BerandaProductsAccountingBeneficiary Adalah: Mengetahui Fungsi dan Jenisnya

Beneficiary Adalah: Mengetahui Fungsi dan Jenisnya

Semua orang bisa memiliki kesempatan untuk menjadi menjadi beneficiary. Baik itu perorangan maupun entitas perusahaan, keduanya memiliki hak yang sama sebagai pihak ini. Dalam beberapa layanan umum, beneficiary bukanlah hal yang baru. Beneficiary adalah penerima manfaat atau pihak yang mendapatkan keuntungan di bidang keuangan, seperti misalnya polis asuransi, warisan, atau dana perwalian. 

Namun, sejauh ini keberadaannya hanya berlaku dalam ruang lingkup layanan jasa saja seperti layanan asuransi, L/C, perbankan, hingga akuntansi. Untuk lebih jelasnya kami akan mengulas fungsi hingga jenis-jenisnya pada artikel kali ini. Jadi apabila suatu hari Anda akan menjadi pihak tersebut Anda tidak perlu lagi mengalami kebingungan saat menjalankannya.

 

Fungsi dari Beneficiary adalah

Fungsi utama dari beneficiary adalah sebagai pihak yang memiliki hak untuk menerima manfaat dari kepercayaan, kehendak, atau polis asuransi. Dengan demikian artinya pihak yang telah ditunjuk akan menerima pembayaran perusahaan asuransi atau dapat  mengambil kepemilikan atas aset yang diserahkan kepada mereka berdasarkan kepercayaan atau surat wasiat. 

Biasanya, dalam hal ini terjadi penambahan tanggung jawab atau tugas untuk pihak penerima manfaat berdasarkan jenis aset yang diterima nantinya. Misalnya, penerima harus menangani pajak apapun termasuk hutang berdasarkan apa yang telah mereka terima.

Selain itu, pihak penerima juga harus memenuhi semua persyaratan yang telah tertulis dalam dokumen pemberi kepercayaan apabila ingin memperoleh manfaat. Sebagai contoh, pihak pemberi manfaat memiliki tujuan utama pendanaan pendidikan berupa beasiswa. Untuk memastikan semua dana tersebut digunakan sesuai tujuan dan keinginan, biasanya pihak pemberi akan mewajibkan penerimanya untuk berangkat kuliah sebelum mengakses dana.

 

Pihak yang Menjadi Beneficiary adalah

Seperti penjelasan awal bahwa  siapa saja, baik individu maupun organisasi bisa menjadi pihak penerima manfaat. Bisa menyebut pasangan, anak, teman, amal, dana perwalian, atau harta warisanmu sebagai penerima manfaat. Namun, beberapa negara bagian yang dikenal sebagai negara bagian properti, tidak membolehkan menyebut  non-pasangan sebagai penerima polis asuransi tanpa persetujuan pasangan. 

Bagi negara-negara ini kepemilikan semua properti yang dimiliki satu pasangan maka dianggap milik bersama, sehingga nilai polis asuransi secara hukum menjadi milik pasangan juga. Pembatasan ini tidak ada di negara bagian properti non-komunitas. Selain itu, terdapat beberapa batasan pada penerima manfaat juga memiliki batasan kemampuan penerima manfaat untuk menerima manfaat dari kepercayaan atau polis asuransi. 

Contohnya, jika Anda menyebutkan anak sebagai penerima polis asuransi, maka akan mengalami masalah baru saat Anda meninggal ketika anak ternyata masih di bawah umur. Sebab perusahaan asuransi tidak akan melakukan pembayaran asuransi pada anak di bawah umur.  Maka pengadilan harus menunjuk wali agar polis bisa dibayarkan pada anak sebagai beneficiary. Tentu saja hal ini akan membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit, dan dapat mengurangi  pengurangan nilai bayar polis. 

Masalah lainnya juga bisa terjadi jika pihak penerima manfaat secara hukum tidak mampu untuk melakukannya. Ini dapat terjadi jika dari hasil diagnosis dokter mengatakan bahwa penerima manfaat ternyata tidak kompeten dari sisi mental yang membuatnya sulit merawat dirinya sendiri.

Baca juga: 5 Tips Memilih Asuransi Liabilitas Publik untuk Perusahaan Anda

Memilih Siapa yang Menjadi Beneficiary

Anda biasanya dapat memilih atau menunjuk beneficiary ketika mendaftar untuk anggota polis asuransi atau menulis surat wasiat. Kemudian Anda akan diminta untuk menuliskan informasi lengkap penerima manfaat, mulai dari identitas, alamat, kontak, dan hubungannya denganmu dalam dokumen.

Tidak hanya itu,  isi dokumen warisan atau perwalian juga biasanya akan menguraikan menguraikan persyaratan perwalian, pembatasan tentang bagaimana penerima manfaat dapat menggunakan asetnya, dan wali amanat yang akan mengelola kepercayaan tersebut.  Jika Anda telah menetapkan pihak yang akan menjadi penerima manfaat, pengubahan atau bahkan penggantian nama Anda ganti kapan saja. Namun, proses untuk mengubah penerima manfaat akan bervariasi dari satu perusahaan asuransi ke perusahaan asuransi lainnya.

 

Jenis-jenis Beneficiary adalah

jenis-jenis beneficiary
sumber: ramseysolutions.com

Penerima utama

Penerima utama atau primary beneficiary atas manfaat pada jenis ini akan muncul jika kepentingan pihak tersebut lebih tinggi dari pihak lainnya. Jadi orang yang menjadi penerima utama dan dapat Anda tentukan sendiri. Sehingga posisinya menjadi prioritas utama untuk menerima pembayaran klaim dari asuransi atau penerima warisan. Dan yang paling penting adalah karena  penunjukkan pihak tersebut oleh orang yang mendaftarkan layanan.

Penerima kontingensi

Penerima kontingensi atau contingent beneficiary ini merupakan turunan dari penerima utama yaitu menjadi penerima sekunder. Pihak ini hanya akan mendapat manfaat apabila penerima utama telah meninggal dunia, sehingga manfaat tersebut akan ada penyerahan kepada penerima sekunder. Penentuan penerima sekunder ini untuk mengatasi hal tidak terduga. Untuk itu biasanya pihak asuransi jiwa akan membolehkan Anda mengisi beberapa penerima manfaat untuk berjaga-jaga.

Penerima manfaat yang tidak dan dapat dibatalkan

Kedua penunjukkan pihak revocable beneficiary dan irrevocable beneficiary ini tergolong opsional. Pihak ini dapat menentukan sedari awal apakah suatu pihak akan mendapatkan manfaat atau tidak sama sekali. Pada jenis yang dapat Anda batalkan, artinya Anda dapat mengubah siapa penerima manfaat kapan saja. Akan tetapi bagi jenis yang tidak dapat Anda batalkan, tentunya penerima manfaat hanyalah pihak yang di awal, sehingga tidak ada kewenangan untuk mengubah.

 

Kesimpulan

Itulah penjelasan mengenai beneficiary mulai dari fungsi sehingga jenis-jenisnya. Pada dasarnya beneficiary merupakan istilah yang sudah tidak asing dan dapat melekat di setiap pihak asalkan memiliki peran menerima manfaat dari suatu proses layanan. Perusahaan Anda ingin menjadi salah satunya? Bagi perusahaan umumnya erat hubungannya dengan metode transaksi menggunakan letter of credit. Banyak yang mengalami jadwal pemasukan tidak secepat transaksi secara langsung dan membutuhkan waktu lebih lama.

Oleh karena itu, arus kas pemasukan perlu dipantau secara rutin. Software Akuntansi dari HashMicro adalah software yang pas untuk mengefektifkan pekerjaan tim Anda. Selain itu perusahaan akan mampu mengelola pengeluaran dengan sangat ketat. Dengan fitur budget controlling  penggunaan anggaran akan terkontrol secara lebih efektif dan akan menotifikasi Anda setiap adanya dugaan penipuan.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Thamia Farisatuddiniyah
I hope readers get value and enjoy what I write!

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Butuh Software untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan mengisi form ini dan dapatkan demo GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA