5 Manfaat Penggunaan Drone untuk Konstruksi

Syifa Fadiyah
Penggunaan drone untuk konstruksi

Penggunaan drone untuk konstruksi makin marak digunakan. Kegunaan drone jelas sangat membantu dalam hal tracking dan inspeksi lapangan dengan hasil yang lebih baik, cepat, dan akurat.

Tetapi, tidak hanya itu. Inilah lima manfaat drone untuk industri konstruksi.

Pemetaan yang akurat

Biasanya proses pengambilan data, pemetaan secara manual (survei) bisa memakan waktu lama dan membutuhkan tenaga manusia. Sebaliknya, drone dapat mempercepat proses ini hingga 60-70% dengan fitur resolusi foto yang tinggi, pengambilan video, dan sensor LiDar (light detection and ranging).

Dengan sensor LiDar yang menembakkan sinar laser dan mengukur pantulannya, pemetaan topografi yang sulit dilalui manusia dapat teratasi secara efektif. Pengumpulan data juga lebih mudah serta tersedia dalam model dan analisis 3D.

Minim risiko

Drone dapat menggantikan peran manusia dalam proses memastikan keamanan lapangan. Ditambah dengan perangkat monitoring, manajer HSE dapat memantau lapangan secara real-time dan menemukan area yang bermasalah atau ditindaklanjuti dengan lebih cepat. 

Dengan demikian, risiko kecelakaan yang melibatkan manusia dan peralatan berat saat inspeksi di area rawan bahaya dapat ditekan. Minimnya risko juga berarti keuangan perusahaan yang lebih aman.

drone untuk konstruksi
Situs konstruksi yang diambil oleh drone.

Perkembangan proyek terpantau dengan mudah

Pemetaan dengan bantuan drone dapat dibuat secara berulang sebagai bahan evaluasi dan pemantauan lapangan bagi manajer proyek. Drone dapat menampilkan area konstruksi secara lengkap dan memudahkan manajer untuk menemukan area yang perkembangannya lambat. 

Proses monitoring yang cepat dapat mengurangi keterlambatan proyek yang juga akan berdampak pada kesehatan keuangan proyek. 

Pemantauan produktivitas dan akuntabilitas di lapangan

Penerapan drone di industri konstruksi juga dapat memudahkan manajer memantau produktivitas karyawannya. Selain itu, manajer juga dapat memantau apakah penggunaan alat berat sudah dilakukan dengan semestinya. Dengan demikian, manajer dapat menginvestigasi masalah jika proyek berjalan lamban. 

Teknologi drone menghemat waktu manajer karena ia tidak perlu mengelilingi lapangan untuk melakukan inspeksi. Cukup lihat dan perbesar gambar yang dihasilkan drone di ruang kerja,  ia dapat mengidentifikasi masalah dengan mudah.

Artikel terkait: 5 Tips Mengoptimalkan Manajemen Proyek Konstruksi

Marketing konstruksi yang efektif

Foto dan video adalah opsi terbaik untuk memperlihatkan proyek. Biasanya, perusahaan memilih mengambil foto dan video ini melalui helikopter. Sayangnya, dengan biaya yang mahal, pengambilan foto dan video tidak sebanding dengan kualitas, fleksibilitas, waktu, dan keamanannya. 

Drone dapat menyelesaikan kendala tersebut dengan efektif. Pemasaran area konstruksi jadi lebih menjual berkat kualitas gambar dan video yang bagus. Sudut pandang yang diambil bisa lebih variatif tanpa memakan waktu lama. Para stakeholder juga bisa dimanjakan dengan perkembangan proyek yang bisa mereka lihat secara visual. 

Simpulan

Penerapan drone untuk konstruksi membawa banyak manfaat terutama dalam segi keamanan, biaya, dan waktu. Data-data yang diambil dari drone sangat menunjang efektivitas proyek, terlebih jika diintegrasikan dengan Sistem ERP Konstruksi. Manajemen dapat mendapatkan gambar dengan cepat dan pengelolaan proyek yang otomatis dan real-time. 

Manfaat ini hanyalah permulaan. Seiring dengan berkembangnya teknologi, drone diharapkan dapat membantu perusahaan konstruksi dengan lebih baik lagi. 

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles