara mengenai keuangan, HashMicro sebagai penyedia Software ERP terbaik di Indonesia membantu Anda untuk dapat memonitor keuangan perusahaan Anda secara otomatis dan menyeluruh menggunakan Sistem Akuntansi. Beragam manfaat akan Anda dapatkan melalui penggunaan Sistem Akuntansi ini mulai dari penghematan waktu hingga peningkatan profitabilitas.

Tidak hanya itu, HashMicro juga memberikan kemudahan untuk mengoptimalkan manajemen dokumen perusahaan secara digital menggunakan Sistem Manajemen Dokumen. Segera hubungi kami untuk mendapatkan penawaran terbaik dan demo gratis.

preloved

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Muhammad Ezra Ambiar Ganesha
A Junior Content Writer that willing to learn new thing.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Butuh Software untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan mengisi form ini dan dapatkan demo GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA