7 Cara Membangun Citra Perusahaan yang Baik

Dias Marendra
citra perusahaan

Mencari karyawan terbaik untuk perusahaan bukanlah perkara mudah, apalagi perusahaan yang Anda jalankan adalah sebuah perusahaan startup. Kebanyakan, karyawan dengan kemampuan terbaik lebih memilih bekerja di perusahaan yang sudah memiliki citra perusahaan yang baik.

Ini alasannya mengapa sebuah bisnis dengan citra perusahaan yang baik seperti Gojek atau Tokopedia menjadi pilihan pertama buat mereka yang sedang mencari kerja. Selain karena citra perusahaan yang sudah terbangun dengan baik, perusahaan-perusahaan top tersebut memiliki berbagai fasilitas dan kultur yang memang klop untuk para pemburu lowongan.

Inilah alasan kenapa Anda harus sesegera mungkin membangun citra perusahaan Anda. Tak hanya berguna untuk menarik perhartian para pencari kerja, hal ini akan membantu Anda membangun hubungan baik dengan pelanggan setia Anda. Tidak tahu harus mulai dari mana untuk membangun citra perusahaan Anda? Simak tujuh tips berikut ini:

Utarakan nilai dan visi perusahaan sedari awal

Jikalau Anda baru menyampaikan nilai dan visi perusahaan pada saat interview dengan kandidat, maka jangan heran jika jumlah orang yang datang ke interview tidaklah banyak. Alasannya, kandidat tak tahu hendak ke mana Anda ingin membawa perusahaan Anda yang tercermin dari nilai dan visi perusahaan.

Sampaikan nilai dan visi perusahaan pada calon karyawan dari pertama kali komunikasi terjalin. Seperti misalnya pada saat bertukar email, sampai dengan proses interview berjalan. Jangan berhenti sampai di situ saja. Jadikan nilai dan visi perusahaan tercermin dari tingkah laku Anda sebagai perekrut dan karyawan lainnya. Dengan demikian, calon kandidat bisa merasa bahwa lingkungan kerja Anda adalah pilihan yang tepat buat mereka.

Artikel terkaitRekrutmen Karyawan: Tips Agar HRD Tidak Salah Pilih Karyawan

Jalin interaksi dari jauh-jauh hari

Sudah umum kita lihat perusahaan-perusahaan menggelar event rekrutmen di lingkungan kampus beberapa tahun belakangan ini. Tujuannya yaitu mencari talenta-talenta terbaik sedari dini, yakni saat mereka masih duduk di bangku kuliah.

Jangan berkecil hati jika pada akhirnya sedikit yang berminat untuk mengirimkan CV mereka. Paling tidak, Anda sudah menanamkan citra perusahaan Anda di dalam benak para mahasiswa. Besar kemungkinan mereka akan merekomendasikan perusahaan Anda ke teman-temannya nantinya.

Jadikan karyawan Anda sebagai brand ambassador untuk bangun citra perusahaan

Karyawan yang rela merekomendasikan produk atau jasa perusahaan tempat ia bekerja adalah satu bentuk kepercayaan yang mendalam terhadap perusahaannya. Ia sangat percaya diri pada layanan perusahaan Anda sehingga berani mempertaruhkan hubungannya dengan rekan atau sahabatnya.

Jika Anda menemukan seorang karyawan merekomendasikan keluarga atau rekannya untuk bekerja di perusahaan Anda, maka bisa jadi ia sudah menemukan tempat di mana ia merasa nyaman bekerja atau cocok dengan kultur yang terbangun di perusahaannya.

Bangun citra perusahaan dengan luncurkan event besar

Beranilah unjuk gigi bahwa perusahaan Anda lah yang terdepan di bidang industri yang digeluti. Gelar sebuah event berskala nasional, atau internasional jika perlu. Event-event seperti ini terbukti sukses menarik perhatian berbagai pihak untuk bekerja sama dengan Anda, atau membangun citra perusahaan yang positif di kalangan pelanggan.

Dari sisi pencari kerja, menggelar event akbar sudah pasti akan membuat perusahaan Anda naik ke peringkat pertama untuk dikirimkan surat lamaran. Jika dibutuhkan, Anda bisa mengundang pihak media untuk mempromosikan event Anda ke masyarakat luas.

Jangan alergi terhadap feedback

Masukan dari pelanggan adalah sarana penting untuk meningkatkan layanan dan kualitas produk Anda. Itulah sebabnya, mendengarkan masukan dari pelanggan adalah langkah yang tepat untuk kemajuan perusahaan.

Pun sama halnya dengan masukan dari kandidat karyawan. Sempatkanlah untuk mendengarkan apa-apa saja yang kurang sreg di hati mereka pada saat proses perekrutan berjalan. Dengan demikian, Anda bisa memperbaiki sistem perekrutan dan menjadikannya lebih efektif dan efisien.

Bangun kultur perusahaan yang baik

Ada banyak pencari kerja yang tak melihat gaji, tunjangan atau sejenisnya, namun lebih menitikberatkan pada kultur yang dibangun di perusahaan tersebut. Alasannya sederhana, yakni cocok atau tidaknya kultur perusahaan dengan gaya hidupnya.

Ada yang memilih perusahaan dengan jam kerja fleksibel karena sang karyawan adalah seorang single parent, jadi waktunya di pagi menjelang siang khusus untuk anak-anaknya. Ada juga yang senang dengan kantor yang membebaskan karyawannya dalam hal berpakaian, karena ia lebih rileks saat bekerja dengan kaus oblong.

Pelajari terlebih dahulu apakah kandidat punya preferensi khusus terhadap sebuah kultur perusahaan. Dengan mencocokkan kultur perusahaan dengan gaya hidup karyawan, Anda bisa membangun lingkungan kerja yang lebih sehat dan dinamis.

Bangun citra perusahaan di dunia maya

Tak sedikit jumlahnya generasi Millennial pencari kerja yang lebih memilih perusahaan yang punya website atau media sosial. Sudah jadi kesepakatan umum bahwa perusahaan yang kredibel haruslah dilengkapi dengan tampilan website yang apik.

Media sosial juga punya peranan penting untuk perusahaan. Selain berfungsi sebagai sarana komunikasi dengan pelanggan, media sosial juga terbilang efektif untuk membangun citra perusahaan yang baik di mata calon karyawan.

Kesimpulan

Membangun citra perusahaan yang baik adalah langkah awal menuju pelayanan pelanggan yang lebih apik dan menghadirkan pengalaman terbaik untuk karyawan Anda sekalian. Berat memang langkah untuk menuju ke arah tersebut, namun jika dilakukan dengan tepat, bukan mustahil Anda akan memetik hasil manis pada akhirnya, yakni terbentuknya kepercayaan dengan pelanggan, dan menjadikan perusahaan Anda sebagai pilihan pertama para talenta terbaik untuk bekerja.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles