BerandaProductsHRM/PayrollBurnout adalah Pertanda Anda Perlu Rehat!

Burnout adalah Pertanda Anda Perlu Rehat!

Siapa saja dapat mengalami burnout. Ketika Anda mulai merasa stres dan tertekan terhadap suatu pekerjaan, itu pertanda Anda sedang berada dalam tahap burnout. Bekerja tentu akan menguras energi, pikiran, emosi, dan mental. Kondisi tersebut akan menyebabkan Anda mudah merasa lelah dan juga rentan stres. Agar tidak mengalami hal tersebut, Anda dapat beristirahat sejenak atau bersantai sambil melakukan hal yang membuat hati senang. Burnout juga merupakan masalah mental yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik.

Burnout adalah

Pengertian Burnout adalah

Burnout adalah kondisi merasa kelelahan emosional, fisik, dan mental karena stress yang berlebihan dan berkepanjangan. Kondisi ini menyebabkan Anda lebih mudah merasa lelah, kewalahan, dan merasa tidak mampu menyelesaikan pekerjaan. Hal ini bisa menjadi ancaman bagi pekerja menjadi tidak mampu mengolah dan mengontrol dirinya. Ketika kondisi ini berlanjut, orang yang mengalami burnout dapat kehilangan minat dan motivasi terhadap semua hal. 

Efek negatif lainnya yaitu juga dapat mempengaruhi kehidupan pribadi, pekerjaan, dan hubungan dengan orang sekitar. Kondisi tersebut dapat terjadi karena memaksakan diri untuk bekerja, kurangnya apresiasi dari atasan, beban kerja yang berat, atau memiliki pekerjaan yang monoton. Tak hanya kesehatan mental, burnout yang berkepanjangan juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik. Orang yang mengalami hal ini akan lebih mudah sakit, dan rentan terkena penyakit jantung dan diabetes. 

 

Tanda-tanda Burnout

Berikut ini merupakan tanda-tanda Anda sedang mengalami burnout:

1. Cepat lelah

Ini merupakan tanda utama ketika Anda sedang mengalami burnout.. Cepat lelah berarti Anda mengalami kelelahan lebih cepat dari biasanya dan rasa lelah yang tidak wajar. Perasaaan ini juga akan membuat Anda kehilangan semangat bekerja dan minat terhadap pekerjaan yang sedang berjalan. Dari perasaan lelah inilah, pertanda lainnya akan juga ikut muncul.

2. Imunitas menurun karena burnout

Karena perasaan cepat lelah, imunitas Anda juga akan terkena dampak. Hal itu menyebabkan Anda merasa pusing dan merasa tidak enak badan ketika bangun tidur. Setelah itu, penyakit-penyakit ringan lainnya akan mulai Anda rasakan seperti batuk, pilek, demam, sakit kepala, dan sebagainya. Selain itu, Anda juga akan mengalami gangguan tidur, kecemasan yang berlebihan, dan tingkat depresi yang meningkat.

3. Susah untuk berkonsentrasi

Ketika Anda mulai merasa lelah dan sakit, Anda pastinya akan susah untuk berkonsentrasi. Jika Anda mengalami kesusahan dalam berkonsentrasi, mudah terdistraksi dengan hal lain, dan sering melakukan kesalahan, mungkin Anda sedang mengalami burnout. Jika Anda memiliki terlalu banyak dokumen untuk diselesaikan, gunakan Sistem Manajemen Dokumen.

4. Mudah emosi

Mengontrol emosi merupakan hal yang penting bagi semua orang dalam lingkungan sehari-hari, maupun lingkungan pekerjaan. Jika Anda susah untuk mengontrol emosi, itu akan membuat komunikasi dengan orang lain menjadi buruk. Bagaimana jika Anda menjadi temperamental, mudah tersinggung, sinis, cepat marah, dan menarik diri dari lingkungan kerja padahal sebelumnya itu bukan diri Anda? Mungkin Anda sedang mengalami burnout.

5. Performa kerja menurun

Ini merupakan tanda terakhir ketika Anda mengalami burnout. Anda akan kehilangan motivasi untuk bekerja karena mengalami stres ketika bekerja. Tujuan Anda bekerja tentunya karena mengharapkan kehidupan yang lebih baik. Mungkin di beberapa situasi, hal ini akan Anda anggap biasa saja. Ketika sudah memasuki tahap burnout, Anda akan merasa tidak peduli sama sekali terhadap semua hal yang berhubungan dengan pekerjaan. Ketika berangkat kerja di pagi hari, Anda tidak memiliki motivasi untuk menjalani hari dan menyelesaikan pekerjaan.

 

Cara Mengatasi Burnout Kerja

Untuk mengatasi burnout, berikut ini merupakan beberapa caranya:

Bicarakan dengan atasan

Mengkomunikasikan hal-hal yang Anda rasakan merupakan salah satu cara mengatasi burnout. Saat Anda merasa mendapatkan pekerjaan dan tugas yang terlalu banyak, katakan hal tersebut kepada atasan bahwa Anda merasa terbebani dan membutuhkan bantuan orang lain untuk menyelesaikannya. Jika atasan merupakan penyebab Anda mengalami burnout, Anda dapat berkonsultasi dengan HR mengenai hal tersebut. Mungkin HR dapat memberikan Anda solusi seperti memindahkan Anda ke divisi lain, atau sebagainya.

Buat prioritas

Ketika sulit berkonsentrasi, Anda mungkin perlu membuat prioritas dari yang paling penting sampai kurang penting. Dengan itu, Anda akan tahu mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu dan mudah berkonsentrasi. Selain itu, Anda juga dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat. Dan juga, Anda dapat menggunakan Sistem Timesheet Management untuk mengatur dan melacak waktu karyawan.

Berikan apresiasi pada diri sendiri agar tidak burnout

Anda perlu berpikir realistis dan menurunkan ekspektasi. Dengan itu, kecemasan dan stres Anda akan berkurang. Anda juga dapat memberi apresiasi dan hadiah kepada sendiri ketika berhasil menyelesaikan suatu proyek atau mendapat suatu pencapaian.

Ceritakan kepada orang yang Anda percaya

Coba ceritakan permasalahan yang Anda alami kepada orang-orang terdekat. Mungkin dengan bercerita ke orang terdekat, Anda akan merasa lebih baik. Walaupun tidak mendapatkan solusi, cara ini dapat membantu Anda membuang perasaan negatif yang sedang Anda rasakan.

Jaga work life balance

Anda perlu menerapkan work life balance jika mengalami burnout yang berlanjut. Membagi waktu bekerja dan bersenang-senang dapat membuat Anda kembali nyaman dalam bekerja. Hal bersenang-senang dapat Anda lakukan seperti pergi keluar bersama teman seusai jam kerja selesai, bermain game, dan lainnya. Jika perlu, Anda juga dapat mengambil cuti agar membuat pikiran kembali jernih dan termotivasi kembali untuk bekerja. 

 

Kesimpulan

Burnout merupakan gejala penyakit yang perlu Anda hindari. Perasaan terbebani pada saat di kantor akan menyebabkan hal ini terjadi. Burnout juga dapat terjadi dalam jangka waktu yang lama sehingga Anda perlu mengatasinya dengan berbagai cara di atas. Jika cara-cara tersebut sudah Anda lakukan namun Anda tetap merasa burnout, Anda dapat mendatangi professional untuk mengatasi hal tersebut. Karena ini dapat berefek buruk pada Anda, Anda perlu bantuan professional sebelum Anda mengalami hal buruk.

burnout adalah

Untuk mengatur karyawan Anda agar tidak merasa burnout, Anda dapat menggunakan Sistem HRM terbaik dari HashMicro. Anda dapat melakukan tugas HR, dan administrasi karyawan secara otomatis. Selain itu, Anda juga dapat menghitung gaji, mengelola kehadiran karyawan, dan kegiatan operasional lainnya melalui satu sistem. Segera jadwalkan demo gratis untuk segera menerapkan sistem ini pada bisnis Anda.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Muhammad Syahrian
Content Writer Intern at HashMicro. Passionate and hardworking person to develop my marketing skill.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Butuh Software untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan mengisi form ini dan dapatkan demo GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA